Dikira Orang Mabuk, Ternyata Api Mengamuk di Komet Banjarbaru Tanpa Naturalisasi, Berikut Pemain Tambahan Timnas Indonesia di Piala AFF 2020 Kartu Prakerja Lanjut di 2022, Anggaran Rp 11 Triliun Disiapkan Nyangkut Jembatan Lagi, Damkar Banjar Turun Tangan Atasi Rumpun Bambu Longsor Kotabaru Tewaskan 4 Warga Maradapan, Cek Faktanya

Polisi Jadi Kontroversi, Kapolri Minta Anggotanya Jaga Emosi

- Apahabar.com     Kamis, 28 Oktober 2021 - 09:46 WITA

Polisi Jadi Kontroversi, Kapolri Minta Anggotanya Jaga Emosi

Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo. Foto-Istimewa

apahabar.com, JAKARTA – Dalam beberapa pekan terakhir, sejumlah perilaku oknum polisi menuai kontroversi di masyarakat.

Terkait hal ini, Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo sampai meminta anggotanya untuk menjaga emosi dalam bertugas.

“Jaga emosi, jangan terpancing, karena emosi yang mudah meledak dan tidak bisa dikontrol tentunya akan mengakibatkan perbuatan yang kita lakukan kemudian tidak terukur,” katanya, dikutip dari CNNIndonesia.

Hal tersebut diungkapkannya saat berbicara dalam penutupan pendidikan Sespimti Polri Dikreg ke-30, Sespimen Polri Dikreg ke-31 dan Sespimma Polri Angkatan 66 di Lembang, Jawa Barat, Rabu (27/10).

Dia menegaskan kepada jajarannya untuk bersikap layaknya pemimpin organisasi yang memahami anggota dan mengayomi masyarakat.

Dalam rekaman video yang diterima, Listyo memberi wejangan kepada para pimpinan menengah kepolisian itu untuk menguasai lapangan, bergerak cepat, inovatif, peka terhadap perubahan situasi, serta berani keluar dari sudut nyaman untuk tahu kesulitan anak buah dan apa yang dirasakan masyarakat.

Listyo menegaskan akan memberi sanksi tegas kepada pimpinan yang tak bisa menjadi teladan bagi jajarannya apabila kedapatan masih melanggar aturan. Menurut Listyo, semua itu dilakukan untuk kebaikan organisasi Korps Bhayangkara.

“Terhadap anggota yang melakukan penyimpangan dan itu berdampak kepada organisasi maka saya minta kepada rekan-rekan jangan ragu melakukan tindakan tegas. Kalau ada yang tidak mampu, kalau tidak mampu membersihkan ekor maka kepalanya akan saya potong. Ini semua untuk kebaikan organisasi,” tegas Listyo.

Sebaliknya, Listyo memastikan Mabes Polri memiliki komitmen untuk memberikan reward bagi personel yang menjalankan tugasnya dengan baik dan bekerja keras untuk melayani serta mengayomi masyarakat.

“Saya dan seluruh pejabat utama memiliki komitmen kepada anggota yang sudah bekerja keras di lapangan, kerja bagus, capek, meninggalkan anak-istri. Akan selalu komitmen berikan reward, kalau saya lupa tolong diingatkan,” ujar eks Ajudan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) itu.

Diketahui dalam beberapa bulan terakhir langkah-langkah polisi yang menjadi oknum dalam tindak profesional maupun melanggar wewenang menyeruak gamblang ke publik dari sejumlah daerah di Indonesia.

Bukan hanya di tingkat anggota berpangkat rendah atau tamtama, ketidakprofesionalan, penyalahgunaan wewenang, dan pelanggaran undang-undang itu pun terjadi hingga tingkat perwira tinggi alias jenderal.

“Dan ini juga berdampak, apalagi rekan-rekan memiliki kewenangan, diberi kewenangan khusus oleh undang-undang,” kata Listyo.

Listyo menegaskan kepada jajaran pimpinan di institusi Polri itu untuk mendorong impelementasi dari semangat Presisi (Prediktif, Responsibilitas, dan Transparansi Berkeadilan). Listyo menyatakan, konsep Presisi akan bisa dirasakan masyarakat dan internal kepolisian, apabila benar-benar diimplementasikan dengan baik.

“Itu yang saya tuangkan dalam konsep Presisi. Bagaimana kita menghadirkan pemolisian yang prediktif, responsibilitas dan mampu melaksanakan semua secara transparan dan memenuhi rasa keadilan. Ini menjadi harapan masyarakat dan tugas rekan-rekan untuk mampu mewujudkan semua ini dari level pemimpin sampai dengan pelaksana,” kata Listyo.

Editor: Puja Mandela - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

KPK Diduga Tangkap Tangan Ketum PPP Romahurmuziy

Nasional

Jadi Pangkostrad, Mayjen Dudung Pernah Lucuti Baliho FPI
apahabar.com

Nasional

Bom Bunuh Diri di Medan, Polda Kalbar Tingkatkan Penjagaan
apahabar.com

Nasional

Langgar Sejumlah Protokol Kesehatan, Pabrik Khong Guan Terancam Ditutup?
rachel vennya

Nasional

Tak Sampai Satu Jam, Rachel Vennya Kumpulkan Rp 100 Juta untuk Korban Bencana Kalsel dan Sulbar

Nasional

Presiden Jokowi Klaim Penuhi Kebutuhan Listrik Jutaan Keluarga

Nasional

350 Juta Rekening Nasabah Sudah Dijamin LPS
apahabar.com

Nasional

Teroris Bogor Target Ledakkan Bom di Depan Gedung KPU Pada 22 Mei
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com