Bukan Pepesan Kosong, Kades Se-Amuntai Sweeping Truk Conch! Ssttt! Wanita di Pusaran Bupati HSU Diperiksa KPK Lagi Cemara Raya Banjarmasin Masih Terendam, Warga Dorong Motor Mogok PT. SBKW Perusahaan Resmi, Cuncung Sayangkan Media Tidak Cek And Balance Mediasi Buntu! Kades di Amuntai Ancam Sweeping Truk Conch

Usulan Jokowi ke ASEAN: Pembatasan Perjalanan Dilonggarkan

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menilai pembatasan perjalanan dan mobilitas di kawasan ASEAN bisa dikurangi dengan tetap menjamin keamanan
- Apahabar.com     Senin, 25 Oktober 2021 - 19:02 WITA

Usulan Jokowi ke ASEAN: Pembatasan Perjalanan Dilonggarkan

Pidato Presiden Joko Widodo pada ASEAN Business and Investment Summit, 25 Oktober 2021. Foto-Tangkapan Layar Youtube/BPMI

apahabar.com, JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menilai pembatasan perjalanan dan mobilitas di kawasan ASEAN bisa dikurangi dengan tetap menjamin keamanan seiring situasi pandemi Covid-19 yang kian terkendali.

Hal tersebut dikemukakan Jokowi saat menyampaikan pidatonya dalam ASEAN Business and Investment Summit yang digelar secara virtual, Senin (25/10).

“Dengan situasi Covid-19 yang semakin terkendali, pembatasan tersebut bisa dikurangi,” kata Jokowi, dilansir dari CNBC Indonesia.

Menurutnya pemulihan ekonomi ASEAN bisa dipercepat dengan melakukan reaktivasi perjalanan yang aman, termasuk di sektor pariwisata.

Jokowi mengatakan, berdasarkan catatan World Trade Organization (WTO), tingkat pembatasan di Asia Tenggara adalah yang tertinggi di dunia yaitu mencapai 82%.

“Mobilitas bisa dilonggarkan tetapi harus menjamin aman dari risiko pandemi,” katanya.

Menurutnya, ASEAN Travel Corridor Arrangement Framework yang digagas pemerintah Indonesia pada tahun lalu perlu segera diimplementasikan.

“Pengakuan sertifikat vaksin di kawasan termasuk interoperabilitas sistem vaksin harus segera dilakukan. Pengaturan travel bagi masyarakat yang telah divaksinasi dan sehat, negatif Covid harus dibuat,” jelasnya.

Jokowi memandang, jika semua negara ASEAN segera memfasilitasi mobilitas masyarakat dengan aman, roda perekonomian bisa kembali bergerak.

“Indonesia juga telah membuka secara bertahap Bali untuk safe tourism dengan protokol kesehatan yang ketat,” tegasnya.

Editor: Puja Mandela - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Nasional

BMKG Ungkap Potensi Tsunami 8 Meter di Cilegon

Nasional

Wacana Tax Amnesty Jilid II, Mardani H Maming: Kita Dukung
apahabar.com

Nasional

Ratusan ‘Mortir’ Ditemukan di Tambang Semen
apahabar.com

Nasional

Indonesia Penyebab Asap di Malaysia?
Banjir di Karawang

Nasional

Banjir di Karawang, Sejumlah Rumah Sakit Terendam
Bjb

Nasional

Lawan Covid-19, Ribuan Pegawai, Pensiunan Bank Bjb hingga Masyarakat Divaksin
WHO

Nasional

Mengenal 3 Obat Covid-19 yang Bakal Diuji Coba WHO
apahabar.com

Nasional

Potret Ibu Kota, Kualitas Udara Jakarta Terburuk Sedunia
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com