Canggih, Banjarmasin Kini Punya ADM, Sanggup Cetak 100 e-KTP Sehari Evakuasi Korban Erupsi Semeru, Dua Helikopter-Tiga Kompi TNI Dikerahkan Empat Program Bank Indonesia Majukan UMKM Busyet! Buaya Masuk Rumah Warga Saat Banjir di Kaltim Lama Buron, Mantan Kades di Katingan Tilap Dana Desa Rp 1,1 M Berhasil Diringkus di Kapuas

Supian HK Minta Kisruh Golkar Banjar Diakhiri, Bila Ngotot Akan Dipecat

- Apahabar.com     Minggu, 17 Oktober 2021 - 20:52 WITA

Supian HK Minta Kisruh Golkar Banjar Diakhiri, Bila Ngotot Akan Dipecat

Supian HK saat konferensi pers di Sekretariat DPD Golkar Banjar, di Jl A Yani Martapura, meminta agar kisruh internal Golkar Banjar segera diakhiri, Ahad (17/10). Foto-apahabar.com/Hendralianor

apahabar.com, MARTAPURA – DPD Partai Golkar Provinsi Kalsel meminta agar kisruh terbelahnya internal Golkar Banjar segera diakhiri.

Hal ini disampaikan Ketua Bapilu Golkar Kalsel, Supian HK saat menggelar konferensi pers di kantor DPD Golkar Banjar di Martapura, Minggu (17/10).

Supian HK meminta agar kubu Gusti Abdurrahman alias Antung Aman dan Kamaruzzaman mematuhi kepengurusan yang sah sesuai putusan Mahkamah Golkar yang merupakan hasil Musda X akhir Januari lalu, di mana H Rusli terpilih secara aklamasi untuk kali ketiga.

“Kami masih membuka peluang kepada yang bersangkutan (untuk kembali), dan akan kami bina,” ucap Supian HK didampingi jajaran pengurus provinsi dan kabupaten serta kuasa hukum Fauzan Ramon.

Ketua DPRD Kalsel itu melanjutkan, pihaknya akan lebih dulu memanggil pihak Antung Aman untuk meluruskan permasalahan.

“Tapi bila tetap ngotot, terpaksa akan kami pecat sebagai kader pengurus Golkar. Apabila dipecat, maka otomatis keluar dari anggota dewan di DPRD Banjar,” terang Supian HK.

Ia menegaskan, kepengurusan yang sah adalah hasil Musda X Golkar Banjar pada akhir lalu, sesuai dengan putusan Mahkamah Kehormatan Golkar nomor: 29/PI-GOLKAR/II/2021.

“Setelah mendengar adanya pemilihan tandingan kemarin, kami langsung berkonsultasi dengan DPP Golkar, pihak DPP menyatakan benar semuanya (isi salinan putusan),” terangnya.

Sedangkan pemilihan yang digelar Antung Aman, kata Supian HK, tidak sah karena sesuai aturan AD/ART.

“Kalau beliau memang benar melaksanakan Musda, itu harus dihadiri DPD Provinsi, karena DPD Provinsi adalah atasan mereka di kabupaten. Saya tidak ada dapat pemberitahuan. Bagaimana sah jika imam atasannya tidak ada. Ini melanggar AD/ART,” tandas Supian HK.

Saat berita ini diturunkan, Antung Aman belum bisa dihubungi.

Editor: Muhammad Bulkini - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Banjar

Kabupaten Banjar

Tiga Lembaga Adat Desa di Banjar Terima Hibah Alat Kesenian dan Pakaian Adat

Kabupaten Banjar

Demi Keselamatan di Lapangan, Kepanikan Jadi Tantangan Petugas Damkar Banjar

Kabupaten Banjar

Lancar, 801 Sekolah di Kabupaten Banjar Menggelar PTM
DIPA

Kabupaten Banjar

Pemkab Banjar Terima DIPA dan TKDD Tahun 2021
apahabar.com

Kabupaten Banjar

Pemkab Banjar Bagikan 25 Unit Alat Cuci Tangan Portabel Hasil Bimtek
apahabar.com

Kabupaten Banjar

Kasus Covid-19 di Kabupaten Banjar Melandai, Edukasi Terus Dilakukan
apahabar.com

Kabupaten Banjar

Guest House Sultan Sulaiman Martapura Jadi Rumah Karantina Pasien Covid-19
apahabar.com

Kabupaten Banjar

Keluarga Korban Kesetrum di Martapura Dapat Santunan Puluhan Juta
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com