Tanpa Naturalisasi, Berikut Pemain Tambahan Timnas Indonesia di Piala AFF 2020 Kartu Prakerja Lanjut di 2022, Anggaran Rp 11 Triliun Disiapkan Nyangkut Jembatan Lagi, Damkar Banjar Turun Tangan Atasi Rumpun Bambu Longsor Kotabaru Tewaskan 4 Warga Maradapan, Cek Faktanya Korupsi Eks Bupati HST: KPK Periksa Pejabat Bank Kalsel

Terbongkar, Perekrutan Calon Pekerja Migran Indonesia Ilegal

- Apahabar.com     Sabtu, 30 Oktober 2021 - 21:36 WITA

Terbongkar, Perekrutan Calon Pekerja Migran Indonesia Ilegal

Polres Cirebon Kota, Polda Jawa Barat berhasil membongkar perekrutan calon pekerja migran Indonesia. Foto-Antara

apahabar.com, CIREBON – Terbongkar, perekrutan Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI). Mereka dijanjikan bekerja di Singapura.

Kasus ini terbongkar usai Polres Cirebon Kota, Polda Jawa Barat, mengamankan seorang tersangka.

“Tersangka yang kita tangkap ada seorang yaitu wanita berinisial S (52),” kata Kapolres Cirebon Kota AKBP M Fahri Siregar seperti dilansir Antara, Sabtu (30/10).

Fahri mengatakan penggerebekan penampungan calon pekerja migran ilegal itu pada Jumat (27/10).

Tepatnya di Desa Adidarma, Kecamatan Gunungjati, Kabupaten Cirebon, yang masuk wilayah hukum Polres Cirebon Kota.

Saat penggerebekan, terdapat sembilan calon pekerja migran dari sejumlah daerah yang dijanjikan bekerja di Singapura. Mereka dijadwalkan berangkat bulan depan.

“Sementara untuk yang sudah diberangkatkan melalui tersangka ada 11 orang,” tuturnya.

Ia mengatakan, mereka bekerja di Singapura sebagai asisten rumah tangga, namun statusnya PMI ilegal karena pemberangkatannya tidak sesuai prosedur.

“Gaji para pekerja itu nantinya dipotong tiap bulannya sebagai ganti biaya pemberangkatannya ke luar negeri,” kata Fahri.

Selain itu, dari pemeriksaan sejumlah dokumen yang diamankan juga dipastikan PT Akarinka Utama Sejahtera yang dikelola tersangka telah dicabut.

Hal tersebut berdasarkan surat pencabutan izin dari Ditjen Pembinaan Penempatan Tenaga Kerja Kemenaker RI yang dikeluarkan pada Februari 2020.

“Saat penggerebekan, S yang menjalankan PT Akarinka Utama Sejahtera tidak bisa menunjukkan legalitas perusahaan,” katanya.

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Kominfo Minta Penyelenggara Vaksinasi Covid-19 Jaga Data Pribadi
Polisi

Nasional

Syaifullah Tamliha Klarifikasi Penggunaan Jet Pribadi Ketum di Konsolidasi Internal PPP

Nasional

Sosok Irfan Alaydrus Calon Suami Najwa Shihab Putri Habib Rizieq Bukan Orang Biasa, Lulusan Fisika Nuklir ITB?
apahabar.com

Nasional

Telkomsel Siap Akselerasikan Ekosistem Digital Calon Ibu Kota Baru Indonesia
apahabar.com

Nasional

Menkominfo Siapkan Informasi Lawan Kabar Hoaks Virus Corona
apahabar.com

Nasional

Sidang Musyawarah Majelis Syura di Bandung, Habib Aboe Bakar Jabat Sekjen DPP PKS
Covid-19

Nasional

Pasien Covid-19 Melahirkan, Gimana Bayinya?
apahabar.com

Nasional

26 Tahun Dompet Dhuafa, 19,3 Juta Jiwa Telah Terima Manfaatnya
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com