Heboh! Polisi Kotabaru Gerebek Perusahaan Jasa Penagih Hutang Pinjol Setelah DMI Kalsel, Giliran Satgas Soroti Saf Rapat Al-Jihad Status PPKM Kotabaru Naik Level 3, Kadinkes Beberkan Penyebabnya Jelang Peresmian, Penutupan Total Jembatan Sei Alalak Tunggu Instruksi Paspampres Viral! Video Sepasang Muda-Mudi Diduga Berbuat Mesum, Polres HST Turun Tangan

Satreskrim Polres Tanbu Masih Selidiki Pelaku Pembuangan Bayi di Simpang Empat

- Apahabar.com     Rabu, 6 Oktober 2021 - 14:51 WITA

Satreskrim Polres Tanbu Masih Selidiki Pelaku Pembuangan Bayi di Simpang Empat

Kasat Reskrim Polres Tanah Bumbu, Iptu Wahyudi Erpan. Foto-apahabar.com/Syahriadi.

apahabar.com, BATULICIN – Satreskrim Polres Tanah Bumbu masih menyelidiki pelaku pembuangan bayi di Kelurahan Tungkaran Pangeran, Kecamatan Simpang Empat.

“Kita masih selidiki siapa pelakunya,” ungkap Kapolres Tanah Bumbu, AKBP Himawan Sutanto Saragih, melalui Kasat Reskrim, Iptu Wahyudi Erpan, saat dikonfirmasi apahabar.com, Rabu (6/10).

Kasat mengatakan pihaknya masih mendalami informasi-informasi dari masyarakat, karena TKP penemuan bayi berada di pesisir pantai, sehingga cakupan wilayah untuk penyelidikan luas.

“Doakan saja, mudah-mudahan cepat terungkap,” ucapnya.

Sebelumnya, warga Kelurahan Tungkaran, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Tanah Bumbu, dibuat geger atas penemuan mayat bayi, Jumat (24/9) lalu.

AKBP Himawan Sutanto Saragih, melalui Kasi Humas, AKP H I Made Rasa, didampingi Kasat Reskrim, Iptu Wahyudi, menjelaskan awalnya bayi ditemukan oleh warga di pesisir pantai ujung Pasar Ampera tembusan ke Gang Kebanjiran RT 18 Kelurahan Tungkaran Pengeran.

Mayat bayi laki -laki ditemukan terapung lengkap dengan ari-ari, diduga sengaja dibuang.

AKP Made mengatakan saat itu Burhan (saksi) sedang memompa air yang masuk di kapalnya dan melihat benda mencurigakan mirip bayi manusia.

Selanjutnya saksi mendekati dan memanggil temannya yang bernama Hendra dan langsung mengangkat mayat bayi tersebut dan meminta bantuan masyarakat sekitar.

“Menurut keterangan hasil visum perkiraan jenazah bayi sudah meninggal selama 2 hari,” terang Made.

Made menuturkan perkiraan bayi lahir dalam kondisi normal dan diperkirakan dibuang setelah dilahirkan.

“Kulitnya sudah mengelupas karena sudah busuk. Tidak ada tanda-tanda kekerasan,” ujarnya.

Diketahui bayi tersebut berjenis kelamin laki-laki dengan panjang bayi 50 sentimeter.

Editor: Muhammad Bulkini - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

sekolah Adiwiyata

Tanah Bumbu

DLH Tanbu Siapkan 24 Sekolah Menuju Adiwiyata 2021

Tanah Bumbu

Sebagian Wilayah di Simpang Empat Tergenang, Kadis PUPR Tanbu Turun ke Lapangan
Covid-19 Tanbu

Tanah Bumbu

Update Covid-19 Tanbu: Sembuh 18 Orang, Positif 7
apahabar.com

Tanah Bumbu

Blue Sky Reggae Manjakan Pengunjung Temu Kopi Batulicin

Tanah Bumbu

Sebagian Wilayah Tanbu Tergenang Akibat Hujan Deras, Sistem Drainase Disorot Warga
Balai Litbangkes

Tanah Bumbu

Balai Litbangkes Tanbu Hanya Periksa Swab PCR Sampel Faskes
Satgas Covid-19 Tanbu

Tanah Bumbu

Satgas Covid-19 Tanbu Bagikan Masker Gratis untuk Jemaah Salat Jumat

Kalsel

Tak Miliki Buku Nikah, Ratusan Pasang Suami Istri di Tanbu Ikut Isbat Nikah
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com