Jurkani Dibacok, Tim Macan Kalsel Turun Gunung Advokat Jurkani Dibacok OTK di Angsana Menguji Klaim Jembatan Sei Alalak Antigempa hingga Tahan Seabad Gara-Gara Ratusan Ribu, Istri di Kandangan Coba Akhiri Hidup Dari Viralnya Aksi Istri di Kandangan Coba Akhiri Hidup, Ketahanan Keluarga Kian Rentan

Sah! Desa Asam HSS sebagai Kampung Haruan Satu-satunya di Indonesia

- Apahabar.com     Rabu, 13 Oktober 2021 - 13:38 WITA

Sah! Desa Asam HSS sebagai Kampung Haruan Satu-satunya di Indonesia

Pencanangan Kampung Gabus Haruan Desa Asam Kecamatan Sungai Raya, HSS. Foto-apahabar.com/Nuha

apahabar.com, KANDANGAN – Pemerintah daerah secara resmi telah mencanangkan Desa Asam, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) sebagai Kampung Gabus Haruan, wilayah pembudidaya ikan air tawar kearifan lokal, Rabu (13/10).

Pertama kalinya di Provinsi Kalimantan Selatan, pencanangan yang dilakukan Pemerintah Kabupaten HSS ini selaras program nasional oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan.

Bahkan, Kampung Gabus Haruan yang berada di Desa Asam Sungai Raya juga satu-satunya terdapat di Indonesia.

Kepala Balai Perikanan Budidaya Air Tawar (BPBAT) Mandiangin Andi Artha Donny mengatakan bahwa ikan gabus atau haruan merupakan salah satu penyumbang inflasi.

“Selama ini untuk memenuhi kebutuhan ikan haruan hanya dilakukan dengan menangkap di alam liar,” kata Andi Artha Donny.

Oleh karenanya, kesadaran masyarakat perlu ditingkatkan supaya keberlangsungan hidup atau lingkungan ikan haruan terus ada melalui pencanangan Desa Gabus Haruan.

Sebagai bentuk dukungan pencanangan tersebut, BPBAT Mandiangin Kalimantan Selatan membangun teknik diseminasi model budidaya ikan haruan.

Media budidaya menggunakan kolam terpal dilakukan secara berjenjang, kelompok penyedia benih ikan haruan membesarkan selama kurang lebih 4 bulan untuk proses panen.

Selanjutnya kelompok atau masyarakat lain yang membeli bisa melanjutkan pembesaran hingga usia dewasa sesuai kebutuhan pasar.

“Pertama kita harapkan tidak bergantung dengan alam, kemudian bisa menciptakan lapangan kerja baru dan menjamin ketersediaan ikan haruan,” terangnya.

Meski kolam terpal di Kampung Gabus Haruan tak sampai 30 unit, namun diperkirakan bisa menghasilkan 300 ribu ekor setiap tahun.

Andi Artha Donny melanjutkan, rencananya Kampung Gabus Haruan Desa Asam Sungai Raya HSS juga sebagai tempat pelatihan bagi masyarakat.

“Kita harapkan ini sebagai langkah awal untuk mengembangkan budidaya ikan haruan agar produksinya lebih tinggi lagi,” pungkasnya.

Terpisah, Bupati HSS Achmad Fikry mengungkapkan bahwa kabupaten tetangga sudah mulai berminat membeli ikan haruan sebelum Kampung Gabus Desa Asam dicanangkan.

“Kabupaten lain ada yang pesan, sudah banyak yang mulai melirik budidaya ikan haruan kita,” jelas Bupati Achmad Fikry.

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

HSS

DWP Setda HSS Peduli, Berbagi Sembako Untuk Lansia dan Warga Kurang Mampu

HSS

Antusias Disuntik, Bupati HSS: Masyarakat Sudah Sadar untuk Divaksin
apahabar.com

HSS

Achmad Fikry Kopi Darat dengan Pendengar Setia ‘Bupati Menjawab’
apahabar.com

HSS

Bupati HSS Terus Perjuangkan Nasib Guru Honorer
apahabar.com

HSS

Khataman Al Quran ASN Kecamatan Simpur, Tradisi Baca Ayat Suci Sebelum Bekerja Minimal 5 Menit di HSS
apahabar.com

HSS

Hari Ketiga SKB CPNS HSS, 4 Orang Tidak Hadir
apahabar.com

HSS

Wabup HSS Serahkan Sapi Kurban di Masjid Ibrahim Daha Utara
apahabar.com

HSS

Pemkab HSS Gandeng Pengusaha Sukseskan Gerakan Sejuta Masker
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com