Resmikan Pabrik Bio Diesel di Tanah Bumbu, Jokowi Bakal Naik Helikopter Sisihkan 20 Peserta, 3 Barista Banjarbaru Sabet Gelar Juara Brewers Cup 2021 Terungkap, Penyebab Kematian Ibu Muda di Hotel Berbintang Banjarmasin Ribuan Gram Sabu hingga Ratusan Butir Ekstasi di Banjarmasin Dimusnahkan BREAKING! Tim Advance Pak Jokowi Tiba di Bandara Syamsudin Noor

Pesawat Jatuh di Rusia Bawa 20 Penerjun Parasut-2 Awak

- Apahabar.com     Minggu, 10 Oktober 2021 - 20:07 WITA

Pesawat Jatuh di Rusia Bawa 20 Penerjun Parasut-2 Awak

Pesawat Jatuh di Rusia Bawa 20 Penerjun Parasut-2 Awak. Foto- Russian Emergency Situations Ministry via DW News

apahabar.com, MOSKOW – Pesawat L-410 yang jatuh di wilayah Tatarstan, Rusia membawa sekitar 20 orang penerjung payung dan 2 awak pesawat. Pesawat patah menjadi dua bagian di mana bagian moncong mengalami penyok.

Seperti dilansir AFP dan Reuters, Minggu (10/10/2021) pesawat tersebut jatuh pada Minggu (10/10) sekitar pukul 09:23 waktu setempat. Kementerian Darurat Rusia melaporkan 16 orang tewas, sementara 6 lainnya mengalami luka-luka.

“Enam orang diselamatkan, 16 dibawa keluar tanpa tanda-tanda kehidupan,” kata kementerian itu.

“Keenam korban selamat dibawa ke rumah sakit,” lanjutnya.

Sebelumnya, Kementerian mengatakan ada 15 orang tewas dan pesawat itu membawa 23 orang.

Diketahui sebuah klub di kota Menzelinsk menyelenggarakan pengalaman terjun payung bagi para amatir, klub ini juga menyelenggarakan kejuaraan dan sesi pelatihan untuk kosmonot.

Kepala Tatarstan, Rustam Minnikhanov, yang sedang melakukan perjalanan ke tempat kejadian, mengatakan pilot telah melaporkan kerusakan mesin dan meminta pendaratan darurat tak lama setelah lepas landas.

Pesawat angkut jarak pendek bermesin ganda L-410 Turbolet tersebut berusaha menghindari daerah pemukiman terdekat saat mendekati pendaratan. Namun lantaran terbang dengan rendah, sayap pesawat menabrak van yang terparkir di lokasi dan kemudian pesawat terbalik.

“Semua korban selamat duduk di bagian belakang pesawat,” kata instruktur klub, Oleg Shiporov kepada kantor berita TASS.

Penyelidik Rusia telah meluncurkan penyelidikan kriminal atas pelanggaran aturan keselamatan.

Sementara itu, Senin besok (11/10) telah dinyatakan sebagai hari berkabung di Tatarstan.

Dalam beberapa tahun terakhir, standar keselamatan penerbangan Rusia telah diperketat. Meski begitu kecelakaan terus terjadi, terutama di daerah terpencil.

Bulan lalu, sebuah pesawat angkut Antonov An-26 jatuh dan menewaskan enam orang. Sementara pada Juli lalu, seluruh orang yang berjumlah 28 orang tewas dalam kecelakaan pesawat daerah Kamchatka.

Editor: Puja Mandela - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Bank Sentral Afghanistan

Internasional

AS Bekukan Aset Bank Sentral Afghanistan Rp133 T dari Taliban
Harga Minyak

Ekbis

Persediaan AS Turun, Harga Minyak Naik
apahabar.com

Internasional

Institut Riset Gamaleya Uji Vaksin Covid-19 Rusia untuk Lansia
apahabar.com

Internasional

Tembak Jatuh Pesawat Ukraina, Iran Minta Maaf
apahabar.com

Internasional

Rusuh di AS, Pertokohan Dijarah, Kantor Polisi Dibakar
apahabar.com

Internasional

Stram Kurs Kembali Bakar Al-Qur’an, Ada Apa?
apahabar.com

Internasional

Korban Tewas Akibat Ledakan di Beirut Capai 100
Menhan

Internasional

Menhan Pilihan Biden Janji Perangi Ekstremis
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com