Banjir Meluas ke Pusat Kota HST, Diprediksi Puncak Air Naik Tengah Malam Bangun Gedung Baru, Uniska MAB Juga Usul 6 Dosen Jadi Guru Besar Jelang Nataru di Tabalong, 4 Warga Beserta Ratusan Botol Miras Diamankan Siaga 1! 10 Desa di 3 Kecamatan HST Banjir, Tagana Kalsel Terjun ke Lokasi Resmi, Pengurus MUI Kotabaru Dikukuhkan

Tarif PCR Sudah Turun, Maskapai Penerbangan di Kalsel Masih Menjerit

- Apahabar.com     Kamis, 28 Oktober 2021 - 11:21 WITA

Tarif PCR Sudah Turun, Maskapai Penerbangan di Kalsel Masih Menjerit

Tarif PCR sebagai syarat wajib penerbangan kini turun. Foto-apahabar.com/dok

apahabar.com, BANJARBARU – Penetapan turunnya tarif tes PCR oleh pemerintah per Rabu (27/10) kemarin, tidak serta merta jadi angin segar bagi pihak maskapai penerbangan di Kalsel.

Bagi pihak maskapai, aturan terkait wajib PCR untuk pelaku perjalanan pesawat tujuan dan dari Pulau Jawa-Bali agar dihapus.

Cukup syarat penerbangan daerah PPKM level 1 dan 2 Jawa-Bali hanya dengan tes antigen saja.

Diakui Area Manager Lion Air Group Wilayah Kalimantan Selatan dan Tengah, Agung Purnama, sejak syarat PCR berlaku terjadi penurunan jumlah penumpang hingga 81 persen.

Selain harga yang tinggi, menurutnya fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes) atau tempat-tempat yang melayani tes PCR masih terbatas.

“Ini yang menyebabkan calon penumpang dari pelosok daerah harus pergi dulu ke kota atau daerah yang ada fasilitas PCR-nya,” ungkap Agung saat berbincang dengan apahabar.com, Kamis (28/10).

Kementerian Kesehatan RI sudah mengatur batasan harga tertinggi tes PCR. Di wilayah Jawa-Bali harganya dipatok Rp 275 ribu, sementara untuk luar Jawa-Bali sebesar Rp 300 ribu.

Hal ini sudah diatur dalam Surat Edaran Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan nomor HK.02.02/1/3843/2021.

Agung sangat mengapresiasi pemerintah untuk menurunkan harga tes PCR, namun tetap berharap bukan jadi syarat wajib pelaku penerbangan. “Saat ini sudah “lumayan” bisa terjangkau oleh masyarakat,” kata Agung.

Sebelumnya, Lion Air, kata Agung sudah menetapkan tarif PCR di bawah harga tertinggi yang dipatok pemerintah. Yakni Rp 380 ribu saja, dari harga maksimal Rp 525 untuk luar Jawa-Bali.

Saat ini, dia mengaku masih berkoordinasi dengan management pusat. “Harapan kami ke depannya PCR di bawah Rp 100 ribuan,” pungkasnya.

Jadwal Penumpang Banjarmasin Tujuan Bali Transit di Surabaya Berubah, Begini Respons Lion Air

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Sekumpul Raya

Kalsel

Diduga Korsleting Listrik, Bedakan di Sekumpul Raya Banjar Hangus
apahabar.com

Kalsel

Tenggelam, Balita di Kampung Melayu Tak Tertolong
apahabar.com

Kalsel

Polsek Mantewe Bagikan Selebaran Imbauan Adaptasi Kebiasaan Baru
apahabar.com

Kalsel

Lanjutkan Penyaluran Bantuan, Polsek Rantau Badauh Minta Warga Taati Protokol Kesehatan

Kalsel

Kawal Demo Kecam Presiden Perancis di Kalsel, Polisi Kerahkan 750 Personel
apahabar.com

Kalsel

Update Sabu 300 Kg di Banjarmasin, Polisi Beber Latar Belakang Kurir
apahabar.com

Kalsel

Barak 5 Pintu di Alabio Ludes Dilalap Api
banjir

Kalsel

Innalillahi, Balita di Banjarbaru Tewas Tenggelam Saat Main Banjir
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com