Golkar Banjar Terbelah, Antung Aman & H Rusli Saling Klaim Kepemimpinan INNALILLAHI, Nelayan Kerumputan Kotabaru Ditemukan Tak Bernyawa Geger Api di Liang Anggang, Relawan Sulit Jangkau Titik Api Kisah Istri Alm Brimob Kalsel Jadi Sopir Travel Demi Hidupi 8 Anak, Gaji Habis Bulan Depan Walau Ditentang, Pemkot Banjarmasin Ngotot Tertibkan Reklame

Menteri Erick: Ekonomi Keharusan, Kesehatan yang Utama

- Apahabar.com     Kamis, 14 Oktober 2021 - 16:36 WITA

Menteri Erick: Ekonomi Keharusan, Kesehatan yang Utama

Menteri BUMN Erick Thohir. Foto: Republika

apahabar.com, JAKARTA – Menteri BUMN Erick Thohir menekankan pemulihan ekonomi dari dampak pandemi Covid-19 merupakan suatu keharusan, tapi kesehatan masyarakat tetap yang utama.

“Pemulihan ekonomi menjadi suatu keharusan. Namun kita harus terlebih dahulu membangun kesehatan secara nasional, karena kesehatan merupakan hal yang fundamental sesuai dengan prinsip Indonesia Sehat, Indonesia Bekerja, dan Indonesia Tumbuh,” ujar Menteri BUMN Erick dalam Capital Market Summit & Expo (CMSE) 2021 di Jakarta, Kamis (14/10).

Salah satu upaya untuk mendukung terwujudnya kesehatan nasional, lanjut Erick, BUMN terus bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan dan Kementerian Luar Negeri mencoba mencari solusi untuk tidak mengimpor vaksin lagi.

“Dengan kami berupaya menemukan vaksin Merah Putih atau vaksin BUMN yang di mana vaksin Merah Putih kita bekerja sama dengan berbagai pihak dari universitas terbaik di Indonesia maupun lembaga riset juga. Kita juga membuka kerja sama dengan universitas yang sangat terkenal di dunia,” kata Erick Thohir.

Erick Thohir menyampaikan upaya lainnya untuk mengatasi pandemi yaitu bekerja sama membangun Rumah Sakit (RS) modular di berbagai wilayah seperti di Jakarta, Lampung, dan Bandung. Kementerian BUMN juga bekerja sama dengan Kementerian PUPR mengkonversikan Wisma Atlet menjadi RS Darurat Penangangan COVID-19.

“Kita juga bersama Kominfo mengembangkan aplikasi PeduliLindungi tahun kemarin dan akhirnya bisa berjalan dengan baik dengan dukungan semua kementerian sehingga sekarang aplikasi PeduliLindungi diintegrasikan dengan pihak-pihak swasta dengan apps-apps yang ada di kementerian lain. Karena hari ini bukan waktunya kita berdiri sendiri-sendiri tapi harus kita bergotong royong menjadi satu sehingga integrasi dengan NIK, data vaksinasi, data testing, yang bisa jadi hal solutif buat rakyat Indonesia ataupun turis yang akan datang ke Indonesia,” ujar Erick Thohir.

Untuk membantu pemulihan ekonomi nasional, BUMN juga bekerja sama dengan Kementerian Keuangan, Kementerian Ketenagakerjaan, dan K/L lainnya. BUMN menyalurkan stimulus PEN sebesar Rp376 triliun kepada 57 juta kelompok masyarakat penerima manfaat. BUMN juga, kata dia, melakukan restrukturisasi kredit atas debitur yang terdampak COVID-19.

“Selain itu efisiensi secara masif terus dilakukan. Alhamdulillah dengan segala tekanan dan berbagai cara, kita lakukan efisiensi konsolidasi di 2020 kita bisa memberikan pemasukan alternatif kepada negara sebanyak Rp377 triliun yang terdiri dari pajak, dividen, dan PNBP lainnya,” kata Erick Thohir.

Editor: Fariz Fadhillah - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Nasional

Temuan Data Genetik Urutan Keseluruhan Genom, Berikut Penjelasan Sulaiman Umar
apahabar.com

Nasional

Belasan Calon Wakil Menteri Merapat ke Istana, Berikut Daftarnya
apahabar.com

Nasional

Pesan Terakhir Mbah Moen Jelang Gus Yasin ke Makkah

Nasional

Sosok Fuad, Pengganti Dirut Garuda yang Selundupkan Harley
Biang Kerok

Nasional

Link Live Streaming Metro TV Kupas Biang Kerok Banjir Kalsel
apahabar.com

Nasional

Jelang Gerhana, BMKG: Perkiraan Cuaca Cerah Berawan

Nasional

Jokowi Resmikan Tol Dalkot Jakarta Ruas Kelapa Gading-Pulo Gebang
Sertifikat Vaksin

Nasional

Sertifikat Vaksin Presiden Jokowi Diduga Bocor, Begini Tanggapan Kominfo
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com