Banjir di Kalteng, Bupati Kapuas Ungkap Penyebabnya Tepat di Hari Menanam Pohon Indonesia, HST Dilanda Musibah Banjir Siaga 1! 10 Desa di 3 Kecamatan HST Banjir, Tagana Kalsel Terjun ke Lokasi Banjir Meluas ke Pusat Kota HST, Diprediksi Puncak Air Naik Tengah Malam Pascabanjir Palangka Raya, Warga Tumbang Tahai Gotong Royong Perbaiki Jalan Rusak

Pria di Banjarmasin Puluhan Tahun Hidup bareng Sampah, Hoarding Disorder?

- Apahabar.com     Selasa, 26 Oktober 2021 - 11:53 WITA

Pria di Banjarmasin Puluhan Tahun Hidup bareng Sampah, Hoarding Disorder?

Irian (58) warga Kelurahan Telawang, Banjarmasin Barat, Kota Banjarmasin sudah puluhan tahun hidup dengan sampah. apahabar.com/Bahaudin

apahabar.com, BANJARMASIN – Umumnya orang mendambakan hidup yang bersih. Namun lain halnya dengan Irian (58) warga Kelurahan Telawang, Banjarmasin Barat, Kota Banjarmasin.

Pria paruh baya tersebut telah hidup bersama tumpukan sampah selama 20 tahun.

Kelilingan sampah tersebut menemani Irian sejak dirinya menetap di rumah berbahan kayu tersebut.

Sampahnya dominan berbahan plastik yang sengaja dikumpulkan Irian. Pria tunanetra tersebut biasa mengumpulkan sampah sampah dari rumah warga sekitar.

“Plastik kresek ya juga. Semua jenis plastik pokoknya yang banyak,” ujar Ketua RT 23, Markhan, Selasa (26/10).

Olehnya, sampah plastik yang dikumpulkannya langsung diikat ke sebuah karung sehingga tidak menimbulkan bau menyengat.

Tumpukan karung sampah tersebut sangat tak lazim, belakangan ikut mengganggu warga sekitar.

Warga setempat pun berinisiatif membersihkan tumpukan sampah di rumah Irian ke Tempat Pembuangan Sampah (TPS) beberapa waktu lalu.

Ide gotong royong warga tersebut ternyata tidak berujung baik. Irian, lanjut dia, sempat melakukan penolakan sampahnya diangkut.

“Betul, tapi karena kita pakai bahasa isyarat, akhirnya dia mau pindah,” Imbuhnya.

Namun, Irian tetap melakukan aktivitas serupa. Dirinya masih mengumpulkan sampah plastik dan ditaruh di tempat tinggalnya.

“Masih, emang rutinitasnya. Tapi kalau warga tidak sibuk, biasanya minggu kami gotong royong membersihkan,” pungkasnya.

Parahnya, Irian beraktivitas selalu dikelilingi tumpukan sampah. Tidak kecuali memasak.

Irian, kata dia juga tidak menerima bantuan makanan siap saji oleh warga sekitar. Dia hanya menerima uluran tangan cukup bahan pokok.

“Kadang minder menerima bantuan dan dikasih uang. Kalau dari pemerintah belum ada, tapi tenaga ada,” tuturnya.

Kondisi Irian sejatinya bisa dikaitkan sebagai gangguan penimbunan atau hoarding disorder.

Hoarding Disorder

Hoarding disorder sendiri merupakan gangguan mental yang ditandai dengan kegemaran seseorang menimbun atau menyimpan barang-barang secara berlebihan.

Sebagaimana dikutip dari laman Psychiatry, orang dengan hoarding disorder kesulitan untuk menyingkirkan atau berpisah dengan benda apa pun yang ada di sekitarnya.

Namun, menimbun dalam kerangka hoarding disorder berbeda dengan kegemaran untuk mengumpulkan barang-barang tertentu seperti yang dilakukan para kolektor.

Pada orang dengan hoarding disorder, penimbunan sering kali dilakukan secara acak dan sembarangan. Ada yang merasa barang tersebut berguna di masa depan, ada pula yang merasa tumpukan barang membuat mereka merasa aman.

Dikutip dari WebMD, hoarding disorder termasuk dalam kategori gangguan mental yang langka. Secara global, hanya 2-5 persen orang didiagnosis memiliki hoarding disorder.

Beberapa penelitian menyebut buat beberapa orang dengan hoarding disorder parah jadi bentuk lain dari obsessive-compulsive disorder (OCD). Studi lain menyebut hoarding disorder bisa berhubungan dengan ADHD atau demensia.

Editor: Fariz Fadhillah - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Mantan Bupati HST H Harun Nurasid Tutup Usia

Kalsel

Kasus Jasad Terlilit Rumput di Banjarmasin, Kepolisian Saling Lempar
apahabar.com

Kalsel

Peringati Hari Sumpah Pemuda, Ribuan Pemuda Banua Senam Masal
apahabar.com

Kalsel

Sukamta Imbau Desa Menganggarkan Pembinaan Generasi Alquran
Syekh Asal Syu'bah

Kalsel

Setelah Kontrak Berakhir di Timur Tengah, Syekh Asal Syu’bah Ingin Pulang ke Banua

Kalsel

Sekolah Tatap Muka, Menunggu ‘Gong’ Plt Wali Kota Banjarmasin
apahabar.com

Kalsel

Sampah Pasca-Haul Diprediksi Sampai 700 Ton
apahabar.com

Kalsel

Jelang HUT PMI ke-70, Duta Mall Banjarmasin Gelar Baksos Donor Darah
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com