Paman Birin Doktor Kehormatan, Mahasiswa Bergerak ‘Kuningkan’ ULM Bali-Singapura Buka Penerbangan, Kadinkes Banjarmasin Waswas Kata Para Pelaku Usaha di Banjarbaru Soal Wajib PCR Penumpang Pesawat Diadili, Pemenggal Kepala Ibu Muda di Belda Banjarmasin Polemik Gelar Doktor Kehormatan untuk Paman Birin, Alumnus Tantang Uji Publik!

Pertina Istirahatkan Wasit dan Hakim Bermasalah di PON XX Papua 2021

- Apahabar.com     Sabtu, 9 Oktober 2021 - 21:35 WITA

Pertina Istirahatkan Wasit dan Hakim Bermasalah di PON XX Papua 2021

Kericuhan di arena tinju PON XX Papua 2021 yang dipicu keputusan wasit. Foto: Instagram

apahabar.com, JAYAPURA – Sedikitnya 7 wasit dan hakim diistirahatkan PP Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina), setelah dinilai membuat sejumlah kekeliruan di PON XX Papua 2021.

Tinju yang dipertandingkan sejak, Rabu (6/10), bahkan sudah melahirkan kontroversial di hari pertama.

Kontroversi itu disebabkan petinju tuan rumah Hana Kendi dinyatakan menang angka atas petinju Papua Barat, Merlin Tomalata, di penyisihan kelas terbang ringan 45-48 kg putri.

Kericuhan dengan skala yang lebih besar, juga terjadi, Jumat (8/10). Penyebabnya petinju DKI Jakarta, Jill Mandagie, tidak terima atas keputusan wasit.

Wasit memutuskan memenangkan Lucky Mira Agusto Hari dari Nusa Tenggara Timur dalam pertandingan perempat final kelas bantam 52-56 kg putra.

Reaksi tidak terpuji yang diperlihatkan Jill Mandagie, memancing sejumlah panitia pertandingan hingga penonton mengirimkan bogem mentah kepada petinju berusia 25 tahun itu.

Terkait kejadian-kejadian itu, PP Pertina akhirnya mengistirahatkan 7 wasit dan hakim bermasalah di PON XX Papua.

“Langkah itu dilakukan sebagai bentuk evaluasi rutin terhadap wasit dan hakim yang dinilai tidak memberi penilaian objektif,” tegas Ketua PP Pertina, Komaruddin Simanjuntak, seperti dilansir Antara, Sabtu (9/10).

Tercatat setelah pertandingan hari pertama, PP Pertina mengistirahatkan 3 wasit. Kemudian 2 wasit lagi di hari kedua, serta hari keempat 2 wasit.

Sementara Jill Mandagie yang dinilai terlalu berlebihan memprotes, terancam sanksi karena telah memicu kegaduhan.

“Atlet akan kena sanksi etika, karena sharusnya tidak gaduh malah menjadi gaduh. Soal ancaman berat, disesuaikan dengan AD/ART Pertina,” tandas Komaruddin.

Tinju PON XX Papua 2021 memperebutkan 17 medali emas. Semua kelas akan melakoni partai final di GOR Cenderawasihm Rabu (13/10).

Editor: Bastian Alkaf - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Sport

Live Indonesia vs Thailand Hari Ini, Menanti Magis Egy Maulana Vikri
apahabar.com

Sport

Indonesia Masters 2020, 267 Pebulutangkis Berebut Rp5,4 M
Salahudin

Sport

Jadwal BRI Liga 1: Barito Putera vs PSM Makassar, Jalan Bangkit Atau Tambah Terpuruk
apahabar.com

Sport

Dari GOR Ije Jela, Juara Kejurprov Dipromosikan ke Kejurnas
apahabar.com

Sport

Yakob Sayuri Ucapkan Selamat pada Marinus Wanewar dan Timnas Indonesia
apahabar.com

Sport

Link Live Streaming Mola TV, Southampton Vs Tottenham Hotspur, Prediksi Susunan Pemain
apahabar.com

Sport

Thropy Paman Birin ke-III Digelar di Banjarbaru
apahabar.com

Sport

Sekulic Sembuh, Djanur Tetap Punya Opsi Cadangan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com