Demo Besar-besaran, Ribuan Buruh Tabalong Matangkan Persiapan RESMI! Sopir Truk Maut A Yani Banjarmasin Tersangka Tolerannya Muslim di Banjarmasin Bikin Pohon Natal Setinggi 8 Meter Sudah 2 Ibu di Tanah Bumbu Coba Akhiri Hidup, IPK Sentil Peran Pemerintah HKN Banjarmasin Dilidik Jaksa, Pencegahan Covid-19 Jangan Mengendur

Usai Pembacokan di Tanbu, Jurkani Kini Sering Bergeming

- Apahabar.com     Senin, 25 Oktober 2021 - 17:24 WITA

Usai Pembacokan di Tanbu, Jurkani Kini Sering Bergeming

Beredar sebuah video Jurkani tampak kesulitan untuk diajak berinteraksi oleh kerabatnya. Sampai sore ini ia masih menjalani perawatan intensif di ruang HSU sebuah rumah sakit di Banjarmasin. Foto: Ist

apahabar.com, BANJARMASIN – Makin hari, kondisi Jurkani kian menguatirkan. Pascapenyerangan brutal di Angsana, Tanah Bumbu ia kini kesulitan berinteraksi.

“Bangun saja jangan guring saja. (Bangun saja jangan tidur) Ingat saja kalau? Ingat saja kan?” seorang kerabatnya tampak mengajak Jurkani berbicara.

Namun Jurkani yang saat ini mengenakan alat bantu pernapasan tak bergeming dengan pertanyaan itu. Tatapannya kosong.

Pian haus kah? (Anda haus?) Om, bepander pang!? (Om ngomong dong!?) Jangan guring (tidur) om,” ujar kerabatnya mencoba berinteraksi dengan Jurkani.

Dihubungi media ini, salah seorang kerabat Jurkani memastikan video tersebut diambil di sebuah rumah sakit di Banjarmasin pada Senin (25/10) pagi.

Lantaran tatapannya sering kosong, mantan perwira polisi ini dibawa ke ruang unit perawatan tinggi atau High Care Unit (HCU).

Jurkani yang juga mengalami patah tulang tangan dan kaki usai penyerangan tersebut batal menjalani operasi lantaran gula darahnya tinggi.

“Jantung kayaknya juga ada masalah,” ujar kerabatnya.

Kerabatnya itu bilang Jurkani tak merespons saat diajak berkomunikasi sejak Minggu kemarin.

“Iya enggak menyahut dari kemarin,” ujarnya.

Saat ini Jurkani masih berada di ruang perawatan khusus.

“Baru pasang selang buat nutrisi, makan dan obat,” pungkasnya.

Tuai Sorotan 

Pembacok Jurkani di Tanbu Juga Rampas Barang Pribadi, Pelaku Disebut Berhalusinasi

Jurkani menjadi korban penyerangan brutal di Desa Bunati, Angsana, Tanbu pada Jumat (22/10) sekitar pukul 17.45.

Penyerangan terjadi saat pria 60 tahun ini baru saja keluar dari lokasi tambang milik sebuah perusahaan pemegang IUP batu bara di Angsana.

Pembacokan Jurkani turut mengundang perhatian Denny Indrayana. Mantan calon gubernur Kalsel ini memandang penyerangan terhadap mantan juru bicaranya itu sebagai perbuatan biadab.

“Perbuatan demikian bukan hanya tindak pidana yang mencederai profesi advokat yang harus dilindungi,” ujar Denny lewat siaran persnya, Minggu 24 Oktober.

Baca selengkapnya di halaman selanjutnya: 

Editor: Fariz Fadhillah - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Hanya Sekejap, 1.400 Tabung ‘Melon’ di Rantau Ludes Diborong Pemesan
Banjar

Kalsel

Tahun Sulit Akibat Covid-19, Kejahatan di Kabupaten Banjar Meningkat
apahabar.com

Kalsel

Bupati HSS Minta Masyarakat Waspada DBD
Covid-19 di Kalsel, Banjarmasin Masih Tertinggi

Kalsel

Covid-19 di Kalsel, Banjarmasin Masih Tertinggi
apahabar.com

Kalsel

Usai Padam, Kapal di Jembatan Dewi Karam
apahabar.com

Kalsel

Ragam Aksi Sosial Indocement di HUT ke-45
apahabar.com

Kalsel

Cukup Beli Baju, Pejuang Medis Banjarmasin Bakal Terbantu
Marak Hoaks Covid-19, Polres HST Ingatkan UU ITE

Kalsel

Marak Hoaks Covid-19, Polres HST Ingatkan UU ITE
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com