Dugaan Tambang Ilegal di Mangkalapi, Kapolres Tegaskan Hanya 1 Tersangka! Akhirnya, Buronan Pelaku Penggelapan Motor Scoopy di HST Diringkus Tim Resmob Grand Launching RSI Sultan Agung Banjarbaru, Terapkan Layanan Bersyariat Islam Via Jamela, KPK Dalami Keperluan Pribadi Bupati HSU 5 Kali HST Diterjang Banjir, Mitigasi Mestinya Dicermati Pemkab

Perekonomian Global, Saham China Ditutup Menguat

- Apahabar.com     Selasa, 19 Oktober 2021 - 17:46 WITA

Perekonomian Global, Saham China Ditutup Menguat

Investor memantau pergerakan Indeks Shanghai di Bursa Saham China. Foto: Reuters via Antara

apahabar.com, JAKARTA – Saham China ditutup menguat pada perdagangan Selasa (19/10). Tren penguatan dipimpin oleh saham bahan pokok konsumen dan pertanian.

Hal itu karena regulator pasar negara dilaporkan mempertimbangkan dukungan yang lebih baik untuk perusahaan swasta setelah data ekonomi yang lemah.

Indikator utama Bursa Efek Shanghai, Indeks Komponen Shanghai menguat 0,70 persen atau 25,02 poin menjadi berakhir di 3.593,15 poin.

Sedang indeks saham unggulan CSI300 terangkat 0,98 persen atau 47,95 poin menjadi menetap di 4.922,72 poin.

Regulator pasar China, seperti dilansir Antara, akan mengambil langkah-langkah untuk meningkatkan dukungan bagi perusahaan-perusahaan swasta dan mempromosikan persaingan yang adil dengan memperkuat pengawasan.

Hal itu terjadi setelah data pada Senin (18/10) menunjukkan pertumbuhan ekonomi di China mencapai level terendah satu tahun.

Sementara analis memperkirakan langkah-langkah pelonggaran yang lebih bertarget akan datang dalam beberapa bulan mendatang.

Bahan pokok konsumen meningkat 2,8 persen, rebound dari penurunan tajam di sesi sebelumnya karena sektor ini ketakutan oleh seruan Presiden Xi Jinping untuk perluasan pajak konsumsi.

Broker CICC mengatakan dalam sebuah catatan bahwa konsumsi diperkirakan akan terus pulih pada kuartal keempat, dan para analis mengatakan investor sekarang akan mengamati laporan laba perusahaan kuartal ketiga.

Subindeks pertanian berakhir naik lebih dari 3,0 persen, dengan perusahaan peternakan babi melonjak paling tinggi. Sub-indeks yang melacak saham perawatan kesehatan terangkat 1,8 persen.

Melawan tren, perusahaan real estat kehilangan 1,0 persen karena investor mencerna rencana pajak properti Beijing dan tanda-tanda melemahnya pasar perumahan China.

Editor: Fariz Fadhillah - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Teuku Faizasyah. Foto-dok. Kemlu

Global

Kemlu Janji Usut Dugaan Kekerasan TKI di AS
apahabar.com

Global

Terancam Disapu Badai Dahsyat, Ribuan Turis di Thailand Dievakuasi
apahabar.com

Global

Jenderal Iran Tewas Tertembak Senjata yang Dibersihkannya
apahabar.com

Global

Ribuan Warga Unjuk Rasa Menentang Icerd di Malaysia
Palestina

Global

Sedang Gencatan Senjata, Israel Tembaki Pengunjuk Rasa Palestina
apahabar.com

Global

Perenang Jepang Pecahkan Rekor Dunia di China 
Dua Presiden Negara

Global

Turunkan Ketegangan, Dua Presiden Negara Ekonomi Terbesar Dunia Bicara Lewat Video
apahabar.com

Global

Baru Nikahi Miss Moscow, Raja Malaysia Mengundurkan Diri
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com