Persiba Cuci Gudang, Coret Tujuh Pemain Jelang Delapan Besar Liga 2 Paman Birin Minta Wali Kota dan Bupati Maksimalkan Serapan Anggaran 2022 Kasus Covid-19 di 21 Daerah Naik, Pemerintah Meminta Masyarakat Tetap Waspada Cuaca Kalsel Hari Ini: Hujan Petir Berpotensi Melanda Hampir Seluruh Wilayah! Truk Terguling di A Yani Banjarmasin, Satu Orang Tewas

Soal Naturalisasi Elkan Baggott, PSSI Sudah Lempar Handuk

- Apahabar.com     Jumat, 22 Oktober 2021 - 23:47 WITA

Soal Naturalisasi Elkan Baggott, PSSI Sudah Lempar Handuk

Elkan Baggott paling menjulang di antara pemain Timnas Indonesia U-19 dalam persiapan menghadapi Piala Dunia U-20. Foto: Okezone

apahabar.com, JAKARTA – Upaya PSSI untuk menaturalisasi Elkan Baggott, tampaknya tidak akan dilanjutkan.

Bahkan PSSI sudah lempar handuk alias menyerah, lantaran pemain keturunan Indonesia itu diklaim selalu tidak memenuhi undangan.

“Elkan Baggott sudah dihubungi beberapa kali, tetapi tampaknya tidak ingin membela Timnas Indonesia. Kami menyayangkan hal itu,” papar Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan, seperti dilansir BolaSport, Jumat (22/10).

“Dulu waktu hendak Timnas Indonesia U-19, pemain ini selalu mengejar-ngejar. Namun sekarang setelah ditawari, tidak pernah merespons,” imbuhnya.

Elkan Baggott merupakan pemain keturunan Inggris dan Indonesia. Pria berposisi bek tengah ini juga lahir di Thailand.

Sekarang Elkan Baggott berstatus pemain Ipswich Town U-23 di Liga Inggris.

“Kelihatannya memilih negara lain, karena sudah beberapa kali kami kontak. Bahkan ketika difasilitasi untuk biometrik KTP, juga tidak datang,” beber Iriawan.

“Meski begitu, penolakan itu tidak masalah karena masih banyak pemain Indonesia lain,” tegasnya.

Sebelumnya Elkan Baggott sempat mengikuti pemusatan latihan Timnas U-19 Indonesia untuk persiapan menghadapi Piala Dunia U-20 2021.

Namun setelah Piala Dunia U-20 2021 dimundurkan hingga 2023 akibat Covid-19, Elkan Baggott seperti tidak berminat lagi untuk membela Timnas Indonesia.

Padahal FIFA sudah melonggarkan aturan tentang pemain yang perpindahan kewarganegaraan demi mendapat kesempatan bermain di level internasional.

Dalam aturan naturalisasi terbaru, pemain bisa mengubah kewarganegaraan kalau tidak pernah bermain lebih dari 3 kali di partai kompetitif untuk suatu negara.

Pertandingan tersebut tidak termasuk Piala Dunia atau antar benua, baik di level junior ataupun senior.

Kemudian pemain harus berusia di bawah 21 tahun, ketika membela negara tersebut. Andai melebihi 21 tahun, pemain tidak diperbolehkan berpindah negara.

Editor: Bastian Alkaf - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Sport

Jadwal MotoGP Catalunya 2020, Live Trans7, Rossi akan Umumkan Pindah ke Petronas Kamis
apahabar.com

Sport

Dihajar Persita, Shin Tae-yong Tahu Kualitas Timnas Saat Letih
Egy Maulana Vikri

Sport

Kontrak Berakhir, Egy Maulana Vikri Angkat Koper dari Lechia Gdansk
apahabar.com

Sport

Link Live Barito vs Badak Lampung, Laga ke 7 Djanur: Bangkit Jauhi Degradasi

Sport

Jenuh Menunggu, Barito Putera Berharap Kickoff Liga 1 Tak Ditunda Lagi
atlet vaksin

Sport

Dimulai Besok, 5.000 Atlet dan Pelatih Divaksin Covid-19
Manchester United

Sport

Lewat Brace Ronaldo, Manchester United Gasak Arsenal di Old Trafford
PON Papua

Sport

Pertegas Pelaksanaan PON Papua, Jokowi Unggah Stadion Lukas Enembe
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com