Jembatan Alalak Megaproyek Terakhir Kalsel? Habib Banua: Dirjen Permalukan Presiden Gara-Gara Ratusan Ribu, Istri di Kandangan Coba Akhiri Hidup Terapkan PPKM Level II, Pasien Covid-19 Tanbu Kini Tersisa 11 Orang Detik-Detik Laka Maut Sepagar Kotabaru yang Tewaskan Reski dan Ibunya Kabar Duka, Mantan Atlet Panahan Putri Andalan Kalsel Tutup Usia

PPKM di Banjarbaru Turun ke Level II, PTM Jadi Prioritas

- Apahabar.com     Selasa, 5 Oktober 2021 - 12:47 WITA

PPKM di Banjarbaru Turun ke Level II, PTM Jadi Prioritas

Wali kota Banjarbaru. Foto-dok. apahabar.com

apahabar.com, BANJARBARU – Sah, Kota Banjarbaru menyandang status PPKM level II. Hal itu tertulis dalam Inmendagri terbaru No 48 tahun 2021.

Disampaikan, kepada Gubernur Kalsel dan Bupati/Wali Kota bahwa Banjarbaru masuk dalam salah satu Kota di Kalsel yang berstatus PPKM level II.

Juga disebutkan, pada Kabupaten dan Kota dengan PPKM Level 2 dan Level 1 menerapkan pengaturan PPKM dengan kriteria zonasi Hijau dan Kuning, ketentuan pelaksanaan kegiatan belajar mengajar di Sekolah, Perguruan Tinggi, Akademi, serta Tempat Pendidikan/Pelatihan dilaksanakan sesuai dengan pengaturan teknis dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi dengan penerapan protokol kesehatan secara lebih ketat.

Seperti diketahui, menurut peta risiko Covid-19 Satgas Covid-19 pusat, Banjarbaru termasuk dalam zona kuning.

Berubahnya status level PPKM di Banjarbaru dari IV ke II, tentu menjadi kebanggaan tersendiri khususnya bagi Pemerintah Kota, dimana Wali Kota M Aditya Mufti Ariffin mengaku bersyukur atas capaian tersebut.

“Alhamdulillah semua indikator menunjukan perbaikan, kasus aktif pun per Senin kemarin hanya 31 kasus aktif. Semoga hal ini menjadi pertanda perbaikan keadaan Kota Banjarbaru terutama perkonomian,” ujar Ovie sapaan akrabnya.

Namun ia menegaskan untuk seluruh warga Banjarbaru agar tidak abai dan tetap mentaati protokol kesehatan.

“Dan yang pasti protokol kesehatan harus tetap dijalankan, jangan sampai terjadi lonjakan kembali,” tegasnya.

Pemkot, sebutnya, akan menerapkan kebijakan-kebijakan yang berkaitan dengan pelaksanaan kegiatan masyarakat, seperti kegiatan Pembelajaran Tatap Muka (PTM).

“PTM akan menjadi prioritas untuk segera dilaksanakan karena salah satu yang menjadi aspirasi warga adalah pelaksanan PTM,” jelasnya.

Namun, PTM akan dilaksanakan kepada sekolah-sekolah yang dianggap telah memenuhi persyaratan, dari sisi penerapan protokol kesehatan, vaksinasi kepada siswa dan guru serta aspek lainnya.

“Kita tidak menginginkan bahwa PTM ini malah akan menimbulkan permasalahan baru dengan timbulnya cluster sekolah seperti yang terjadi di daerah lain,” tuntasnya.

Editor: Muhammad Bulkini - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Banjarbaru

Penegakan PPKM Level IV Efektif Hari Ini, Siapkan Ini Melintasi Banjarbaru

Banjarbaru

Siang Bolong, Api Lahap Satu Rumah di Karang Anyar Banjarbaru

Banjarbaru

Dua Pengedar Sabu di Banjarbaru Dibekuk Polisi, Belasan Gram Diamankan

Banjarbaru

Manusia Gerobak Mulai Bermunculan Jelang Ramadan, Begini Sikap Pemkot Banjarbaru

Banjarbaru

Pendaftaran CPNS dan PPPK Banjarbaru Berakhir, Ini Formasi Favorit dan Sepi Pelamar

Banjarbaru

Presiden Gerakan Kaos Hitam Tuding Ketua DPRD Banjarbaru Plin-Plan
Ilustrasi. Foto-Istimewa

Banjarbaru

Banjir di Banjarbaru, DPRD: Periksa Bangunan Penghambat Sungai

Banjarbaru

Wali Kota Banjarbaru Minta Seluruh Kepala SKPD Bikin Akun Facebook dan Instagram
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com