Kanwil Kemenkum HAM Kalsel Dorong UMKM Bentuk Perseroan Perseorangan Catat, Vaksinasi Covid-19 Kabupaten Banjar Berhadiah Umrah Longsor di Maradapan Pulau Sembilan Kotabaru, Puluhan Rumah Terdampak Aksi Heroik Bripka Aan Kotabaru Bantu Ibu Melahirkan di Ambulans Resmi Dilepas, Kapolres Optimis Tim Voli Kotabaru Rebut Juara Piala Kapolda Kalsel

Ngeri! 6 Penambang Emas Tradisional di Kotim Tewas Tertimbun Longsor

- Apahabar.com     Jumat, 29 Oktober 2021 - 13:33 WITA

Ngeri! 6 Penambang Emas Tradisional di Kotim Tewas Tertimbun Longsor

Enam jenazah korban tanah longsor di lokasi tambang emas tradisional di Kabupaten Kotawaringin Timur setelah berhasil dievakuasi. Foto-Istimewa

apahabar.com, KOTIM – Lubang tambang emas tradisional di
wilayah Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalteng, memakan korban jiwa.

Enam penambang tradisional tewas setelah tertimpa longsoran tanah di kedalaman delapan meter.

Peristiwa itu terjadi di Desa Tumbang Torung, Kecamatan Bukit Santuai, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kamis, (28/10).

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kotawaringin Timur, Rihel,
menjelaskan saat itu ada 11 penambang di lokasi saat kejadian.

Tujuh orang di antaranya berada di lubang tambang saat tanah longsor terjadi. Dari ketujuh orang itu, hanya satu yang berhasil selamat.

Dia berhasil selamat karena berada tidak jauh dari permukaan. Sedangkan lima pekerja lainnya yang juga berhasil selamat karena sedang istirahat.

”Kronologi kejadian secara jelas belum diketahui. Informasi sementara, warga ini bekerja mendulang emas. Lokasinya jaraknya sekitar 1,5 jam dari Desa Tumbang Penyahuan. Semua korban sudah ditemukan,” kata Rihel, Jumat (29/10) pagi.

Korban yang tertimbun longsor di lokasi tambang emas tradisional di wilayah Kabupaten Kotim ini sudah diketahui oleh pihak keluarganya.

Berikut identitas para korban:

1. Dibau (46) warga Desa Sungai Ubar Mandiri, Kecamatan Cempaga Hulu, Kotim.

2. Ahmadi (39), asal Sungai Paring, Kecamatan Cempaga, Kotim.

3. MA Jimi, asal Sungai Ubar Mandiri, Kecamatan Cempaga Hulu, Kotim.

4. Hebdri (35), asal Tumbang Boloi, Kecamatan Telaga Antang, Kotim.

5. Supiansyah (46), asal Desa Dirung, Kecamatan Murung, Kabupaten Murung Raya.

6. Edut , asal Desa Dirung, Kecamatan Murung, Kabupaten Murung Raya.

Editor: Puja Mandela - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalteng

Hari Ini, 3 Daerah di Kalteng Nihil Kasus Covid-19
Idham

Kalteng

Idham Mundur dari PKB Pulang Pisau, Habib Ismail Akan Ajak Bicara
apahabar.com

Kalteng

Serunya Panjat Pinang dan Tarik Tambang Warga Selat Utara Kapuas Isi Kemerdekaan
SDN 5 Anjir

Kalteng

Disdik Kapuas Prioritaskan Perbaikan Bangunan SDN 5 Anjir Mambulau Timur yang Rusak
Covid-19

Kalteng

Habar Baik di Kapuas, 36 Pasien Terbebas dari Covid-19

Kalteng

Tiba di Lokasi Banjir, Kadisdik Kapuas Serahkan Bantuan Bapok dan Perlengkapan Sekolah
Pengurus Kaukus

Kalteng

Pengurus Kaukus Perempuan Parlemen DPRD Kapuas Resmi Dilantik

Kalteng

Puluhan Menara BTS Bakal Dibangun di Wilayah Hulu Kapuas
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com