Tepat di Hari Menanam Pohon Indonesia, HST Dilanda Musibah Banjir Siaga 1! 10 Desa di 3 Kecamatan HST Banjir, Tagana Kalsel Terjun ke Lokasi Banjir Meluas ke Pusat Kota HST, Diprediksi Puncak Air Naik Tengah Malam Pascabanjir Palangka Raya, Warga Tumbang Tahai Gotong Royong Perbaiki Jalan Rusak Banjir Kiriman Tiba di Kandangan, Bhalink-bhalink Rescue Bantu Evakuasi Warga

Sembur Warga di Martapura, Benarkah Kobra Takut dengan Garam?

- Apahabar.com     Selasa, 26 Oktober 2021 - 15:20 WITA

Sembur Warga di Martapura, Benarkah Kobra Takut dengan Garam?

Kepala UPT Damkar Banjar, Gusti Yudhi memegang ular tidak berbisa saat mengikuti pelatihan penanganan ular dari Yayasan Sioux Ular Indonesia, di Banjarmasin, Minggu (10/10) tadi. Foto-istimewa

apahabar.com, MARTAPURA – Teror ular kobra menghantui warga di sejumlah wilayah Martapura, Kabupaten Banjar. Ular berbisa ini bahkan sampai memasuki rumah warga.

Terbaru kobra berjenis naja sputatrix masuk ke sebuah ruko, di Jalan Veteran Sungai Sipai, Martapura, Sabtu (23/10).

Korban sampai terkena semburan bisa ular bagian mata kiri hingga dilarikan ke rumah sakit.

Ular itu diperkirakan hendak masuk lewat dinding berbahan kayu, di mana celah tersebut ditutup pemilik dengan lakban, sehingga ular terjebak menempel pada lakban tersebut.

Sebelumnya lagi, ular jenis piton panjang 4 meter dengan santai melingkar di atas lemari mading siswa SMPN 1 Martapura Jalan Ahmad Yani Km 39, Martapura, Kamis (7/10).

Cara Mencegah dan Menghadapi Ular Masuk Rumah

Kepala UPT Damkar Kabupaten Banjar, Gusti Yudhi mengungkapkan di musim pancaroba seperti ini sering kali hewan berpindah-pindah guna mencari tempat yang nyaman, termasuk ular.

Lantas bagaimana mencegah ular masuk ke rumah? “Untuk mencegahnya ular tutup semua celah-celah yang memungkinkan ular masuk,” ujar Yudhi.

Ia juga menepis anggapan sebagian masyarakat yang percaya ular takut dengan garam. Hal demikian hanya mitos semata. Nyatanya ular tak takut dengan garam.

Cara antisipasi lainnya, kata Yudhi, jangan membiarkan isi rumah dengan keadaan berantakan. Apalagi tikus sampai bersarang dalam rumah.

“Karena apa, adanya tikus sebagai mangsa alaminya dapat mengundang ular masuk ke rumah. Biasanya itu pemicu utamanya, karena ada makanannya dalam rumah. Termasuk kecoa,” papar Yudhi.

Terlebih, sifat ular tidak menetap di satu tempat. Ular kata Yudhi, selalu berpindah-pindah tempat untuk mencari mangsa.

“Tempatnya ular berteduh biasanya dia suka yang lembab dan teduh dari matahari. Makanya sering ditemukan di tumpukan kayu, material batu, dan lainnya,” tutur Yudhi.

Oleh karenanya, ia mengimbau agar sekitar rumah harus selalu bersih. Baik itu dari rumput liar, hingga benda-benda yang memungkinkan ular bisa bersemayam.

Jika terlanjur ular masuk ke rumah dan kondisinya langsung berhadapan, Yudhi menyarankan agar tetap tenang. Jangan bergerak. Amati dulu situasi sampai memungkinkan untuk menyelamatkan diri.

“Karena apa, ular itu aktif menyerang karena adanya pergerakan kita. Jadi misalnya posisi kita jaraknya dekat sama ular lebih baik diam saja, dia tidak akan menyerang,” ungkap Yudhi.

Jika berada dalam situasi tersebut, sering kali orang cenderung kaget dan banyak bereaksi melakukan pergerakan. Hingga memicu ular untuk menyerang.

“Ini perlu mental kuat menghadapi situasi ini,” ujarnya.

Kondisi harus tetap diam iapabila ular sangat dekat. Andai lari, kata dia, tetap tak bisa lebih cepat dari ular.

“Kecuali kalau posisi kita masih dapat lari,” ucapnya.

Untuk ular jenis kobra, kata dia, dipastikan tidak bisa naik ke badan manusia. Kecuali ular jenis piton atau sawa.

Selain itu, Yudhi juga menyarankan agar memoto ular, sebagai jaga-jaga jika tergigit ular berbisa tersebut.

“Jadi sambil diam, diamati dan secara diam-diam kita memoto. Dari foto tersebut terlihat jenis ularnya apa, panjangnya berapa, sehingga tim medis mudah untuk menentukan serumnya apa dan dosisnya berapa,” pungkas Yudhi.

Editor: Fariz Fadhillah - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Oknum Honorer Otaki Pencurian Aset Dinas Perpustakaan Banjarbaru
apahabar.com

Kalsel

Alasan Kaum Buruh Enggan Demonstrasi dan Mogok Kerja di Kalsel Soal RUU Omnibus Law

Kalsel

BREAKING NEWS! Selepas Jumatan, Api Berkobar di HKSN Banjarmasin, Diduga dari Bengkel Las
apahabar.com

Kalsel

Sengketa Lahan Kelumpang Hulu dan Hampang, RBH: Tidak Ada Kaitan dengan Suku
Mardani H Maming

Kalsel

Pilkada Selesai, Saatnya Bersatu Membangun Tanbu, MHM: Saya Banyak Belajar dari Pak Zairullah
apahabar.com

Kalsel

Enggan Tebar Janji Manis, Cuncung: Kerja, Kerja, Kerja
apahabar.com

Kalsel

Jika Dihapus, Honorer Batola Ingin Prioritas Saat Pengangkatan PPPK
apahabar.com

Kalsel

KPU Kalsel: Kita akan Penuhi Hak Suara Warga Binaan Pemasyarakatan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com