KPK Telisik Keperluan Pribadi Bupati HSU, Jamela Beri Klarifikasi Lantik Sekdakot Banjarmasin, Ibnu Sina Beri Ikhsan Budiman Sederet PR Bukan Pepesan Kosong, Kades Se-Amuntai Sweeping Truk Conch! Terkesan Plin-plan, PPKM Level 3 Nataru Batal, Kalsel Perlu Lakukan Ini Truk Conch Disweeping di Amuntai, Kapolres HSU Buka-bukaan

Paman Birin Doktor Kehormatan, Mahasiswa Bergerak ‘Kuningkan’ ULM

Gelombang kritik terhadap rencana pemberian gelar Doktor Kehormatan dari Universitas Lambung Mangkurat (ULM) untuk Gubernur Kalsel Sahbirin Noor..
- Apahabar.com     Selasa, 26 Oktober 2021 - 20:43 WITA

Paman Birin Doktor Kehormatan, Mahasiswa Bergerak ‘Kuningkan’ ULM

Rencana pemberian gelar doktor kehormatan ke Gubernur Kalsel Sahbirin Noor, menuai gelombang kritik lantaran dianggap tak sesuai kaidah akademik. apahabar.com/Syaiful Riki

apahabar.com, BANJARMASIN – Gelombang kritik terhadap rencana pemberian gelar doktor kehormatan dari Universitas Lambung Mangkurat (ULM) untuk Gubernur Kalimantan Selatan, Sahbirin Noor, semakin deras.

Setelah ribuan orang menolak melalui petisi di change.org, kini seluruh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) di ULM mengambil sikap kontra terhadap rencana penganugerahan itu.

Ketua BEM ULM, Ahmad Rinaldi bercerita jika pihaknya sebenarnya sudah bersurat ke rektorat untuk memohon audiensi.

“Tapi tadi katanya Pak Rektor masih di Jakarta, kami hanya diarahkan untuk audiensi bersama Wakil Rektor I saja,” ucapnya dihubungi apahabar.com, Selasa (26/10).

Kondisi ini lantas tak diamini oleh BEM ULM. Rinaldi bilang pihaknya ingin Rektor Prof Sutarto Hadi langsung yang berhadapan dengan mahasiswa.

“Kalau tidak bisa langsung, zoom meeting kan bisa,” ujarnya.

BEM ULM, kata Rinaldi, masih menunggu itikad baik pihak rektorat hingga Rabu (27/10) esok. Bila tidak, bukan tak mungkin BEM ULM bakal bergerak ‘menguningkan’ rektorat.

Senada dengan pernyataan penggagas petisi penolakan, Rinaldi bilang alasan pemberian gelar doktor kehormatan tidak selaras dengan fakta di lapangan.

Salah satu alasan pemberian gelar tersebut, karena Paman Birin dinilai turut berkontribusi dalam kesejahteraan dan kemakmuran rakyat Kalsel. Terutama di bidang pertanian. Ambil contoh seperti proyek pertanian di Jejangkit Kabupaten Barito Kuala saat perayaan Hari Pangan Sedunia (HPS) 2018 silam.

“Apakah memang (proyek) itu bisa menyejahterakan masyarakat Kalsel langsung? Padahal, program food estate mengancam ketahanan pangan, banyak yang mengecam kan,” ujarnya.

Jawaban Rektorat

Wakil Rektor I Bidang Pendidikan ULM, Prof Aminuddin Prahatama Putra bilang pemberian gelar kehormatan untuk Paman Birin sudah sesuai prosedur.

Berbagai tahapan sudah dikaji secara berjenjang dan mendalam, sesuai Peraturan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi RI nomor 65 tahun 2016.

Dalam aturan tersebut, penganugerahan dapat dilakukan apabila seseorang memiliki jasa-jasa yang luar biasa di bidang Ilmu Pengetahuan dan Teknologi dan/atau bidang kemanusiaan.

Sahbirin dinilai memenuhi kriteria tersebut. Satu yang paling menonjol, kata dia, di bidang pertanian. Dia lantas mencontohkan pembukaan lahan rawa di Jejangkit Kabupaten Barito Kuala pada perhelatan Hari Pangan Sedunia (HPS) 2018.

“Dengan inovasi yang dilakukan oleh Paman Birin, lahan tidur itu dibuka menjadi lahan produktif dengan ditanami padi,” ucapnya, dihubungi secara terpisah, Selasa (26/10).

Menurut Aminuddin, tahapan sebelum sampai pada penetapan pemberian gelar dokter kehormatan kepada Paman Birin, sudah melalui proses panjang.

Mulai dari pembentukan tim promotor, melakukan kajian hingga mengadakan rapat senat yang dihelat pada Senin (25/10) kemarin.

“Jadi penolakan dari alumni itu silakan saja. Tapi kita tegaskan penetapan ini sudah sesuai prosedur yang panjang,” ujarnya.

Sebagai gambaran, Aminuddin juga menegaskan bahwa doktor honoris causa berbeda dengan gelar doktor akademik yang harus menempuh pendidikan S3 terlebih dahulu.

Doktor kehormatan, kata dia, adalah sebuah gelar kesarjanaan yang diberikan oleh suatu perguruan tinggi/universitas yang memenuhi syarat kepada seseorang, tanpa orang tersebut perlu untuk mengikuti dan lulus dari pendidikan yang sesuai untuk mendapatkan gelar kesarjanaannya tersebut.

“Ini hanya kehormatan, jadi siapa pun bisa diberikan, tetap mengacu pada aturan yang berlaku,” tuntasnya.

Petisi Penolakan

Birin Doktor


Tangkapan layar petisi menolak pemberian gelar doktor kehormatan Sahbirin Noor.

Paman Birin rencananya bakal dianugerahi gelar doktor kehormatan (Dr. HC) oleh Universitas Lambung Mangkurat (ULM) dalam Sidang Terbuka Senat ULM, Kamis (28/10) lusa.

Namun, beberapa hari sebelum agenda ini mencuat petisi penolakan untuk penganugerahan gelar honoris causa kepada sang gubernur.

Petisi yang telah ramai beredar di media sosial ini diinisiasi oleh seorang alumnus Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik ULM bernama Rahmad Hidayat. Sampai malam ini petisi tersebut telah ditandatangani 1.242 orang.

apahabar.com secara langsung melakukan wawancara dengan Rahmad Hidayat. Dia menilai pemberian gelar ini tergesa-gesa.

Menurutnya, keputusan memberikan gelar terhormat tersebut mestinya dilakukan sesuai kaidah akademik.

“Pertanyaannya, apakah proses yang dilakukan oleh rektorat itu sudah sesuai dengan kaidah-kaidah yang berlaku? Mari kita uji ke publik,” ucapnya.

Menurut Rahmad, alasan yang diberikan Senat untuk menganugerahi Paman Birin gelar tersebut tidak sesuai dengan fakta di lapangan.

“Alasan ini tidak logis dan terkesan diada-adakan. Proyek lahan HPS di Jejangkit ini adalah kebijakan gagal, masa iya kebijakan gagal dijadikan alasan untuk pemberian gelar, kan lucu,” singgungnya.

“Based ukuran kuantitatif dan kualitatif proses, sampai hasil dari proyek Jejangkit tidak sesuai harapan, apalagi kalau bicara tindak lanjutnya, sekarang jadi apa lahan di sana? Lahan tidak terurus,” ujarnya.

Dia juga menegaskan petisi tersebut murni atas inisiasi tersendiri, tidak ditunggangi oleh tokoh politik atau kepentingan pribadi yang lain.

Polemik Gelar Doktor Kehormatan untuk Paman Birin, Alumnus Tantang Uji Publik!

Editor: Fariz Fadhillah - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Banjarmasin

Banjarmasin

Kebakaran Cendana Banjarmasin, Studio Musik Hangus Dijilat Api
Banjarmasin

Banjarmasin

ESOK Banjarmasin PPKM Level III, Siap-Siap Sekolah Daring Lagi
PPKM Transisi Banjarmasin

Banjarmasin

PPKM Transisi Banjarmasin, Jam Malam dan Razia Cafe Ditiadakan

Banjarmasin

Sempat Buang Sabu, Pria di Banjarmasin Selatan Ditangkap
Satpol PP dan Damkar Banjarmasin temukan rumah makan buka siang hari. Foto-Bahaudin Qusairi/apahabar.com

Banjarmasin

Duh, Satpol PP Banjarmasin Temukan Rumah Makan Buka Siang Hari
Suasana SMPN 6 Banjarmasin tidak melaksanakan MKLS pada hari pertama pembelajaraan tatap muka (PTM).  Foto-apahabar.com/Bahaudin.

Banjarmasin

Ini Alasan SMPN 6 Banjarmasin Tidak Gelar PTM Hari Ini
Uniska

Banjarmasin

Viral Mahasiswa Bakar Jas Almamater Uniska, “Maaf, Gak Sengaja Ketumpah Bensin!”

Banjarmasin

Gandeng BNN, Kodim Banjarmasin Tes Urine Puluhan Prajurit hingga PNS
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com