Armada Batu Bara Nebeng Fasum, Puluhan Pemuda Kotabaru Turun ke Jalan Megaproyek 4 Smelter Haji Isam, Prof Mutia Bilang Begini  Kata Pemprov Soal Megaproyek 4 Smelter Haji Isam di Kalsel Bersih-bersih Badut Jalanan di Kapuas, Satu dari Banjarmasin Terjaring Resmi Dubes, Pengganti ‘Urang Banua’ Jadi Jubir Jokowi Masih Tanda Tanya

OTT Amuntai: Brimob Tabalong Siapkan Aula, Jumlah Saksi Bertambah?

- Apahabar.com     Selasa, 12 Oktober 2021 - 11:42 WITA

OTT Amuntai: Brimob Tabalong Siapkan Aula, Jumlah Saksi Bertambah?

Markas Brimob Polda Kalsel di Tabalong disiapkan untuk menunjang pemeriksaan jilid II KPK terkait OTT Amuntai. apahabar.com/Amin

apahabar.com, TANJUNG – Operasi tangkap tangan (OTT) di Amuntai, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), bakal menyeret sejumlah nama baru untuk dijadikan saksi. Sebuah aula besar disiapkan Brimob untuk KPK.

Pemeriksaan esok masih berkaitan dengan pengusutan kasus dugaan suap proyek irigasi Banjang dan Kayakah, Kabupaten HSU.

Atas lelang proyek senilai Rp3,4 miliar ini, KPK telah menangkap Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Maliki. Maliki diduga kuat menerima commitment fee dari Marhaini Direktur CV Kalpataru, dan Fachriadi Direktur CV Hana Mas.

Ketiganya telah tersangka. KPK memperpanjang masa penahanannya guna pengusutan kasus. Sederet saksi pun diperiksa. Mulai dari Bupati HSU Abdul Wahid, istri dan anak Wahid, ajudan pribadi, mantan ajudan hingga sopirnya Wahid, dan jajaran kepala seksi di Dinas PU HSU.

Pemeriksaan esok bakal meminjam Markas Brimob Subden 2 Den B Pelopor Tanjung, di Kecamatan Murung Pudak, Tabalong. Pemeriksaan akan berjalan selama 3 hari lamanya. Mulai Rabu sampai Jumat, 13-15 Oktober 2021.

Terkait kabar markasnya bakal digunakan KPK, Komandan Kompi Brimob Tanjung, AKP Taufik Saputra sudah membenarkan.

“Kami menyiapkan satu ruangan aula untuk tim KPK,” jelasnya dihubungi media ini, Selasa (12/10) pagi.

Taufik bilang untuk pengawalan penyidik KPK kemungkinan besar dari Polres HSU.

“Kami di Brimob hanya mengamankan markas kami saja dari hal-hal yang tidak diinginkan selama pemeriksaan,” pungkasnya.

Berkaca dari OTT hingga serangkaian penggeledahan yang dilakukan KPK di Amuntai, pengawalan kemungkinan besar dilakukan oleh Polres HSU. Itu diperkuat dengan belum adanya permintaan kepada Polres Tabalong.

“Belum ada mas [permintaan pengawalan],” jelas Kapolres Tabalong AKBP Riza Muttaqin, dihubungi terpisah, Selasa siang.

Namun begitu, Kapolres HSU AKBP Afri Darmawan mengatakan pihaknya belum menerima permintaan dari KPK.

“Belum ada,” ujarnya, terpisah.

Sumber media ini di Amuntai menyebut jumlah orang yang diperiksa besok bakal bertambah. Dari 21 orang menjadi 40 orang dilihat dari undangan yang diterima dari KPK. Mereka yang diperiksa kabarnya hingga level mantan kepala dinas.

Namun sampai kini informasi itu belum dikonfirmasi Juru Bicara KPK Ali Fikri. Fikri belum merespons pesan singkat yang dikirim apahabar.com pada pagi tadi.

Kali terakhir, Fikri hanya memastikan KPK masih akan mengumpulkan alat bukti dan memanggil serta memeriksa para saksi pasca-OTT Amuntai.

Perpanjang Masa Tahanan

OTT Amuntai: Menakar Peluang Bui Seumur Hidup Kadis Penerima Suap

KPK sendiri memperpanjang masa tahanan tiga tersangka yang sejatinya berakhir 6 Oktober kemarin, hingga 40 hari ke depan atau 14 November mendatang.

Baca selengkapnya di halaman selanjutnya: 

Editor: Fariz Fadhillah - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Kabupaten Banjar

Santri Tenggelam di Sungai Martapura hingga Kini Belum Ditemukan
apahabar.com

Kalsel

Polres Jejangkit Sosialisasi Perbup ke Perusahaan Perkebunan Sawit
apahabar.com

Kalsel

Goyang Banjarmasin, Pasha Ungu Bakal Bawakan 9 Lagu di Mercure Hotel
apahabar.com

Kalsel

Buron 7 Bulan, Dalang Pelarian Napi di Banjarbaru Timur Didor
apahabar.com

Kalsel

Jelang Pelantikan Presiden, DPRD Kalsel Rapat Eksklusif
Petugas gabungan memberikan sanksi fisik berupa Push Up karena melanggar Prokes Covid-19. Foto - Istimewa

Kalsel

Abaikan Prokes, Belasan Warga HSU Terjaring Operasi Yustisi
apahabar.com

Kalsel

Pagi-Pagi, Kapolres Kotabaru Sebar Ribuan Benih Bandeng
apahabar.com

Kalsel

Bantu Petani, Koptu Arif Oktaviansyah Rela Peras Keringat
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com