Grand Launching RSI Sultan Agung Banjarbaru, Terapkan Layanan Bersyariat Islam Via Jamela, KPK Dalami Keperluan Pribadi Bupati HSU 5 Kali HST Diterjang Banjir, Mitigasi Mestinya Dicermati Pemkab Bukan Pepesan Kosong, Kades Se-Amuntai Sweeping Truk Conch! Ssttt! Wanita di Pusaran Bupati HSU Diperiksa KPK Lagi

Sederet Fakta Terbaru Hewan Purba di Waduk Saguling

Sederet fakta baru ditemukan dari penelitian fosil hewan purba di Pulau Sirtwo. Tulang belulang hasil temuan di tengah Waduk Saguling
- Apahabar.com     Senin, 18 Oktober 2021 - 13:12 WITA

Sederet Fakta Terbaru Hewan Purba di Waduk Saguling

Tim peneliti ITB berhasil menemukan fakta keberadaan hewan purba dalam penelitian fosil di Pulau Sirtwo yang berada di tengah Waduk Saguling, di Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat. Foto: Humas ITB via Antara

apahabar.com, JAKARTA – Sederet fakta baru ditemukan dari penelitian fosil hewan purba di Pulau Sirtwo. Tulang belulang hasil temuan di tengah Waduk Saguling, di Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat.

Penemuan berawal dari penelitian tim dari Program Studi Teknik Geologi Institut Teknologi Bandung (ITB) berdasar laporan masyarakat.

Selama kegiatan survei, tim melakukan pengamatan di 17 titik di sepanjang Pulau Sirtwo.

Tim berhasil memverifikasi bahwa tulang yang ditemukan pada batuan di sepanjang pulau merupakan fosil, bukan hewan yang sifatnya modern dan kontemporer hari ini.

“Fosil-fosil yang ditemukan di permukaan dan juga yang telah terekspos kemudian diangkat dan disimpan oleh pihak yang berwenang di lokasi. Berdasarkan temuan tersebut, tim berhasil mengidentifikasi fosil-fosil yang telah dikumpulkan,” papar Paleontologi dan Geologi Kuarter, Fakultas Ilmu dan Teknologi Kebumian (FITB) Mika Rizki Puspaningrum, Senin (18/10) dalam siaran persnya.

Adapun, fosil-fosil yang ditemukan berasal dari kelompok Bovidae (sapi, kerbau dan banteng), Cervidae (kelompok rusa) dan Elepha maximus (gajah).

Kronologi penemuan fosil bermula pada 2020 beberapa warga lokal mengembangkan objek wisata Pulau Sirtwo, pulau-pulau di sekitar Bendungan Saguling, yang dulunya dimanfaatkan warga untuk menambang pasir.

Ia menuturkan sudah dilakukan beberapa kali wisata terbatas ke sana dan awalnya wisata yang ada hanya susur perahu, foto-foto di pinggir danau, dan ke menara Sirtwo.

Sambil mengeksplorasi pulau, Rizky seorang penggiat pemandu Geowisata mendapatkan laporan dari warga sekitar bernama Jahidin mengenai batuan yang seperti tulang.

Kemudian ia mengecek ke lapangan, lalu mengambil beberapa foto. Foto tersebut disampaikan kepada salah satu anggota tim, yang kemudian berinisiatif untuk mengecek lokasi tersebut untuk melakukan verifikasi temuan warga.

Survei dilakukan pada dua hari berbeda yaitu Minggu, 10 Oktober dan Jumat, 15 Oktober 2021 yang melibatkan Alfend Rudyawan (KK Geodinamika dan Sedimentologi), Astyka Pamumpuni (KK Geologi Terapan), Sukiato Khurniawan (Dosen Prodi Geologi Universitas Indonesia, Alumni T. Geologi ITB angkatan 2011) dan Alfita Handayani (Dosen T. Geodesi ITB).

Tim yang bekerja sama dengan Museum Geologi ini juga melakukan ekskavasi terhadap tulang kaki depan gajah yang telah terbuka dan mengalami kerusakan yang cukup parah.

Maka dari itu Tim ITB berinisiatif untuk melindungi fosil tersebut dengan cara membungkusnya dengan gips untuk kemudian dapat diangkat dan diteliti lebih lanjut.

“Selain paleontologi, tim juga akan mengembangkan penelitian pada aspek geologi secara menyeluruh, meliputi kajian stratigrafi, umur dan lingkungan purba,” kata Mika.

Tinjauan lebih mendalam mengenai fosil-fosil tersebut serta tindak lanjut terhadap pengelolaan pulau perlu dilaksanakan secara kolaboratif antara tim ITB dengan warga pengelola Pulau Sirtwo, PT Indonesia Power Saguling (sebagai pengelola wilayah), TACB KBB, Disparbud KBB, PGWI, Museum Geologi Bandung, Pemerintah Kecamatan Cipongkor, Masyarakat Geowisata Indonesia dan DPC HPI KBB.

Editor: Fariz Fadhillah - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Gempa M 5,7 Guncang Bengkulu, Warga Ketakutan
apahabar.com

Nasional

Hari Ini, Sri Mulyani Jadi Orang Pertama ke Istana
apahabar.com

Nasional

Taufik Arbain : Wajar Mardani H Maming Masuk Kabinet Jelang Era Bonus Demografi

Nasional

Malam Ini, Puncak Hujan Meteor Geminid
apahabar.com

Nasional

Habib Aboe Bakar Siap Jamin Penangguhan Penahanan Rizieq
apahabar.com

Nasional

Edo TS Meninggal, Baim Wong Sempat Tak Percaya
apahabar.com

Nasional

BPN Diminta Paparkan Bukti, Pengamat: Salah Hitung, atau Sengaja Dicurangi
apahabar,com

Nasional

Sudah Punya 5, Gubernur Tolak Usulan Mobdin Baru
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com