Setelah Viral Kisah Perjuangan Istri Alm Brimob Kalsel Hidupi 8 Anak Banjarmasin Bebas PPKM Level IV, Tracing Covid-19 Kok Turun? Perampokan Bos Emas Banjar-Batulicin: Korban Disekap, Dibacok, Diseret Bak Binatang Obok-Obok Rutan Barabai: Petugas Dites Urine, Temukan Silet hingga Batu Resmi, PPKM Luar Jawa-Bali Diperpanjang 3 Pekan

PPKM Bertahan di Level II, DPRD Banjar Bahas Rencana Pembukaan Ziarah Makam

- Apahabar.com     Senin, 4 Oktober 2021 - 21:56 WITA

PPKM Bertahan di Level II, DPRD Banjar Bahas Rencana Pembukaan Ziarah Makam

Rapat dengar pendapat (RDP) Komisi IV DPRD Banjar bersama Pemkab Banjar, membahas rencana pembukaan wisata religi ziarah makam, di ruang Komisi IV, Senin (4/10). Foto-apahabar.com/Hendra Lianor

apahabar.com, MARTAPURA – Status PPKM di Kabupaten Banjar bertahan pada Level II, Komisi IV DPRD menggelar rapat dengar pendapat (RDP) membahas rencana membuka wisata religi ziarah makam, Senin (4/10).

RDP dihadiri Ahmad Sarwani selaku Ketua Komisi, Wakil Ketua Komisi IV DPRD Banjar, Hj Diah Mihatri Bidaniar, serta anggota H Gusti Abdurrachman, M Zaini dan Muhammad Iqbal.

Dari pihak eksekutif hadir Ketua Dinas Kesehatan (Kadinkes) Banjar sekaligus Juru Bicara Satgas Covid-19 dr Diauddin, serta Kepala BPBD yang juga Sekretaris Satgas Irwan Kumar.

Dalam rapat tersebut mereka sepakat bahwa wisata religi ziarah makam di Kabupaten Banjar boleh dibuka untuk umum, termasuk Sekumpul dan Kalampayan, namun dengan beberapa persyaratan, di antaranya setelah mendapat izin dari pengelola atau ahli waris makam, serta menerapkan protokol kesehatan ketat.

Seperti misalnya Makam Abah Guru Sekumpul. Diungkapkan Diauddin, bahwa pihak Sekumpul sangat ketat urusan protokol kesehatan. Sehingga harus ada kesepakatan terlebih dahulu dengan ahli waris.

“Selama ini di Sekumpul untuk mengikuti kegiatan rutin seperti malam Senin dan malam Jumat, harus ada memegang kartu keanggotaan jemaah. Sehingga benar-benar hanya orang tertentu saja yang boleh masuk,” ujar pejabat kerap disapa Dokter Dia ini.

Sementara dari politisi Golkar Gusti Abdurrachman atau kerap disapa Antung Aman, menginginkan setelah rapat ini mesti ada pertemuan dengan pihak sekumpul membahas hal ini, agar antara pemerintah dan ahli waris mendapat kesepakatan.

Kemudian M Zaini menyarankan, untuk pertemuan dengan pihak Sekumpul, agar pihak eksekutif dan legislatif lah yang datang ke Sekumpul membahas soal pembukaan ziarah makam.

“Intinya, kita masalah tempat boleh di mana saja, namun bukan kita yang meminta agar pihak Sekumpul yang ke sini, tapi kita yang ke sana, terserah saja di mana tempatnya, kita sebagai wakil rakyat harus selalu siap datang hadir,” terang Zaini yang baru sepekan terpilih sebagai Ketua PKB Kabupaten Banjar.

Usai RDP, Ketua Komisi IV DPRD Banjar Ahmad Sarwani menjelaskan, pihaknya tinggal menunggu Pemkab Banjar untuk memfasilitasi pertemuan dengan pihak ahli waris makam terkait rencana pembukaan wisata religi ziarah makam di Kabupaten Banjar.

“Karena leading sector nya ada di Pemerintah Daerah Kabupaten Banjar. Kami berharap pemerintah bisa memfasilitasinya. Busi dengan mengundang pihak ahli waris, atau pihak ahli waris yang mengundang. Kami siap hadir,” terang anggota dewan fraksi NasDem ini kepada wartawan.

Ia berharap, nantinya wisata religi ziarah makam dapat dibuka secara resmi dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.

Sementara, Kepala BPBD Banjar Irwan Kumar menerangkan, gugus tugas siap memberi izin pembukaan ziarah makam asal sudah ada permohonan pihak pengelola dan kesiapan menerapkan protokol kesehatan ketat.

“Jika sudah ada permohonan dari pengelola, kami dari Tim Satgas kemudian mengadakan rapat dengan mengundang pihak pepengelo, nantinya juga kita tinjau ke lapangan, tempat cuci tangannya di mana, kapasitas berapa mampunya menampung, dan pakai masker semuanya,” terang Irwan Kumar kepada wartawan.

Ia menambahkan, jika nantinya wisata religi dibuka untuk umum, Tim Satgas Covid-19 tidak ingin adanya penambahan kasus baru. Oleh karenanya, protokol kesehatan ketat harus benar-benar diterapkan.

“Kami tidak menginginkan kembali naik ke PPKM level 3 lagi, bahkan kalau bisa dapat turun ke Level I. Makanya vaksinasi sekarang ini terus dilakukan,” pungkasnya.

Editor: Aprianoor - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

PSBB di Banjarmasin, Sejumlah Masjid Tetap Gelar Salat Ied
apahabar.com

Kalsel

500 Paket Sembako Murah di Tanjung Pagar Diserbu Pembeli

Kalsel

Ngeri! 7 Ular Berkeliaran di Rumah Warga Banjarmasin, Empat Ekor Jenis Kobra
apahabar.com

Kalsel

Galang Bantuan Swadaya Masyarakat, Pemkot Rehab Rumah ‘Ambruk’ Nenek Sabariah
apahabar.com

Kalsel

Hari Kemerdekaan RI, Pemkab Tabalong Hanya Turunkan 4 Pengibar Bendera
apahabar.com

Kalsel

Waspada Potensi Hujan di 10 Wilayah Kalsel Hari Ini
apahabar.com

Kalsel

Dukung Sektor Pariwisata, APJI Kalsel Ingin Terlibat
Banjarmasin

Kalsel

Ultah Corona, Bisnis Perhotelan di Banjarmasin Naik-Turun Digoyang Pandemi
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com