Duel Maut, Kakek Aniaya Tetangga hingga Tewas di Banjarmasin Terancam Hukuman Berat Ke Kalsel, Jokowi Tak Hanya Resmikan Jembatan Sei Alalak Prokes Dilonggarkan, Arab Saudi Hapus Aturan Jaga Jarak di Masjidil Haram Geger! Warga Hilir Kotabaru Temukan Mayat Bayi dalam Kardus Setelah Kakak, Sang Adik yang Hilang di Hampang Kotabaru Ditemukan Meninggal

Soal Capaian Vaksinasi Covid-19, Manchester United Paling Jelek

- Apahabar.com     Rabu, 6 Oktober 2021 - 16:11 WITA

Soal Capaian Vaksinasi Covid-19, Manchester United Paling Jelek

Manchester United mendapat sorotan, karena sebagian besar pemain enggan divaksin Covid-19. Foto: The Telegraph

apahabar.con, JAKARTA – Manchester United menjadi sorotan di Liga Inggris. Capaian vaksinasi Covid-19 untuk skuat, ternyata paling jelek di antara klub lain.

Tercatat hanya 7 dari 20 klub yang sudah melakukan 50 persen vaksinasi penuh. Banyak faktor penyebab minimnya minimnya pencapaian vaksinasi tersebut.

Antara lain termakan teori konspirasi soal Bill Gates, tingkat kesuburan pria, hingga masalah vitamin.

Ironisnya klub-klub besar semacam Chelsea, Manchester United, Manchester City, Liverpool, Arsenal dan Tottenham Hotspur diklaim kesulitan meyakinkan pemain agar mau divaksin.

Namun dari enam klub elit itu, Manchester United diklaim cukup sedikit memberi vaksin akibat kesulitan meyakinkan pemain.

Hal itu kemudian menjadi polemnik. Beberapa klub Liga Inggris cukup terganggu, karena kegagalan Manchester United.

Di sisi lain, pelatih Ole Gunnar Solskjaer sempat menyatakan tidak memaksa pemain divaksin, kendati ia sendiri mengaku sudah divaksin.

Fakta itu berbanding terbalik dengan kebijakan klub. Manchester United sebelumnya mewajibkan suporter yang datang ke Stadion Old Trafford menunjukkan sertifikat vaksinasi Covid-19.

Sementara pelatih Liverpool, Jurgen Klopp, justru terang-terangan mengecam pemain yang tidak mau vaksin.

“Beberapa orang mungkin pernah yakin bahwa masih bisa bisa mengemudin, setelah minum satu atau dua gelar bir. Namun Undang-Undang sudah jelas memastikan hal itu tidak diizinkan,” papar Jurgen Klopp seperti dilansir Detik.

“Undang-Undang bukan untuk melindungi saya, tetapi melindungi semua orang. Vaksinasi juga begitu,” imbuhnya.

Kebijakan Jurgen Klopp senada dengan Mikel Arteta. Pelatih Arsenal ini mendesak semua pemain divaksin, setelah Granit Xhaka menolak divaksin dan kemudian dinyatakan positif Covid-19.

Editor: Bastian Alkaf - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Sport

Hasil Liga Italia: Dibungkam Klub Gurem, Juventus Bersiap Kehilangan Scudetto
apahabar.com

Sport

Usai McGregor, Khabib Incar Petarung AS

Sport

Kickoff Liga 1 Musim 2021/2022 Kian Nyata, Polri Sudah Keluarkan Izin Keramaian
Liga Spanyol

Sport

Hasil Liga Spanyol, Bekap Alaves 2-0, Celta Vigo Lanjutkan Tren Kemenangan Beruntun
Cristiano Ronaldo

Sport

Komentar Puitis Raisa Usai Lagunya Diputar MU Sambut Cristiano Ronaldo
apahabar.com

Sport

Duet Bachtiar-Ibo Jadi Jantung Pertahanan Barito
apahabar.com

Sport

Agustiar Sabran Harus Berpikir Dua Kali Jika Jadi CEO Kalteng Putra Lagi
apahabar.com

Sport

GP F1 ke-1000 Milik Hamilton
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com