Golkar Banjar Terbelah, Antung Aman & H Rusli Saling Klaim Kepemimpinan INNALILLAHI, Nelayan Kerumputan Kotabaru Ditemukan Tak Bernyawa Geger Api di Liang Anggang, Relawan Sulit Jangkau Titik Api Kisah Istri Alm Brimob Kalsel Jadi Sopir Travel Demi Hidupi 8 Anak, Gaji Habis Bulan Depan Walau Ditentang, Pemkot Banjarmasin Ngotot Tertibkan Reklame

OTT Amuntai, Belasan Nama Antre Diperiksa KPK di Brimob Tabalong

- Apahabar.com     Kamis, 14 Oktober 2021 - 13:36 WITA

OTT Amuntai, Belasan Nama Antre Diperiksa KPK di Brimob Tabalong

Jumlah saksi yang berhadapan dengan penyidik KPK pada hari ini bertambah menjadi belasan orang. apahabar.com/Amin

apahabar.com, BANJARMASIN – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menambah jumlah saksi pada pemeriksaan hari kedua di Markas Brimob, Kabupaten Tabalong, Kamis (14/10).

Jika kemarin delapan, kini saksi yang akan berhadapan dengan penyidik komisi antirasuah bertambah menjadi 13 orang.

Semuanya akan dimintai keterangan buntut kasus dugaan korupsi pengadaan barang dan jasa di HSU yang menyeret Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU), Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Maliki cs.

Pemeriksaan siang ini tetap berlangsung di aula Kompi 2 Batalion B Pelopor, Jalan Sirkuit Marido, Desa Kasiau, Murung Pudak.

“Pemanggilan dan pemeriksaan saksi masih terkait pengadaan barang dan jasa di Kabupaten Hulu Sungai Utara Kalsel tahun  2021-2022 untuk tersangka MRH dkk,” ujar Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri, Kamis (14/10).

Para saksi yang diperiksa kebanyakan adalah anak buah Maliki di Dinas Pekerjaan Umum, HSU.

13 nama tersebut, yakni Kabid Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum (PU), HSU; Rakhmani Nor, Kabid Cipta Karya Abraham Radi; Kasi Jalan Bina Marga, Lisa Arianti; pegawai di Badan Pengelolaan Pajak dan Distribusi HSU, Taufikurahman.

Kemudian, Erwin dari CV Pancaran Anugrah Bunda dan PT. Bumi Alai Sentosa; Rahmat Noor Erwan Rifani selaku Direktur CV Doa Ibu; Fahmi Tanjung  dari PT Bangun Tata Banua CV Saila Rizky dan PT. Jati Luhur Sejati.

Selanjutnya, Benhar dari CV Sangga Banua; Ahmad Muthi (swasta); Hairiyah selaku Kasi Pembangunan Dan Peningkatan Pengairan Pada Dinas PU HSU.

Kemudian, Syaifullah selaku Kasi Pembangunan dan Peningkatan Pengairan; dan terakhir Maulida Agustina dan Yovie Setia Antartika selaku Staf Pelayan Nasabah.

Pantauan apahabar.com di markas pasukan elite Polri ini, Tim KPK tiba sekitar pukul 9.45. Mereka menumpangi 3 Toyota Innova.

Setelah itu, sekitar pukul 10.00 satu per satu saksi yang diminta hadir KPK datang menyusul. Ada yang menggunakan mobil pribadi, ada juga menggunakan mobil dinas berpelat merah.

Sampai berita ini ditayangkan, pemeriksaan saksi-saksi masih berlangsung secara tertutup.

KPK Periksa 8 Saksi OTT Amuntai di Brimob Tabalong, Simak Daftarnya

 

KPK kembali menggeber pemeriksaan kasus dugaan suap proyek irigasi Banjang, dan Kayakah, HSU. Sejak Rabu kemarin (13/10), sejumlah nama diperiksa termasuk ajudan bupati HSU, Abdul Latif guna mengetahui aliran dan keterlibatan pihak lain dalam perkara rasuah senilai Rp3,4 miliar itu.

Baca selengkapnya di halaman selanjutnya: 

Editor: Fariz Fadhillah - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Hari Bhayangkara ke 74 Tahun, Polda Kalsel Galang Aksi Donor Darah Peduli Covid-19
Satpam Atraksi Silat di Polres HST

Kalsel

Satpam Atraksi Silat di Polres HST
apahabar.com

Kalsel

Arus Mudik Lebaran, Wilayah Perairan Jadi Atensi
apahabar.com

Kalsel

Disiplinkan Prokes di Pasar Baru, Polsek Marabahan: Tak Pakai Masker Disanksi Nyanyi
apahabar.com

Kalsel

Haornas 2019, Kalsel Pecahkan Rekormuri Karateka Terbanyak se-Indonesia
apahabar.com

Kalsel

Jejak Presiden Soeharto di Kalsel (2), Diam-diam Cari Ilmu Kesaktian dan Harta Karun
apahabar.com

Kalsel

786 Paket Sembako Dibagikan ke Warga Pelabuhan Trisakti
apahabar.com

Kalsel

Debat Perdana Pilgub Kalsel, Pengamat Prediksi Tema Agraria Jadi Sorotan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com