Dari Viralnya Aksi Istri di Kandangan Coba Akhiri Hidup, Ketahanan Keluarga Kian Rentan Duduk Perkara Viral Wanita Kurau Dibegal hingga Pingsan Depan Basarnas Banjarbaru Jembatan Alalak Megaproyek Terakhir Kalsel? Habib Banua: Dirjen Permalukan Presiden Gara-Gara Ratusan Ribu, Istri di Kandangan Coba Akhiri Hidup Terapkan PPKM Level II, Pasien Covid-19 Tanbu Kini Tersisa 11 Orang

Persiapan PTM, Siswa SMKN 1 Marabahan Mulai Divaksin Covid-19

- Apahabar.com     Jumat, 1 Oktober 2021 - 15:33 WITA

Persiapan PTM, Siswa SMKN 1 Marabahan Mulai Divaksin Covid-19

Salah seorang siswa SMKN 1 Marabahan mendapatkan vaksin Covid-19 Sinovac, Jumat (1/0). Foto: Istimewa

apahabar.com, MARABAHAN – Mempersiapkan Pembelajaran Tatap Muka (PTM), ratusan siswa SMKN 1 Marabahan menerima vaksin Covid-19 Sinovac, Jumat (1/10).

Tercatat sekitar 286 siswa yang memperoleh vaksinasi dari total 543 siswa. Vaksinasi ini sendiri difasilitasi Dinas Kesehatan Barito Kuala.

Siswa hanya perlu datang membawa Kartu Keluarga, serta surat izin tertulis dari orang tua.

“Sehari sebelum vaksinasi, siswa yang terdaftar berjumlah 286 orang. Namun kemudian bertambah, karena ada siswa yang datang belakangan,” jelas Fauriah, Wakasek Bidang Kesiswaan SMKN 1 Marabahan.

“Mereka datang dengan kesadaran sendiri. Bahkan kalau masih ada siswa yang berubah pikiran dan ingin divaksin, akan kami data lagi untuk mengikuti vaksinasi di lembaga lain yang menyelenggarakan vaksin,” imbuhnya.

Vaksinasi anak didik menjadi salah satu syarat utama pelaksanaan PTM, selain lokasi sekolah berada di kawasan PPKM level 1 hingga 3.

Regulasi itu seperti tercantum dalam edaran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalsel Nomor 005/2234/Set/Dikbud tertanggal 30 September 2021.

Terkait aturan itu, SMKN 1 Marabahan pun berharap semakin banyak siswa yang divaksin, “Kami berharap orang tua siswa juga memahami arti vaksin,” papar Fauriah.

“Selain membantu pencapain herd immunity, surat vaksin juga penting untuk berbagai kegiatan seperti masuk perguruan tinggi, bepergian keluar daerah, hingga ke mal,” sambungnya.

Selama proses vaksinasi di SMKN 1 Marabahan, tak terjadi kendala berarti. Hanya segelintir siswa mengalami masalah data kependudukan yang belum teregistrasi di Disdukcapil Batola.

“Alhamdulillah saya baik-baik saja. Awalnya memang khawatir, tapi setelah divaksin tidak merasakan sakit. Cuma pegal-pegal sedikit,” papar Ardiansyah, salah seorang siswa.

Editor: Bastian Alkaf - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Batola

Ditutup Sejak Maret 2020, Posyandu di Batola Dibuka Kembali

Batola

Dapat Bisikan Gaib, Seorang Pria di Barambai Batola Nekat Potong Kemaluan
Sebuah Buku

Batola

Dari Sebuah Buku, Kepala Pertanahan Batola Soroti Kebijakan Tambang Negara

Batola

Kurang Sosialisasi, Penerapan PPKM Level 4 di Barito Kuala Belum Efektif

Batola

Digoyang Truk Tonase Besar, Sejumlah Rumah di Gampa Asahi Batola Rusak
apahabar.com

Batola

Digandeng Uniska, Desa Danda Jaya Punya ‘Janda Ayu’

Batola

Segera Dibongkar, Jembatan Alalak Lama Ditutup Mulai 8 Juli
Krisis Air Bersih

Batola

Krisis Air Bersih Dimulai, PDAM Batola Setop Sementara Pelayanan di Alalak
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com