Evakuasi Korban Erupsi Semeru, Dua Helikopter-Tiga Kompi TNI Dikerahkan Empat Program Bank Indonesia Majukan UMKM Busyet! Buaya Masuk Rumah Warga Saat Banjir di Kaltim Lama Buron, Mantan Kades di Katingan Tilap Dana Desa Rp 1,1 M Berhasil Diringkus di Kapuas Jalan Provinsi di HSU Rusak Parah, Truk Bermuatan Semen Amblas

Tolak Pembentukan Ormas Kesukuan Luar Kalimantan, Ratusan Massa Demo di DPRD Balikpapan

- Apahabar.com     Senin, 18 Oktober 2021 - 15:36 WITA

Tolak Pembentukan Ormas Kesukuan Luar Kalimantan, Ratusan Massa Demo di DPRD Balikpapan

Ratusan massa ngeluruk ke kantor DPRD Kota Balikpapan. Foto-apahabar.com/Riyad

apahabar.com, BALIKPAPAN – Ratusan massa dari Gabungan Organisasi Masyarakat (Ormas) Kalimantan mendadak ngeluruk ke kantor DPRD Balikpapan pada Senin (18/10) sekira pukul 11.00 Wita.

Ratusan massa ini menyampaikan aspirasinya terkait penolakan pembentukan ormas kesukuan luar Kalimantan.

Diketahui salah satu ormas kesukuan hendak membentuk perwakilan di Kalimantan khususnya di Kaltim.

Sontak hal ini membuat ormas asli Kalimantan menolaknya dan meminta ormas tersebut hanya masuk ke dalam paguyuban kesukuan yang telah ada di Balikpapan.

Permasalahan ini pun telah dimediasi sebelumnya oleh Pemerintah Kota Balikpapan, hanya saja belum menemui keputusan final. Hingga akhirnya amarah memuncak saat ormas salah satu suku tersebut membuat video pernyataan pembentukannya di tanah borneo.

“Seluruh ketua ormas, paguyuban dan adat kami meminta pemerintah atau dewan kalau bisa melarang ormas apapun berdiri selain orang Kalimantan itu sendiri. Kami tidak mau tahu itu ormas apa, yang jelas tidak boleh ada ormas lain selain ormas Kalimantan,” ungkap salah satu perwakilan ormas dalam rapat dengar pendapat di ruang paripurna.

Massa pun menuntut pemerintah melakukan pembubaran dan penolakan terhadap ormas kesukuan luar Kalimantan tersebut. Hal ini dikhawatirkan akan menjadikan kota Balikpapan tidak kondusif dan kedepan warga asli Kalimantan akan terpinggirkan oleh pendatang.

“Sebenarnya ini dibilang cukup sabar, sembilan bulan bahkan sudah dua kali dilakukan mediasi. Seakan-akan ada pembiaran dalam hal ini. Kami tidak melarang siapapun datang ke Balikpapan. Kami kasih space untuk paguyuban, kalau tidak mau masuk paguyuban ada ormas daerah, ada juga ormas nasional. Kenapa kami melarang, kami tidak mau seperti Jakarta. Jakarta itu bukan lagi milik orang betawi, mereka tersisih,” terang perwakilan ormas Kalimantan.

Rapat dengar pendapat tersebut dihadiri langsung oleh Wakil Ketua DPRD Kota Balikpapan, Subari, bersama perwakilan Kesbangpol dan Polresta Balikpapan. Dalam rapat tersebut dewan sepakat akan menandatangani notulen sebagai bentuk pernyataan sikap penolakan ormas kesukuan lain di Balikpapan.

“Saya paham maksud bapak-bapak sekalian, tapi untuk memutuskan itu saya nggak berani karena ini sensitif sekali. Namun untuk pernyataan sikap nanti kita tandatangani di notulen,” ujar Subari dihadapan perwakilan ormas.

Terkait soal video dari ormas kesukuan yang dimaksud, Subari menyerahkannya kepada pihak Kesbangpol dan kepolisian untuk menindaklanjuti hal tersebut.

“Nanti biar dari Kesbangpol dan kepolisian yang akan memanggil mereka untuk meminta klarifikasi dari video tersebut,” pungkasnya.

Editor: Aprianoor - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

PPKM Level IV

Kaltim

PPKM Level IV Balikpapan Berubah Lagi, Begini Aturan Barunya
apahabar.com

Kaltim

Tiba di Tarakan, 19 Mahasiswa dari Natuna Teriakan Yel-yel
Balikpapan

Kaltim

Semua Pusat Perbelanjaan di Balikpapan Ditutup Saat Lebaran
apahabar.com

Kaltim

BPBD Petakan Titik Rawan Banjir di Calon Ibu Kota RI
Balikpapan

Kaltim

Kapolda Kaltim Geram Admin di Balikpapan Berani Palsukan Hasil PCR

Kaltim

Sinyal Marabahaya Nyala, Basarnas Kaltim Kena Prank Kapal Asing
apahabar.com

Kaltim

Impor Sejumlah Komoditas di Kaltim Capai 3,75 M
apahabar.com

Kaltim

APBD Kaltim 2019, Wagub: Warga Hanya Dapat Rp 3,5 Juta/Tahun
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com