Gelar Aksi Saat Jokowi ke Banjarmasin, BEM Kalsel: Hanya Kebetulan Kecelakaan Maut di Sepagar Kotabaru, 2 Orang Tewas di Tempat Besok Jokowi ke Tanbu, Pangdam VI Mulawarman Turun Cek Pasukan Datang ke Banjarmasin, Jokowi Bakal Disambut Unjuk Rasa Kedok Perusahaan Pinjol Kotabaru Terbongkar: Nagihnya Pakai Ancaman, Kantor Jadi Tontonan

Setelah Hipersonik, Korea Utara Kembali Uji Coba Rudal Anti-Pesawat

- Apahabar.com     Jumat, 1 Oktober 2021 - 07:52 WITA

Setelah Hipersonik, Korea Utara Kembali Uji Coba Rudal Anti-Pesawat

Ilustrasi - Korea Utara meluncurkan uji coba senjata dengan menembakkan rudal anti-pesawat baru. Foto: Reuters

apahabar.com, SEOUL – Korea Utara menguji coba rudal anti-pesawat pada Kamis (30/9) waktu setempat.

Uji coba rudal anti-pesawat itu dilakukan Korea Utara setelah dua hari sebelumnya meluncurkan peluru kendali hipersonik.

“Korea Utara menguji coba rudal anti-pesawat baru pada 30 September,” demikian pernyataan yang tertera di media propaganda pemerintah Korut, KCNA, seperti dilansir CNN Indonesia, Jumat (1/10).

Sebagaimana dilansir Reuters, pemimpin tertinggi Korea Utara, Kim Jong-un, tak hadir dalam uji coba itu. Operasi tersebut diawasi oleh seorang anggota politbiro Partai Buruh Korut, Pak Jong Chon.

KCNA melaporkan bahwa uji coba itu dilaksanakan oleh pengembang senjata militer Korut, Akademi Sains Pertahanan.

Menurut KCNA, uji coba itu dilakukan untuk memastikan fungsional pelontar rudal, radar, kendaraan komando pertempuran, dan kemampuan perang.

“Uji coba secara keseluruhan sangat signifikan dalam mempelajari dan mengembangkan berbagai kemampuan sistem rudal anti-pesawat,” tulis KCNA.

Tes ini dilakukan hanya berselang dua hari setelah Korut menguji coba tudal hipersonik pada Selasa (28/9) lalu. Uji coba itu memicu reaksi keras komunitas internasional.

Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa bahkan dijadwalkan bakal menggelar rapat khusus untuk membahas uji coba rudal hipersonik itu pada Jumat.

Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, Antony Blinken, menyatakan bahwa dunia harus menanggapi secara serius uji coba rudal hipersonik Korut tersebut.

“Kami masih memeriksa peluncuran itu untuk memahami yang mereka lakukan, teknologi yang digunakan. Bagaimana pun, kami sudah berulang kali melihat pelanggaran resolusi Dewan Keamanan PBB dan komunitas internasional harus menanggapinya dengan serius,” ujar Blinken.

Blinken kemudian menyatakan bahwa sikap Korut yang terus melakukan uji coba rudal ini meningkatkan “ketidakstabilan dan rasa tidak aman.”

Editor: Aprianoor - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Internasional

Penjelasan WHO, Virus Corona Dapat Menyebar di Udara
China

Internasional

Puluhan Anak Terinfeksi Corona, China Tutup Sekolah!
Pidato Jokowi di Sidang Majelis Umum PBB

Internasional

Isi Lengkap Pidato Jokowi di Sidang Majelis Umum PBB

Internasional

Jerman dan Lebanon Umumkan Kasus Pertama Covid-19 Varian Baru
apahabar.com

Internasional

Laporan China Ungkap Awal Wabah Corona di Wuhan

Internasional

Ngotot Pergi ke Indonesia, Arab Saudi Akan Cekal Warganya 3 Tahun
apahabar.com

Internasional

Gmail dan Drive Down Bersamaan, Google Buka Investigasi

Internasional

Prokes Dilonggarkan, Arab Saudi Hapus Aturan Jaga Jarak di Masjidil Haram
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com