Canggih, Banjarmasin Kini Punya ADM, Sanggup Cetak 100 e-KTP Sehari Evakuasi Korban Erupsi Semeru, Dua Helikopter-Tiga Kompi TNI Dikerahkan Empat Program Bank Indonesia Majukan UMKM Busyet! Buaya Masuk Rumah Warga Saat Banjir di Kaltim Lama Buron, Mantan Kades di Katingan Tilap Dana Desa Rp 1,1 M Berhasil Diringkus di Kapuas

Sore Ini, Saham-Saham China Ditutup Lebih Tinggi

- Apahabar.com     Jumat, 15 Oktober 2021 - 18:27 WITA

Sore Ini, Saham-Saham China Ditutup Lebih Tinggi

Investor melihat layar komputer yang menunjukkan informasi saham di sebuah rumah broker di Shanghai. Foto: Reuters via Antara

apahabar.com, JAKARTA – Saham-saham China ditutup lebih tinggi pada akhir perdagangan Jumat (15/10).

Menguatnya saham tersebut tak lepas dari keuntungan di perusahaan teknologi dan keuangan.

Kehati-hatian tetap muncul karena investor menyeimbangkan ekspektasi pelonggaran kebijakan terhadap kekhawatiran perlambatan ekonomi.

Indikator utama Bursa Efek Shanghai, Indeks Komposit Shanghai terangkat 0,40 persen atau 14,09 poin menjadi menetap di 3.572,37 poin.

“Untuk minggu ini indeks acuan merosot 0,78 persen atau 27,99 poin,” mengutip laporan Antara.

Indeks saham unggulan CSI300 menguat 0,38 persen atau 18,50 poin menjadi ditutup di 4,932.11 poin, dengan sub-indeks sektor keuangannya bertambah 0,36 persen dan sektor teknologi informasi naik 1,26 persen.

Bank sentral China memperpanjang pinjaman jangka menengah yang jatuh tempo pada Jumat dan mempertahankan suku bunganya tidak berubah.

Karena investor terus berspekulasi bahwa pembuat kebijakan mungkin perlu melonggarkan pengaturan moneter guna mendukung ekonomi di tengah risiko stagflasi.

“Kami melihat beberapa tanda awal langkah-langkah pelonggaran dari pembuat kebijakan; yang mengatakan, skala dan waktu langkah-langkah ini belum cukup untuk mengatur ulang kehati-hatian di pasar sejauh ini,” kata analis di Morgan Stanley.

Saham-saham energi melonjak, dengan sub-indeks CSI300 yang melacak sektor ini terdongkrak 3,37 persen dan sub-indeks batu bara melambung 4,02 persen karena harga batu bara termal mencapai rekor tertinggi.

Indeks real estate dilaporkan berakhir 0,12 persen lebih rendah, dengan otoritas China diperkirakan akan mempertahankan sebagian besar pembatasan properti meski dapat melunakkan taktik yang ditujukan pada sektor yang bermasalah itu.

Indeks Shenzhen di bursa yang lebih kecil berakhir naik 0,52 persen atau 74,62 poin menjadi 14.415,99 poin, serta indeks ChiNext di papan start-up melonjak 1,88 persen menjadi ditutup pada 3.276,32 poin.

Sepanjang tahun ini, indeks saham Shanghai telah menguat 2,9 persen dan indeks CSI300 telah anjlok 5,4 persen, sedangkan indeks saham-H China yang tercatat di Hong Kong turun 16,9 persen.

Editor: Fariz Fadhillah - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Tak Berkategori

Debat Publik Perdana Calon Pemimpin Banjarmasin, Ini Pendapat Wakil Rakyat
Bupati HSU

Tak Berkategori

Penggeledahan di Rumah Bupati HSU Undang Perhatian Eks KPU

Tak Berkategori

Soal Amalan di Bulan Rajab, Berikut Pendapat Sejumlah Ulama
Terbakar

Tak Berkategori

Kilang Pertamina Cilacap yang Terbakar Berhasil Dipadamkan
Timnas Indonesia

Tak Berkategori

Soal Izin Kelanjutan Liga 1, Polri Masih Pikir-pikir
Iwan Fals

Tak Berkategori

Melihat Lagi Tembang Ciptaan Iwan Fals untuk Meratus
Haji

Tak Berkategori

Indonesia Tak Berangkatkan Jamaah Haji, Begini Amalan Setara Berhaji
apahabar.com

Tak Berkategori

Polri: Lokasi Penembakan Termasuk Wilayah Aman
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com