Armada Batu Bara Nebeng Fasum, Puluhan Pemuda Kotabaru Turun ke Jalan Megaproyek 4 Smelter Haji Isam, Prof Mutia Bilang Begini  Kata Pemprov Soal Megaproyek 4 Smelter Haji Isam di Kalsel Bersih-bersih Badut Jalanan di Kapuas, Satu dari Banjarmasin Terjaring Resmi Dubes, Pengganti ‘Urang Banua’ Jadi Jubir Jokowi Masih Tanda Tanya

Sederet Alasan yang Bikin SMAN 5 Banjarmasin Belum Gelar PTM, Tak Hanya PPKM

- Apahabar.com     Selasa, 5 Oktober 2021 - 17:31 WITA

Sederet Alasan yang Bikin SMAN 5 Banjarmasin Belum Gelar PTM, Tak Hanya PPKM

Bukan hanya PPKM, ada sederet kendala menggelar pembelajaran tatap muka di SMAN 5 Banjarmasin. apahabar.com/Riki

apahabar.com, BANJARMASIN – Selain PPKM level 4, sederet persyaratan membuat SMA Negeri 5 Banjarmasin terkendala dalam menggelar Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas.

Untuk diketahui, SMAN 5 Banjarmasin masuk dalam daftar 30 sekolah piloting di Kalsel yang melaksanakan PTM terbatas untuk tahap pertama.

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalsel telah mengintruksikan 30 sekolah piloting untuk menggelar PTM terbatas mulai 4 Oktober 2021.

Namun, sederet syarat wajib dipenuhi sekolah. Mulai dari protokol kesehatan, vaksinasi, siswa-tenaga pendidik harus melakukan rapid tes antigen hingga berada di wilayah PPKM level 1-3.

Kepala SMAN 5 Banjarmasin, Mukhlis Takwin mengaku tetap manut terhadap instruksi sesuai SE nomor 005/2234/Set/Dikbud. Alhasil, pihaknya mesti menahan diri terlebih dahulu dalam menggelar PTM terbatas.

“Kita mengikuti saja apa yang menjadi ketentuan Pemprov atau Disdikbud Kalsel,” ucapnya kepada apahabar.com, Selasa (5/10).

Saat ini, dia bilang SMAN 5 Banjarmasin sedang berupaya melengkapi sejumlah persyaratan untuk bisa menggelar PTM terbatas. Seperti misalnya soal vaksinasi.

Mukhlis berkata hari ini pihaknya menyiapkan sebanyak 550 siswa untuk mendapatkan vaksin.

Vaksinasi ini dilaksanakan bekerjasama dengan, Polda Kalsel yang juga menyasar masyarakat umum.

“Terdata sebelumnya yang sudah vaksin di luar sekolah ada 300 siswa, hari ini target kami semua siswa bisa divaksin,” ujarnya.

Dia mengungkapkan ada beberapa siswa yang masih belum bisa mendapatkan vaksin, lantaran terkendala Nomor Induk Kependudukan (NIK).

Sejumlah siswa tak bisa registrasi karena NIK-nya bermasalah. Tapi Mukhlis menyatakan sudah berkoordinasi dengan Disdukcapil Kota Banjarmasin.

Selain itu, syarat permintaan rapid tes antigen terhadap siswa juga menurutnya jadi kendala.

“Termasuk juga syarat rapid tes antigen yang belum kami laksanakan, namun saat ini sedang dikoordinasikan,” pungkasnya.

Editor: Fariz Fadhillah - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Pilkada 2020, Kajati Kalbar Siap Turunkan Jaksa Terbaik

Kalbar

Pilkada 2020, Kajati Kalbar Siap Turunkan Jaksa Terbaik
Kapal

Kalbar

Kapal Tenggelam di Kalbar, 21 Nelayan Ditemukan Tewas
apahabar.com

Kalbar

Masyarakat Singkawang Diimbau Tak Terpancing Isu Aksi 22 Mei
apahabar.com

Kalbar

Kemendikbud Diminta Kaji Kembali Sistem Zonasi PPDB
apahabar.com

Kalbar

Gubernur Kalbar Siapkan Bonus Rp 10 Juta Bagi Peserta UN Peraih Nilai 10
Warga Batang Lupar Geger Mayat Wanita Dalam Karung

Kalbar

Warga Batang Lupar Geger Mayat Wanita Dalam Karung
memancing

Kalbar

Niat Memancing Ikan, Warga Kotawaringin Barat Pulang Bawa Buaya Ganas
Wabup Sintang

Kalbar

Kabar Duka, Wabup Sintang Kalbar Meninggal Dunia
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com