‘Banyu’ Naik, Remaja Tewas Tersetrum di Siring Amuntai Kala Tapin Siap Jadi Lumbung Pangan IKN Baru di Kaltim Rangkaian Hari Menanam Indonesia, Wali Kota dan DLH Banjarbaru Tanam Ribuan Pohon Ternyata Rumah Ambruk di Gatot Subroto Banjarmasin tidak Kantongi IMB Kebanjiran Terus, Kalsel Siapkan Megaproyek Kolam Regulasi, Wabup HST Bantah Ilegal Logging

OTT Amuntai: KPK Periksa 16 Nama, Ibu hingga Adik Maliki

- Apahabar.com     Jumat, 15 Oktober 2021 - 14:05 WITA

OTT Amuntai: KPK Periksa 16 Nama, Ibu hingga Adik Maliki

Jumlah saksi yang diperiksa KPK di Markas Brimob Tabalong pada hari ini bertambah banyak. apahabar.com/Al-Amin

apahabar.com, BANJARMASIN – 16 nama dijadwalkan mengikuti pemeriksaan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Markas Komando (Mako) Brimob, Kabupaten Tabalong, Jumat (15/10).

Pemeriksaan hari ini masih berkaitan dengan skandal suap proyek irigasi Banjang, dan Kayakah di Amuntai, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU).

“Hari ini pemanggilan dan pemeriksaan saksi untuk tersangka MRH,” ujar Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri.

Jika Kamis kemarin ada 13, siang ini KPK kembali memeriksa 16 nama, termasuk di antaranya ibu dan dua adik Maliki. Mereka berstatus ASN dan kontraktor.

16 nama tersebut, yakni: Ibu Maliki, Siti Ruqaiyah, adik Maliki bernama Rohan PNS pada Dinas PTSP Dan Penanaman Modal HSU, dan Wahyudi selaku kontraktor.

Kemudian Iwan Sulistiyo terkait Pekerjaan Pengerukan Sungai di daerah Klungkung Danau Panggang Dinas Irigasi PUPRP HSU, dan Ratna selaku Konsultan Pengawas Rehabilitasi Jaringan Irigasi DIR Banjang Desa Karias Dalam Kecamatan Banjang.

Selanjutnya Nanang dan Heri dari BKPP HSU, Saiho selaku Karyawan PT Cahya Purna Nusaraya, Udin H dari CV Sepakat,  Hendra  dari CV Hasrat Bina Mandiri, Gusti Iskandar dari  PT Khuripan Jaya, Irwan dari CV Izdihaar.

Terakhir Khairil dari CV Aulia Putra, Karliansyah dari  CV Khuripan Jaya, Farhan dari PT CPN atau PT Surya Sapta Tosantalina, dan Supian Wahyu  dari PT Wahyu Utama Persada.

Sampai berita ini diturunkan, pemeriksaan saksi masih berlangsung secara tertutup. Tampak sembilan mobil terparkir di Mako Brimob Tabalong, satu di antaranya berpelat merah.

OTT Amuntai, Enam Mobil Tiba di Brimob Tabalong

Diwartakan sebelumnya, skandal suap pada proyek irigasi Banjang dan Kayakah telah menyeret eks Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umun dan Penataan Ruang (PUPRP) HSU, Maliki, Fachriadi CV Kalpataru, dan Marhaini CV Hana Mas, sebagai tersangka.

Baca selengkapnya di halaman selanjutnya: 

Editor: Fariz Fadhillah - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Kasus Pembacokan Jurkani

Kalsel

Kerabat Minta Polisi Usut Tuntas Kasus Pembacokan Jurkani
PSU Pilgub Kalsel

Kalsel

Zakat Jelang PSU Pilgub Kalsel, Gerindra: Kami Butuh Tindakan, Tak Sekadar Imbauan!
Restoran dan Hotel

Kalsel

Terdampak Covid-19, Restoran dan Hotel di Banjarmasin Bersiap Terima Hibah Hingga Rp 100 Juta
apahabar.com

Kalsel

Satlantas Polres Batola Sosialisasi Pelayanan Samsat Selama Pandemi

Kalsel

Peringati HUT Alumni AKABRI 98, Ribuan Warga Kalsel Divaksinasi
apahabar.com

Kalsel

Resmikan Sekretariat di Banjarmasin Utara, Ini Harapkan PPNI Kalsel
PrayforKalsel

Kalsel

Dilanda Banjir, Pray for Kalsel Trending Topik di Twitter
apahabar.com

Kalsel

21 Warga Rutan Marabahan Mendapat Asimilasi
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com