Fakta Baru Duel Maut di Sungai Miai Banjarmasin, Hanya Gara-Gara Rumput Resmikan Pabrik Bio Diesel di Tanah Bumbu, Jokowi Bakal Naik Helikopter Sisihkan 20 Peserta, 3 Barista Banjarbaru Sabet Gelar Juara Brewers Cup 2021 Terungkap, Penyebab Kematian Ibu Muda di Hotel Berbintang Banjarmasin Ribuan Gram Sabu hingga Ratusan Butir Ekstasi di Banjarmasin Dimusnahkan

Tingkatkan PAD, Komisi I Dorong Kemitraan BUMD di Kalsel

- Apahabar.com     Jumat, 8 Oktober 2021 - 21:56 WITA

Tingkatkan PAD, Komisi I Dorong Kemitraan BUMD di Kalsel

Komisi I DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur saat studi komparasi dengan Komisi I DPRD Kalsel. Foto-Istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – Komisi I DPRD Kalsel mendorong kemitraan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang diyakini mampu meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Sekretaris Komisi I DPRD Kalimantan Selatan (Kalsel) H Suripno Sumas mengungkapkan, dari sejumlah BUMD di Kalsel, PT Bank Kalsel terbanyak memberikan kontribusi terhadap pendapatan asli daerah (PAD),

“Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalsel saat ini memiliki lima BUMD,” ujarnya saat menerima studi komparasi dari Komisi I DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah (Kalteng) di Banjarmasin, Jumat (8/10).

Selain Bank Kalsel atau Banknya Urang Banua, BUMD milik Pemprov Kalsel yaitu PT Bangun Banua, PT Penjaminan Kredit Daerah (Jamkrida), Bank Perkreditan Rakyat (BPR) dan PT Amba Pers.

“Ke depan kita berharap, BUMD-BUMD itu dapat berkontribusi banyak terhadap PAD, sehingga ada keseimbangan dengan penyertaan modal dari Pemprov Kalsel,” demikian Suripno Sumas.

Sementara anggota Komisi I DPRD Kalsel Burhanuddin mengapresiasi PT Bank Kalteng dengan kesiapan untuk penambahan modal buat memenuhi Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK).

“Kesiapan itu saya ketahui ketika sebagai anggota Komisi II Bidang Ekonomi dan Keuangan DPRD Kalsel yang melakukan studi komparasi ke PT Bank Kalteng belum lama ini,” ujarnya.

“Karena sebagaimana kita ketahui sesuai POJK, modal inti minimum bagi bank umum Rp3 triliun pada akhir Tahun 2024,” lanjutnya.

Sedangkan dari 13 kabupaten/kota di Kalsel hingga saat ini belum satupun yang siap untuk penambahan penyertaan modal pada Bank Kalsel, demikian Burhanuddin.

Kedatangan wakil rakyat “Bumi Habaring Hurung” Kotim yang dipimpin Ketua Komisi I, Agus Seruyantara ke DPRD Kalsel untuk konsultasi terkait pengelolaan BUMD.

Selain itu, tentang pengelolaan aset daerah pada pemerintah provinsi (Pemprov) Kalsel, karena selain bidang hukum dan pemerintahan, Komisi I DPRD Kalsel juga membidangi aset daerah.

Editor: M Syarif - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

DPRD Kalsel

Reses di Batola, Anggota DPRD Kalsel Karlie Hanafi Utamakan Prokes
apahabar.com

DPRD Kalsel

Keterwakilan Perempuan di Rumah Banjar Mulai Naik
DPRD Kalsel

DPRD Kalsel

Pascabanjir, Dewan Kalsel Kontrol Dua Kabupaten
Vaksinasi

DPRD Kalsel

Dewan Usul Mahasiswa Kalsel di Luar Daerah Prioritas Vaksinasi

DPRD Kalsel

Faskes Kehabisan Stok Vaksin, Waket DPRD Kalsel Desak Percepat Distribusi
reses

DPRD Kalsel

Reses dengan Wartawan, Ketua Komisi IV DPRD Kalsel Bangga!
apahabar.com

DPRD Kalsel

Demo Buruh: Ketua DPRD Kalsel Teken Poin Penolakan

DPRD Kalsel

Sekretaris F-PKS Minta Pemprov Kalsel Dukung Pembangunan Sarana Pendidikan di Perbatasan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com