Lagi! Rumah Ambruk di Banjarmasin, Simak Pengakuan Pemilik Perbaikan Pipa Bocor di Jalan Ahmad Yani Banjarmasin Rampung, Lapor Jika Air Keruh Catat, Jadwal Pelantikan ASN Asal Tanbu Jadi Sekdakot Banjarmasin Menakar Langkah Pertamina-Pemprov Basmi Pelangsir BBM Kalsel Tertangkap! Pelaku Penggelapan Minyak Sawit di Banjarbaru, CPO Diganti Air Sungai

8 Daerah Waswas Banjir, Status Siaga di Kalsel Belum Dikeluarkan

- Apahabar.com     Senin, 15 November 2021 - 17:48 WITA

8 Daerah Waswas Banjir, Status Siaga di Kalsel Belum Dikeluarkan

Anggota Polres HST mengevakuasi warga terjebak banjir di Mandingin, Kecamatan Barabai. Foto: Polres HST for apahabar.com

apahabar.com, BANJARMASIN – Warga di Provinsi Kalimantan Selatan mulai was-was bencana banjir. Pantauan media ini, serbuan air bahkan sudah menggenangi tiga kabupaten sekaligus.

Wilayah-wilayah yang terendam banjir tersebut meliputi Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), Hulu Sungai Tengah (HST), hingga Balangan.

Ketinggian debit akibat serbuan air dari Pegunungan Meratus tersebut bervariasi mulai 30-70 centimeter.

Hujan Lebat Dini Hari, Sejumlah Wilayah HST Terendam hingga Jembatan Terputus

Pembina Teknis Tagana Kalsel, Achmadi meminta seluruh warga waspada. Meski dirinya menyebut kondisi saat ini masih terkendali.

“Ada kewaspadaan dari Tagana dan Kampung Siaga Bencana di kawasan tersebut,” ucapnya kepada apahabar.com, Senin (15/11).

Kepala Seksi Perlindungan Sosial Korban Bencana Alam (PSKBA) Dinsos Kalsel ini menyatakan bantuan logistik sudah siap dikerahkan.

“Fokus kita ada di HST dan HSS. Dikuatirkan terjadi banjir bandang di Hantakan dan tanah longsor juga,” ujarnya.

Achmadi berharap banjir kali ini tidak separah awal 2021 lalu. Ia berharap curah hujan mereda dan air laut tak ikut naik.

Dua Desa di Kecamatan Tebing Tinggi Balangan Terendam Banjir, Warga Diminta Wapada

Lebih jauh, masyarakat diminta tidak panik. Tetap sabar. Menurut istilahnya: mesti akrab dengan bencana.

Segera mengungsi apabila kondisi banjir sudah mulai mengkhawatirkan dan mengganggu aktivitas.

“Kemudian, aliran listrik di rumah harap dimatikan agar tidak terjadi korsleting. Agar tak ada korban jiwa,” imbaunya.

Selain tiga kabupaten itu, menurutnya masih ada lima daerah di Kalsel yang perlu diatensi. Yakni Kabupaten Banjar, Tanah Laut, Tanah Bumbu, Hulu Sungai Utara, dan Kota Banjarbaru.

Kendati begitu, Pemprov Kalsel sampai sekarang masih belum menetapkan status Siaga Bencana Banjir.

Hingga berita ini diturunkan, Kepala BPBD Provinsi Kalsel Mujiyat tak aktif saat dihubungi apahabar.com. Demikian juga dengan Kepala Subbidang Pencegahan BPBD Kalsel, Syahrudin yang tak merespons konfirmasi apahabar.com.

Breaking! Sungai Amandit Meluap, Jebol Dinding Rumah Warga

BREAKING! PTUN Menangkan Gugatan Korban Banjir Kalsel 

Editor: Fariz Fadhillah - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Usulan Raperda Pemda Direspon Positif Seluruh Fraksi DPRD Banjarbaru
apahabar.com

Kalsel

Anggota DPRD Tala Dilantik, Wajah Baru Siap Jalankan Amanah Rakyat
apahabar.com

Kalsel

Debit Air Sungai Hantakan Meningkat, Peserta JMTs Terpaksa Diungsikan
apahabar.com

Kalsel

Siang Bolong, Lahan Kosong Sekitar Syamsudin Noor Terbakar
apahabar.com

Kalsel

Forkopimda HST Utamakan Pencegahan Karhutla
A

Kalsel

Pernah Jaga Karcis di Stadion, Paman Birin Dukung Renovasi 17 Mei Banjarmasin
Saksi Ahli Sebut Ajaran Nasruddin Bertentangan dan Menista Agama

Kalsel

Saksi Ahli Sebut Ajaran Nasruddin Bertentangan dan Menista Agama
Banjir Kalsel

Kalsel

Pascabanjir Kalsel, 1.627 Gardu Listrik PLN Sudah Menyala
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com