Paman Birin Doktor Kehormatan, Mahasiswa Bergerak ‘Kuningkan’ ULM Bali-Singapura Buka Penerbangan, Kadinkes Banjarmasin Waswas Kata Para Pelaku Usaha di Banjarbaru Soal Wajib PCR Penumpang Pesawat Diadili, Pemenggal Kepala Ibu Muda di Belda Banjarmasin Polemik Gelar Doktor Kehormatan untuk Paman Birin, Alumnus Tantang Uji Publik!

Pertama di Dunia, Presiden Jokowi: RI Akan Bangun Kawasan Industri Hijau di Kaltara

- Apahabar.com     Rabu, 13 Oktober 2021 - 19:27 WITA

Pertama di Dunia, Presiden Jokowi: RI Akan Bangun Kawasan Industri Hijau di Kaltara

Presiden Jokowi memberi pengarahan kepada peserta Program PPRA LXII dan PPSA XXIII 2021 Lembaga Ketahanan Nasional di Istana Negara, Jakarta, Rabu (12/10). Foto: BPMI Setpres

apahabar.com, JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan pemerintah akan mulai membangun kawasan industri hijau atau green industrial park pertama di dunia di Kalimantan Utara (Kaltara) pada bulan depan atau November 2021 dengan luas 20 ribu hektare.

Hal tersebut diungkapkan Presiden Jokowi dalam pengarahannya kepada peserta Program PPRA LXII dan PPSA XXIII 2021 Lembaga Ketahanan Nasional di Istana Negara, Jakarta, Rabu.

“Produk keluarannya [dari Green Industrial Park] adalah produk hijau, energinya adalah energi hijau, semuanya energi baru terbarukan,” kata Presiden Jokowi seperti dilansir Antara.

Presiden Jokowi mengatakan kawasan ini akan dibangun di Kaltara, dengan salah satu sumber energi berasal dari Sungai Kayan.

Presiden menjelaskan pembangunan kawasan industri berbasis energi hijau yang ramah lingkungan harus disiapkan Indonesia. Hal itu karena pada 10 tahun lagi, negara-negara maju dunia seperti Amerika Serikat ataupun kelompok Uni Eropa akan enggan membeli produk yang dihasilkan dari industri dengan sumber batu bara.

“Sehingga kita harus mendahului. Ini nanti adalah yang pertama di dunia, kita memiliki 20 ribu hektare green industrial park,” kata Presiden Jokowi.

Investor, kata Presiden, sudah banyak yang mengutarakan minatnya untuk berproduksi di di Green Industrial Park Kalimantan Utara.

“Yang memesan kawasan ini sudah antre. Karena mereka tahu yang digunakan di sini adalah energi hijau,” kata Presiden Jokowi.

Lebih lanjut Presiden menjelaskan Sumber Daya Alam (SDA) Indonesia harus dimanfaatkan secara bijaksana. Artinya, pemanfaatan sumber daya alam harus terukur dan terkalkulasi. Kegiatan ekonomi berbasis SDA juga harus memperhatikan keberlanjutan ekosistem lingkungan hidup.

Editor: Aprianoor - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Menlu Kutuk Perlakuan Tak Manusiawi ke ABK WNI di Kapal China
apahabar.com

Nasional

Kartu Prakerja Diluncurkan April, Dimulai dari Jabodetabek
apahabar.com

Nasional

Ani Yudhoyono Dirawat di Singapura
apahabar.com

Nasional

Sebut Kinerja Polri Alami Peningkatan, Pakar: Jangan Cepat Puas
apahabar.com

Nasional

Polisi Beberkan 6 Korban Bom Bunuh Diri di Mapolrestabes Medan
apahabar.com

Nasional

Dalam 24 Jam Brazil Catat 16.324 Kasus Baru Covid-19
apahabar.com

Nasional

Beredar Screenshot ‘Laporkan PNS yang Sebar Ujaran Kebencian’, BKN: Bukan dari Kami
Kapolri

Nasional

Calon Kuat Kapolri, Segini Harta Kekayaan Komjen Gatot, Agus dan Boy Rafli
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com