Evakuasi Korban Erupsi Semeru, Dua Helikopter-Tiga Kompi TNI Dikerahkan Empat Program Bank Indonesia Majukan UMKM Busyet! Buaya Masuk Rumah Warga Saat Banjir di Kaltim Lama Buron, Mantan Kades di Katingan Tilap Dana Desa Rp 1,1 M Berhasil Diringkus di Kapuas Jalan Provinsi di HSU Rusak Parah, Truk Bermuatan Semen Amblas

Tunggakan Insentif Nakes di Banjarbaru Akhirnya Lunas

- Apahabar.com     Jumat, 22 Oktober 2021 - 20:22 WITA

Tunggakan Insentif Nakes di Banjarbaru Akhirnya Lunas

Ilustrasi. Foto-Net

apahabar.com, BANJARBARU – Tunggakan insentif sebanyak 30 miliar lebih untuk tenaga kesehatan (Nakes) yang menangani Covid-19 di Banjarbaru akhirnya dibayarkan.

Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Banjarbaru melaporkan bahwa pembayaran insentif nakes sudah direalisasikan.

“Sudah sampai bulan September 2021 sebesar 30.835.065.300 Rupiah dari alokasi yang disediakan 43 miliar Rupiah,” ujat Kepala BPKAD Banjarbaru Jainudin kepada apahabar.com, Jumat (22/10) petang.

Dirincinya, sebelumnya untuk insentif nakes carry over 2020 sudah dibayarkan sebanyak Rp12,5 miliar, ditambah terbaru Januari hingga September 2021 sebanyak Rp18,2 miliar sehingga total menjadi 30 miliar lebih.

Kepala Dinas Kota Banjarbaru, Rizana Mirza membenarkan ihwal pembayaran itu, katamya khusus nakes Puskesmas di Dinas Kesehatan sudah lunas Januari hingga September 2021.

“Alhamdulillah sampai hari ini kita sudah membayarkan dari bulan Januari sampai September 2021 dan ini untuk 10 Puskesmas di Banjarbaru di Dinas Kesehatan,” ujar Kadinkes Banjarbaru, Rizana Mirza.

Sedangkan untuk Rumah Sakit Idaman Banjarbaru bukan dikelola Dinkes, melainkan pihak Rumah Sakit sendiri yang mengelola untuk tahun ini.

Ditegaskannya pula, untuk insentif nakes 2020 sebesar Rp12,5 miliar juga sudah lunas.

Rizana merincikan, dari Januari sampai Juni sudah terbayarkan Rp5 miliar lebih, kemudian dilanjut Juli sampai September Rp3 miliar lebih. Jika ditotal sudah kurang lebih Rp8 miliar yang dicairkan dari Januari hingga September tadi.

“Langsung ditransfer ke rekening tenaga kesehatan masing-masing,” tegasnya.

Adapun proses pencairannya, sebut Rizana memang memakan waktu lama atau butuh kesabaran. Rutenya, masing-masing Puskesmas menyampaikan kan data berapa tenaga kesehatan yang melaksanakan tugas dalam penanganan Covid-19.

Kemudian, data tersebut akan diverifikasi Dinkes, setelah selesai baru disampaikan ke BPKAD beserta nomor rekening nakes berdasarkan Surat Permintaan Membayar (SPM). Barulah BPKAD mencairkan.

Meski telah lunas untuk Januari hingga September, Rizana tak memungkiri adanya kendala dalam prosesnya.

“Kemarin memang ada permasalahan karena ada dananya kurang dan menunggu pengetokan dianggaran perubahan di DPRD. Alhamdulillah setelah satu minggu diketok, kami bisa merealisasikan pembayaran sampai September,” ucapnya lega.

Lantas, bagaimana dengan pembayaran mendatang?

Rizana menyebut pembayaran untuk Oktober, November dan Desember akan terselesaikan setelah rute atau proses pengajuan seperti diterangkan sebelumnya selesai. Sehingga tidak ada kendala lagi dalam pencairannya.

“Alhamdulillah kawan-kawan sabar, untuk kedepan juga insyaAllah tidak ada kendala,” harapnya.

Adapun jumlah tenaga kesehatan yang mendapat insentif katanya tidak menentu, sebab melihat perkembangan kasus Covid-19.

Seperti di Januari kemarin, katanya ada sebanyak 141 orang nakes, lalu Februari 215 orang, Maret 218 orang, April 190 orang, dan Mei 145 orang serta Juni 90 orang.

Sedangkan pada Juli dan Agustus ada peningkatan kasus sehingga nakes bertambah di Juli 229 orang dan Agustus 286 orang.

“Alhamdulillah September kasus menurun, dan nakes sebanyak 118 orang,” tuntasnya.

Editor: Muhammad Bulkini - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Banjarbaru

Resmi ! Banjarbaru Perpanjang PPKM Level 4 hingga 6 September

Banjarbaru

Terima Kunjungan TP PKK Palangka Raya, TP PKK Banjarbaru Sharing Program

Banjarbaru

Diduga Dapat Bisikan Arwah, Tukang Parkir di Murjani Banjarbaru Nekat Gantung Diri
penyakit

Banjarbaru

Sejumlah Pengungsi di Banjarbaru Mulai Diserang Penyakit, Termasuk Kutu Air
Tabrak Avanza

Banjarbaru

Tabrak Avanza di Liang Anggang, Pengendara Sky Drive Diduga Mabuk
Lapas

Banjarbaru

Lapas Kelas II B Banjarbaru Gelar Kegiatan Pembinaan Keagamaan
PTM

Banjarbaru

Belum Temukan Varian Delta, Ketua DPRD Banjarbaru Dukung PTM Terbatas
Banjarbaru

Banjarbaru

Viral Foto Diduga Jenazah Covid-19 di Banjarbaru, Cek Faktanya!
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com