Update Covid RI 15 Oktober, Kalsel Sembilan Terbawah, Jakarta Teratas PDIP Pamer Jago Capres 2024: Puan, Ganjar hingga Mardani H Maming KPK Tinggalkan Markas Brimob Tabalong, Penyidikan Berlanjut Acil Pasar Terapung Siap-Siap, Siring Piere Tendean Bakal Dibuka Lagi! OTT Amuntai, Enam Mobil Tiba di Brimob Tabalong

SMAN 5 Banjarmasin Gelar PTM Terbatas, Dinkes Kalsel Siapkan Ratusan Antigen

- Apahabar.com     Selasa, 12 Oktober 2021 - 16:24 WITA

SMAN 5 Banjarmasin Gelar PTM Terbatas, Dinkes Kalsel Siapkan Ratusan Antigen

Ilustrasi siswa melakukan aktivitas tatap mula di sekolah. Foto-apahabar/Riki

apahabar.com, BANJARMASIN – Setelah sempat menahan diri akibat status PPKM level IV dan sederet syarat lainnya, SMA Negeri 5 Banjarmasin akhirnya memutuskan segera menggelar pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas.

Kepala SMAN 5 Banjarmasin, Mukhlis Takwin menyebut para siswa bakal mulai berhadir ke sekolah pada Kamis (14/10) lusa.

“Besok masih sosialisasi dulu ke orang tua maupun siswa, saya pastikan paling lambat hari Kamis,” ucapnya kepada apahabar.com, Selasa (12/10).

Sosialisasi untuk meminta siswa masuk sekolah, kata dia bakal dilakukan lewat media sosial.

Sementara soal teknis pelaksanaan, Mukhlis menjelaskan akan digelar dengan sistem shifting.

“Misalnya untuk sesi pertama bagi kelas 11, sesi kedua kelas 12 dan sesi ketiga digelar untuk siswa kelas 10,” bebernya.

Mukhlis menyatakan bahwa SMAN 5 Banjarmasin sudah sangat siap melaksanakan PTM terbatas ini. Vaksinasi, penerapan protokol kesehatan ketat, vaksinasi serta siswa-tenaga pendidik harus melakukan rapid tes antigen.

Dia berkata SMAN 5 Banjarmasin sudah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Provinsi Kalsel terkait syarat rapid tes antigen bagi siswa dan tenaga pendidik tersebut.

“Dinkes Kalsel bersedia menyiapkan rapid tes antigen sebanyak 957 siswa SMAN 5 Banjarmasin,” pungkasnya.

Terpisah, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kalsel, M Yusuf Effendi berkata sederet syarat tersebut merupakan permintaan Tim Satgas Covid-19 setempat.

Dia menjelaskan persyaratan rapid tes antigen hanya dilakukan pada awal masuk sekolah.

“Kalau misalkan terkendala dengan anggaran, silakan sekolah koordinasikan dengan Dinas Kesehatan,” ucapnya kepada media ini, Selasa (12/10).

Editor: M Syarif - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Kalsel

PT Adaro Indonesia Kembali Pertahankan Propernas Emas
apahabar.com

Kalsel

Kodim 1010/Rantau Terus Lestarikan Budaya Daerah
apahabar.com

Kalsel

Update Covid-19 Kalsel 12 September: 9.249 Positif, 7.340 Sembuh
apahabar.com

Kalsel

Ingat!!! Lewat Martapura Wajib Bawa KTP
apahabar.com

Kalsel

Kadinkes Optimis 19 RS di Kalsel Pertahankan Akreditasinya
apahabar.com

Kalsel

Ancaman Karhutla di Kalsel, SBI Was-was Konflik Bekantan dengan Warga
apahabar.com

Kalsel

Sempat Reaktif, Belasan Napi di Rantau Tapin Bebas Covid-19
PAMA

Kalsel

Opsi PHK, PAMA Janji Bayar Pesangon Karyawan Sesuai Regulasi-PKB
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com