Dikira Orang Mabuk, Ternyata Api Mengamuk di Komet Banjarbaru Tanpa Naturalisasi, Berikut Pemain Tambahan Timnas Indonesia di Piala AFF 2020 Kartu Prakerja Lanjut di 2022, Anggaran Rp 11 Triliun Disiapkan Nyangkut Jembatan Lagi, Damkar Banjar Turun Tangan Atasi Rumpun Bambu Longsor Kotabaru Tewaskan 4 Warga Maradapan, Cek Faktanya

Soal Program Pemberdayaan UMKM Presiden Jokowi Mendapat Apresiasi PM Italia

- Apahabar.com     Minggu, 31 Oktober 2021 - 09:09 WITA

Soal Program Pemberdayaan UMKM Presiden Jokowi Mendapat Apresiasi PM Italia

Presiden Joko Widodo menghadiri jamuan makan malam oleh Presiden Italia, Roma, Italia, Sabtu (20/10). Foto-Biro Pers Sekretariat Presiden/Muchlis Jr via Antara

apahabar.com, JAKARTA – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan Perdana Menteri Italia Mario Draghi mengapresiasi program-program Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Program-progam tersebut, yakni pembedayaan UMKM, peningkatan peran perempuan dalam bisnis, dan inklusivitas ekonomi.

“PM Italia mengapresiasi program-program yang disampaikan Bapak Presiden,” kata Airlangga dalam keterangan pers daring mengenai rangkaian Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Group of Twenty (G20) di Roma, yang disaksikan di kanal YouTube Sekretariat Presiden, dari Jakarta, Minggu (31/10) dilansir Antara.

Dalam rangkaian KTT G20, terdapat acara sela (side event) mengenai UMKM dan bisnis milik perempuan yang menghadirkan Presiden Jokowi sebagai pembicara, bersama PM Italia Mario Draghi, Kanselir Jerman Angela Merkel, dan Ratu Maxima dari Belanda.

Presiden Jokowi menyampaikan mengenai program pembedayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang sudah dilakukan Indonesia, seperti pemberian kredit ultramikro, kredit usaha rakyat (KUR), program Mekaar atau Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera, hingga digitalisasi UMKM.

“Onboarding digitalisasi melibatkan 65 juta UMKM dengan kontribusi 61 persen, dan sebagian besar juga melibatkan perempuan,” kata Menko Airlangga.

Ratu Maxima, kata Airlangga, juga memberikan contoh upaya penerapan ekonomi inklusif di Indonesia dengan hadirnya layanan ojek daring.

Dalam acara sela mengenai UMKM itu, Presiden Jokowi menyampaikan Indonesia saat ini memiliki lebih dari 65 juta unit UMKM yang berkontribusi terhadap 61 persen perekonomian nasional. Bagi Indonesia, UMKM adalah sendi utama perekonomian.

Di saat yang sama, 64 persen pelaku UMKM Indonesia adalah perempuan. Oleh karena itu, bagi Indonesia, program memberdayakan UMKM berarti juga memberdayakan perempuan. UMKM juga menunjukkan ketangguhan yang cukup tinggi di tengah pandemi Covid-19.

Selain itu, Indonesia juga telah meluncurkan 1,1 miliar dolar AS bagi Program Produktif Usaha Mikro dan 63,5 persen di antaranya diterima pengusaha perempuan.

Editor: Aprianoor - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Ekbis

Royal Akasia Residen Tawarkan Hunian Berkelas, Hanya 300 Meter dari Trikora!
apahabar.com

Ekbis

Ikuti Bursa Asia, IHSG Awal Pekan Berpeluang Menguat

Ekbis

Pertamina Masuk Fortune 500, Erick Thohir: Wujud Kerja Keras
UMKM

Ekbis

Pertumbuhan Kredit KPR 12,5%, bank bjb Dukung Penyaluran FLPP
Pengangguran Diprediksi Naik, Apa Kabar RUU Cipta Kerja?

Ekbis

Pengangguran Diprediksi Naik, Apa Kabar RUU Cipta Kerja?
apahabar.com

Ekbis

Kaltara Alokasikan Rp1,2 Miliar untuk Kelompok Tani Hutan
apahabar.com

Ekbis

Rupiah Berpotensi Tertekan Hari Ini, Dipicu Tinggi Kasus Covid-19
apahabar.com

Ekbis

Inflasi Kalsel 0,57 Persen, Banjarmasin Paling Rendah
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com