Update Covid RI 15 Oktober, Kalsel Sembilan Terbawah, Jakarta Teratas PDIP Pamer Jago Capres 2024: Puan, Ganjar hingga Mardani H Maming KPK Tinggalkan Markas Brimob Tabalong, Penyidikan Berlanjut Acil Pasar Terapung Siap-Siap, Siring Piere Tendean Bakal Dibuka Lagi! OTT Amuntai, Enam Mobil Tiba di Brimob Tabalong

Turun hingga 95 Persen, Presiden Jokowi Puji Penanganan Covid-19 di Bali

- Apahabar.com     Jumat, 8 Oktober 2021 - 22:12 WITA

Turun hingga 95 Persen, Presiden Jokowi Puji Penanganan Covid-19 di Bali

Presiden Joko Widodo saat memberikan pengarahan di Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Bali, di Denpasar, Jumat (8/10), Foto-Antara/Ho-Biro Pers Sekretariat Presiden/Laily Rachev

apahabar.com, JAKARTA – Hari ini Presiden Joko Widodo (Jokowi) melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Bali. Dalam kesempatan itu Jokowi memuji penanganan Covid-19 di Provinsi Bali yang telah berhasil menurunkan kasus aktif hingga 95 persen dari puncak kasus.

Penambahan kasus harian di Bali pada Kamis (7/10) hanya 60 kasus, atau turun jauh dari puncak kasus yang mencapai 1.910 pada Agustus 2021.

Selain itu, kasus aktif juga menurun dari 13.803 kasus menjadi hanya 605 kasus. Presiden Jokowi berharap tren kasus Covid-19 di Bali bisa terus diturunkan.

“Jadi pertahankan kasus serendah mungkin dalam waktu yang lama, terus tekan. Ini betul-betul harus ada konsistensi,” kata Presiden Jokowi saat memberikan pengarahan di Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Bali di Denpasar, Jumat (8/10), sebagaimana keterangan tertulis dari Biro Pers Sekretariat Presiden, seperti dilansir Antara.

Presiden mengingatkan kepada para bupati, wali kota, Kapolres, hingga Komandan Kodim agar terus memperhatikan beberapa indikator situasi Covid-19, seperti tingkat keterisian tempat tidur (bed occupancy ratio/BOR).

“Ini BOR, standar WHO [Organisasi Kesehatan Dunia] di bawah 60 [persen], kita sudah berada di angka-angka ini, Karangasem, Bangli, Buleleng, Kota Denpasar, Gianyar, Jembrana, Badung, Klungkung, Tabanan, semuanya saya kira pada posisi baik,” katanya.

Selain itu, Presiden Jokowi juga meminta agar ketersediaan obat dan oksigen diperhatikan dengan detail. Upaya ini perlu dilakukan agar di saat terjadi kekurangan oksigen, maka seluruh pihak dapat melakukan penanganan sehingga tidak terjadi keterlambatan di lapangan.

“Begitu ada yang merah langsung kita kejar supaya tidak terlambat,” kata Presiden Jokowi.

Kepala Negara juga mengapresiasi capaian vaksinasi di Bali yang telah mencapai 98 persen untuk dosis pertama dan lebih dari 80 persen untuk dosis kedua.

“Secara umum sudah 80 persen, saya kira sudah sangat tinggi. Jadi saya minta untuk lansianya saja agar dikejar, dinaikkan,” ucapnya.

Editor: Aprianoor - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Sederet Manfaat Omnibus Law versi Kemenkumham: Tak Melulu Soal Investasi

Nasional

Heboh! Umroh Virtual Tarif Rp175 Ribu
apahabar.com

Nasional

Donald Trump: China Seharusnya Bisa Hentikan Penyebaran Covid-19
apahabar.com

Nasional

Panduan Cegah Covid-19 di Tempat Kerja dalam Era New Normal
Bio Farma

Nasional

Bio Farma Sudah Produksi 19 Juta Dosis Vaksin Corona
apahabar.com

Nasional

Selama 2019 Kaltim Ekspor Sarang Burung Walet 129 Ton
apahabar.com

Nasional

Pengamat: Mardani H Maming Benar, Politik Elektoral Prioritaskan Daerah Pemenang

Nasional

KPK Akan Lelang Sembilan Paket Barang Rampasan, dari Smartphone hingga Tas Bermerek
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com