Paman Birin Doktor Kehormatan, Mahasiswa Bergerak ‘Kuningkan’ ULM Bali-Singapura Buka Penerbangan, Kadinkes Banjarmasin Waswas Kata Para Pelaku Usaha di Banjarbaru Soal Wajib PCR Penumpang Pesawat Diadili, Pemenggal Kepala Ibu Muda di Belda Banjarmasin Polemik Gelar Doktor Kehormatan untuk Paman Birin, Alumnus Tantang Uji Publik!

Perkuat Sishankamrata, Jokowi Tetapkan 3.103 Orang Komcad TNI

- Apahabar.com     Kamis, 7 Oktober 2021 - 11:31 WITA

Perkuat Sishankamrata, Jokowi Tetapkan 3.103 Orang Komcad TNI

angkapan layar ketika Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) memeriksa pasukan dalam Upacara Penetapan Komponen Cadangan Tahun Anggaran 2021 di Pusdiklatpassus, Batujajar, Bandung Barat, Jawa Barat, Kamis (7/10/2021). Foto-Antara

apahabar.com, JAKARTA – Presiden Republik Indonesia Joko Widodo menetapkan 3.103 orang anggota komponen cadangan (Komcad) Tentara Nasonal Indonesia (TNI), Kamis (7/10).

Anggota komcad TNI bertujuan untuk memperkuat sistem pertahanan dan keamanan rakyat semesata (Sishankamrata). Artinya, sistem pertahanan yang melibatkan seluruh warga negara, seluruh wilayah, dan seluruh sumber daya nasional lainnya.

Total komcad tersebut terdiri atas Resimen Induk Kodam (Rindam) Jaya sejumlah 500 orang, Rindam III Siliwangi (500 orang), Rindam IV Diponegoro (500 orang), Rindam V Brawijaya (500 orang), Rindam XII Tanjung Pura (499 orang), dan Universitas Pertahanan sebanyak 604 orang.

Presiden menjelaskan komponen cadangan merupakan bagian dari sistem pertahanan dan keamanan rakyat yang bersifat semesta.

Masa aktif komponen cadangan tidak setiap hari. Setelah penetapan pada hari Kamis ini, anggota komponen cadangan kembali ke profesi masing-masing. Namun, anggota komponen cadangan harus selalu siaga jika negara memanggil.

“Komponen cadangan dikerahkan bila negara dalam keadaan darurat militer atau keadaan perang,” kata Presiden Jokowi saat upacara Penetapan Komponen Cadangan Tahun Anggaran 2021 di Pusdiklatpassus, Batujajar, Bandung Barat, Jawa Barat, seperti dilansir Antara, Kamis.

Komponen cadangan dapat dimobilisasi oleh Presiden RI dengan persetujuan DPR. Komando dan kendali komponen cadangan berada di bawah Panglima TNI.

Pada saat yang sama, Pemerintah juga sedang melakukan modernisasi alat utama sistem persenjataan (alutsista) di seluruh matra, baik angkatan darat, laut, maupun udara.

Kemampuan pertahanan juga diperkuat dengan putra/putri peneliti yang ahli di bidang ilmu dan teknologi.

“Pada saat yang sama pemerintah melakukan modernisasi alutsista (alat utama sistem senjata) secara menyeluruh pada semua matra darat, laut, dan udara,” kata Presiden Jokowi.

Ia menyebutkan para ilmuwan dan insinyur nasional sedang melakukan penelitian dan pengembangan di berbagai bidang strategis. “Pembuatan kapal fregat buatan Indonesia termasuk peluru kendali untuk pertahanan udara, dan pertahanan laut, serta dalam pembangunan kapal selam Indonesia,” tegas Presiden Jokowi.

Amanat Undang Udang

Pembentukan komponen cadangan sendiri adalah amanat Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2002 tentang Pertahanan Negara.

Dalam penjelasan UU tersebut disebutkan bahwa menghadapi ancaman militer menempatkan Tentara Nasional Indonesia sebagai komponen utama dengan didukung oleh komponen cadangan dan komponen pendukung.

Dalam menghadapi ancaman nonmiliter, menempatkan lembaga pemerintah di luar bidang pertahanan sebagai unsur utama yang disesuaikan dengan bentuk dan sifat ancaman dengan didukung oleh unsur-unsur lain dari kekuatan bangsa.

Dalam Pasal 7 ayat (2) UU No. 3/2002 disebutkan bahwa sistem pertahanan negara dalam menghadapi ancaman militer menempatkan Tentara Nasional Indonesia sebagai komponen utama dengan didukung oleh komponen cadangan dan komponen pendukung.

Sedangkan pada Pasal 8 dijelaskan:
(1) Komponen cadangan, terdiri atas warga negara, sumber daya alam, sumber daya buatan, serta sarana dan prasarana nasional yang telah disiapkan untuk dikerahkan melalui mobilisasi guna memperbesar dan memperkuat komponen utama.
(2) Komponen pendukung, terdiri atas warga negara, sumber daya alam, sumberdaya buatan, serta sarana dan prasarana nasional yang secara langsung atau tidak langsung dapat meningkatkan kekuatan dan kemampuan komponen utama dan komponen cadangan.

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Ops SAR Pulang Pisau, Korban Mobil Kecebur ke Sungai Belum Ditemukan

Nasional

May Day 2021! Buruh Kirim ‘Kado’ 9 Petisi ke Jokowi
apahabar.com

Nasional

Dua TNI Terluka di Tangan dan Paha karena Ledakan Granat Asap di Monas
Difabel

Nasional

Puluhan Peserta Difabel Lolos SBMPTN 2021
apahabar.com

Nasional

Ke Palangkaraya, Jokowi Tindaklanjuti Pemindahan Ibu Kota
apahabar.com

Nasional

Aneh, Bupati Lantik Diri Sendiri Jadi Kepala Dinas
apahabar.com

Nasional

Pasok BBM ke Labuan Bajo, Pertamina Andalkan Jalur Alternatif
TNI

Nasional

Bantu Pencarian Pesawat Sriwijaya Air, TNI AU Terjunkan Ratusan Personel dan 4 Pesawat Canggih
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com