Evakuasi Korban Erupsi Semeru, Dua Helikopter-Tiga Kompi TNI Dikerahkan Empat Program Bank Indonesia Majukan UMKM Busyet! Buaya Masuk Rumah Warga Saat Banjir di Kaltim Lama Buron, Mantan Kades di Katingan Tilap Dana Desa Rp 1,1 M Berhasil Diringkus di Kapuas Jalan Provinsi di HSU Rusak Parah, Truk Bermuatan Semen Amblas

Pidato di KTT G20, Jokowi Ajak Perkuat Arsitektur Kesehatan

- Apahabar.com     Sabtu, 30 Oktober 2021 - 21:58 WITA

Pidato di KTT G20, Jokowi Ajak Perkuat Arsitektur Kesehatan

Jokowi saat mengikuti sesi foto KTT G20 di Roma, Italia. Foto-Biro Pers Sekretariat Presiden

apahabar.com, JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan pidatonya pada sesi KTT G20. Di sana, dia membahas soal ekonomi dan kesehatan global di La Nuvola, Roma, Italia.

“Demi membangun dunia yang lebih tahan terhadap pandemi dan berbagai guncangan ke depan, Indonesia mengajak memperkuat arsitektur kesehatan global,” ujar Jokowi seperti dalam keterangan Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden, Sabtu (30/10/2021).

Untuk mewujudkan hal tersebut, Jokowi menjelaskan mekanisme penggalangan sumber daya kesehatan global harus disusun. Hal tersebut mencakup dana, vaksin, obat, alat kesehatan, hingga tenaga kesehatan yang siap diterjunkan setiap saat untuk membantu negara yang mengalami krisis kesehatan.

“IMF sudah memberikan contoh, tentang penggalangan sumber daya keuangan global untuk membantu negara yang mengalami krisis keuangan,” imbuhnya dikutip dari detikcom.

Dukungan keuangan internasional untuk isu kesehatan dan perubahan iklim dinilai penting artinya. Dalam KTT G20 di Italia, Jokowi didampingi oleh Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Menteri Keuangan Sri Mulyani, dan Co-Sherpa Kementerian Luar Negeri Dian Triansyah Djani.

Kedua, Jokowi menyeru semua pemimpin negara yang hadir dalam KTT tersebut untuk menyusun protokol standar kesehatan global terkait dengan aktivitas lintas negara, termasuk di antaranya protokol kesehatan perjalanan antarnegara.

Lebih lanjut Jokowi menilai G20 harus menjadi bagian penting dari solusi untuk mengatasi kelangkaan dan kesenjangan vaksin, obat-obatan, dan alat-alat kesehatan esensial.

Jokowi menyebut G20 harus mendukung diversifikasi produksi dan alih teknologi ke negara berkembang, eliminasi hambatan perdagangan bahan baku vaksin, dukungan terhadap TRIPS Waiver, dan terus meningkatkan berbagi dosis dan mendukung COVAX Facility.

“Proses penataan ulang arsitektur ketahanan kesehatan global ini harus inklusif, serta berpegang teguh pada prinsip solidaritas, keadilan, transparansi, dan kesetaraan,” tegasnya.

Selain ketahanan kesehatan dunia, Jokowi mendorong para pemimpin G20 untuk mempercepat pemulihan ekonomi global yang lebih kuat, inklusif, dan berkelanjutan. Menurutnya, G20 perlu menjadi katalis bagi koordinasi menuju normalisasi kebijakan ekonomi, setelah dalam dua tahun ini dunia menjalankan kebijakan extraordinary di bidang fiskal, moneter, dan sektor keuangan.

G20 juga dinilai harus menjadi katalis bagi dukungan likuiditas dan restrukturisasi utang bagi negara miskin. Selain itu, juga bagi reaktivasi konektivitas global, khususnya sektor yang mengandalkan pergerakan manusia dan barang, seperti pariwisata dan manufaktur.

“Kerja sama inovasi, teknologi digital dan teknologi hijau, serta peningkatan investasi bagi pertumbuhan yang inklusif dan berkelanjutan, dan dukungan kemitraan global bagi pembangunan negara berkembang,” tegasnya.

Editor: Muhammad Syahran - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Bupati HST Gaungkan Save Meratus di Jakarta
apahabar.com

Nasional

Sultan Kasepuhan Cirebon Arief Natadiningrat Wafat
apahabar.com

Nasional

Finalis Puteri Indonesia Gak Hafal Pancasila, Begini Akibatnya
apahabar.com

Nasional

Hasil Investigasi Kasus Surat Suara Tercoblos di Malaysia Diumumkan Hari Ini
Wabah Covid-19 Global Lampaui China

Nasional

Wabah Covid-19 Global Lampaui China
Kendaraan

Ekbis

Menggiurkan, Indonesia Berpotensi Besar Jadi Produsen Kendaraan Listrik
apahabar.com

Nasional

PDI-P Pantau Hitung Cepat Pilpres 2019 di Kediaman Megawati di Kebagusan
apahabar.com

Nasional

Sah! Dibayar Lunas, Indonesia Resmi ‘Miliki’ Freeport
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com