Rangkaian Hari Menanam Indonesia, Wali Kota dan DLH Banjarbaru Tanam Ribuan Pohon Ternyata Rumah Ambruk di Gatot Subroto Banjarmasin tidak Kantongi IMB Kebanjiran Terus, Kalsel Siapkan Megaproyek Kolam Regulasi, Wabup HST Bantah Ilegal Logging Pertama di Kalsel, Kota Banjarbaru Capai Target Vaksinasi 70 Persen Korupsi Bupati HSU: KPK Periksa 2 Saksi Siang Ini

Resmi, Masjid Al-Jihad Banjarmasin Lepas Tanda Pembatas Saf Salat

- Apahabar.com     Senin, 18 Oktober 2021 - 08:54 WITA

Resmi, Masjid Al-Jihad Banjarmasin Lepas Tanda Pembatas Saf Salat

Masjid Al-Jihad Banjarmasin kembali merapatkan saf salat berjemaah. Stiker-stiker atau tanda pembatas jarak atau physical distancing dilepas. Foto ilustrasi: Kapanlagi

apahabar.com, BANJARMASIN – Setelah sekian lama, pengurus Masjid Al-Jihad Banjarmasin kembali merapatkan saf salat berjemaah. Stiker-stiker atau tanda pembatas jarak atau physical distancing dilepas.

“Kemarin waktu asar saya bertemu dengan pengurus dan mereka mengusulkan dengan sederet pertimbangan,” ujar Pembina Takmir Masjid Al-Jihad, Taufik Hidayat dihubungi apahabar.com, Senin (18/10) pagi.

Alhasil, jemaah terpantau sudah mulai merapatkan saf perdana mereka saat salat bersama Senin subuh tadi.

“Merapatkan dan meluruskan saf dalam salat berjemaah sebagai bagian dari sunah,” terangnya.

Kendati begitu, Taufik meminta jemaah tetap menggunakan masker dan rutin mencuci tangan mengingat pandemi belum berakhir.

Keputusan utama untuk kembali merapatkan saf, kata Taufik, berdasar dari banyaknya permintaan jemaah.

“Kami juga melihat kondisi di Mekah dan Madinah yang mulai kemarin tidak ada lagi pembatasan jarak saf,” ujarnya.

Selain itu, pihaknya juga mengamati situasi rumah sakit di Banjarmasin yang kini tidak ada lagi merawat pasien Covid-19.

Dan pemerintah yang mulai mengizinkan aktivitas warga, termasuk izin acara-acara yang mengumpulkan orang banyak.

“Sejak awal Oktober ini, tidak ada lagi jenazah Covid-19 yang disalatkan sejak awal Oktober.

“Dalam Oktober ini tidak ada lagi jenazah pasien Covid-19 yang disalatkan,” ujarnya.

Kondisi demikian kontras dengan sebelumnya. Sampai September kemarin, Al-Jihad menjadi salah satu masjid tersibuk yang tiap harinya menyalatkan jenazah Covid-19.

Informasi tambahan, sejak Januari hingga Agustus 2021, masjid berusia 52 tahun ini sudah menyalatkan sebanyak 970 jenazah. Jumlah yang jauh lebih banyak dari tahun sebelumnya yakni 515 jenazah.

Penerapan protokol kesehatan ketat di Masjid Al Jihad Banjarmasin diberlakukan sejak pembatasan sosial berskala besar (PSBB), Mei 2020.

Saat adanya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), masjid di Jalan Cempaka itu juga masuk dalam rumah ibadah percontohan penerapan ibadah sesuai Prokes.

Dimintai pendapatnya, anggota tim pakar Covid-19, Universitas Lambung Mangkurat, Hidayatullah Muttaqin meminta masyarakat tetap waspada mengingat pandemi belum berakhir.

“Tetap prokes, kasus memang sudah sangat menurun tetapi jika kita lalai, penularan bisa meningkat kembali,” ujar Taqin, dihubungi terpisah.

Di Masa Pandemi, Masjid Al Jihad Banjarmasin Sudah Salatkan Hampir Seribu Jenazah

Editor: Fariz Fadhillah - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Wali Kota Banjarmasin

Banjarmasin

SE Wali Kota Banjarmasin, Panitia Kurban Jangan Gunakan Kantong Plastik
Banjarmasin

Banjarmasin

Echa Si Putri Tidur Banjarmasin Akhirnya Sadarkan Diri
Almazaya

Banjarmasin

Keren! Al-Mazaya Islamic School Tetap Berprestasi di Tengah Pandemi Covid-19

Banjarmasin

Unik! Pengunjung Pasar di Banjarmasin Bisa Divaksin Sambil Berbelanja
Pohon Pisang

Banjarmasin

Protes Jalan Rusak, Warga Cemara Ujung Banjarmasin Tanam Pohon Pisang
Was-was Banjir

Banjarmasin

Was-was Banjir, Ibnu Sina Berharap Curah Hujan Tinggi Tak Dibarengi Air Laut Pasang
PPKM Level II

Banjarmasin

PPKM Level II Banjarmasin, Tingkat Okupansi Hotel Mulai Naik
Remaja Tenggelam

Banjarmasin

Akhirnya, Remaja Handil Bakti Batola Tenggelam di Sungai Awang Banjarmasin Ditemukan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com