Update Banjir Kalsel: Sudah 6 Kabupaten Terdampak! Parah, Empat Titik Longsor Sempat Tutup Akses Utama Loksado-Kandangan UPDATE Tinggi Air Jelang Puncak Banjir HST BREAKING! Bupati HST Tetapkan Status Tanggap Darurat Banjir Banjir di Pusat Kota HST Meluas, Ratusan Jiwa Mengungsi

Motif Polisi Tembak Mati Rekan Kerja, Diduga Terbakar Api Cemburu

- Apahabar.com     Rabu, 27 Oktober 2021 - 13:58 WITA

Motif Polisi Tembak Mati Rekan Kerja, Diduga Terbakar Api Cemburu

Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol Artanto. Foto-Antara

apahabar.com, MATARAM – Terungkap, motif polisi tembak mati rekan kerja sendiri, diduga akibat terbakar api cemburu.

Insiden penembakan dilakukan MN kepada korban Brigadir Polisi Satu berinisial HT, Senin (25/10) lalu.

Tepatnya di salah satu rumah yang beralamat di BTN Griya Pesona Madani, Kabupaten Lombok Timur.

MN sendiri tercatat sebagai anggota Polsek Wanasaba, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Berdasarkan hasil olah TKP, korban diduga tewas pada pukul 11.20 WITA, sekitar empat jam setelah salah seorang saksi menemukan jenazahnya tergeletak dengan bersimbah darah.

Dari hasil autopsi di RS Bhayangkara Mataram, korban dinyatakan meninggal dunia akibat luka tembak yang bersarang di bagian dada sebelah kanan.

Hasil tersebut turut dikuatkan dengan temuan di TKP, yakni dua selongsong peluru yang diduga berasal dari senapan serbu perorangan SS-V2 Sabhara.

Aksi penembakan terhadap anggota Humas Polres Lombok Timur ini pun terungkap dari pengakuan pelaku.

Dari kasus ini, pihak kepolisian kini menetapkan MN sebagai tersangka dan melakukan penahanan di Rutan Polda NTB.

Kabid Humas Polda Nusa Tenggara Barat (NTB), Kombes Pol Artanto menjelaskan motif penembakan tersebut.

“Indikasinya karena pelaku cemburu yang mengetahui korban chatting dengan istri pelaku,” kata Artanto seper dilansir Antara, Rabu (27/10).

Namun ia memastikan indikasi tersebut dalam proses penyidikan lebih lanjut. Salah satunya dengan melakukan pemeriksaan seluruh riwayat percakapan yang ada pada ponsel korban, pelaku dan istrinya. “Ini yang sedang kita dalami,” ujarnya.

Sebagai tersangka, MN disangkakan Pasal 340 KUHP tentang Pembunuhan Berencana Juncto Pasal 338 KUHP tentang Pembunuhan. Dengan sangkaan demikian, MN kini terancam hukuman mati atau penjara seumur hidup.

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Korban Dioperasi Bedah Plastik 3 Kali, Polisi Bentuk Tim Gabungan
apahabar.com

Nasional

Wamena Berangsur Kondusif, Warga Mulai Kembali ke Rumah

Nasional

Pengetatan Syarat Masuk Indonesia: Karantina, PCR, dan Vaksin

Nasional

Menggigil hingga Sakit Kepala, Mungkin Gejala Baru Covid-19
apahabar.com

Nasional

Debat Keempat Capres 2019, Jokowi: Pemerintah Perlu ‘Dilan’
apahabar.com

Nasional

Lagi, Lubang Bekas Galian Tambang Makan Korban di Samarinda

Nasional

Video Viral Pria Bawa Jenazah Ibunya Pakai Motor di Atas Bronjong, Sang Perekam pun Ketakutan!
vaksin

Nasional

Kemenkes Akan Tetapkan Jangka Waktu Simpan Vaksin Covid
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com