Diadili, Pemenggal Kepala Ibu Muda di Belda Banjarmasin Polemik Gelar Doktor Kehormatan untuk Paman Birin, Alumnus Tantang Uji Publik! Heboh Narkoba ‘Prangko Dahsyat’ Banjarmasin, BNN Turun Tangan Tarif PCR Turun Jadi Rp300 Ribu, Kadinkes Kalsel: Kita Masih Tunggu Jokowi Pinta Harga PCR Rp 300 Ribu, Banjarmasin Siapkan Sanksi

Polda Metro Jaya Panggil Haris Azhar Terkait Laporan Luhut Pekan Depan

- Apahabar.com     Senin, 4 Oktober 2021 - 21:32 WITA

Polda Metro Jaya Panggil Haris Azhar Terkait Laporan Luhut Pekan Depan

Direktur Eksekutif Lokataru Foundation Haris Azhar. Foto-Antara

apahabar.com, JAKARTA – Penyidik Polda Metro Jaya mengundang Haris Azhar terkait laporan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan.

Tak hanya Haris Azhar, rekannya Fatia Maulidiyanti juga. “Sementara kami rencanakan undang interview terlapor,” kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus seperti dilansir Antara, Senin (5/10).
​​
Yusri mengatakan bahwa saat ini penyidik masih memeriksa saksi dan alat bukti yang ada. Apabila tidak ada hambatan pemeriksaan Haris Azhar dan Fatia Maulidiyanti akan dilaksanakan pekan depan. “Mudah-mudahan minggu depan terlaksana,” ujarnya.

Sebelumnya, Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan melaporkan Haris Azhar dan Fatia Maulidiyanti lantaran peredaran video berjudul “Ada Lord Luhut di Balik Relasi Ekonomi-Ops Militer Intan Jaya” yang diunggah melalui akun Youtube milik Haris Azhar.

Video tersebut membahas laporan sejumlah organisasi termasuk KontraS tentang bisnis para pejabat atau purnawirawan TNI di balik bisnis tambang emas atau rencana eksploitasi wilayah Intan Jaya, Papua.

Laporan Luhut tersebut telah diterima dan terdaftar dengan nomor laporan polisi: STTLP/B/4702/IX/2021/SPKT/POLDA METRO JAYA tertanggal 22 September 2021.

Luhut juga mengingatkan untuk tidak menggunakan dalih kebebasan berekspresi, namun menyusahkan orang lain.

“Ini saya kira penting. Jadi, pembelajaran untuk semua jangan sembarang ngomong. Jangan berdalih hak asasi manusia atau kebebasan berekspresi yang membuat orang lain jadi susah, tidak boleh begitu,” kata Luhut.

Hal itu disampaikan Luhut usai merampungkan klarifikasi oleh penyidik Polda Metro Jaya terkait laporan dugaan pencemaran nama baik dirinya oleh Haris Azhar dan Fatia Maulidiyanti.

Luhut mengungkapkan siapa saja mempunyai hak asasi manusia untuk membicarakan seseorang, namun dia juga mengingatkan bahwa orang yang menjadi bahan pembicaraan juga mempunyai hak asasi manusia yang sama.

“Jadi, jangan mengatakan hak asasi yang ngomong saja, hak asasi yang ‘diomongin’ juga kan ada. Jadi, saya juga tidak ingin anak cucu saya merasa bahwa saya sebagai orang tua, kakek, membuat kecurangan di Papua yang saya tidak pernah lakukan,” ujar Luhut.

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Ekbis

Dua Bulan Pasca Gempa, Pasokan LPG di Palu Berangsur Normal

Nasional

Muhaimin Puji Peran Pesantren Saat Temui Ulama NU di Gorontalo
ETLE

Nasional

Efisiensi Tenaga Polisi, Banyak Lagi Manfaat Besar Tilang Elektronik
apahabar.com

Nasional

Kakanwil: Promosi Asep Tak Berkaitan dengan Penyiraman Air Keras
apahabar.com

Nasional

Tala Siap Jadi Penyuplai Pangan Ibu Kota Baru Indonesia
apahabar.com

Nasional

Bupati Sidoarjo Terjaring OTT KPK
Giant

Nasional

Karyawan Giant Dipastikan Dapat Hak PHK

Nasional

Hipmi dan Hanida Foundation Bantu Pendidikan Warga Terpencil
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com