Dikira Orang Mabuk, Ternyata Api Mengamuk di Komet Banjarbaru Tanpa Naturalisasi, Berikut Pemain Tambahan Timnas Indonesia di Piala AFF 2020 Kartu Prakerja Lanjut di 2022, Anggaran Rp 11 Triliun Disiapkan Nyangkut Jembatan Lagi, Damkar Banjar Turun Tangan Atasi Rumpun Bambu Longsor Kotabaru Tewaskan 4 Warga Maradapan, Cek Faktanya

8 Kabupaten di Kalteng Masih PPKM Level 3, Gubernur Minta Posko Covid-19 Dioptimalkan

- Apahabar.com     Rabu, 3 November 2021 - 23:12 WITA

8 Kabupaten di Kalteng Masih PPKM Level 3, Gubernur Minta Posko Covid-19 Dioptimalkan

Gubernur Kalteng Sugianto Sabran. Foto: Istimewa

apahabar.com, PALANGKA RAYA – 8 kabupaten yang ada di wilayah Kalimantan Tengah (Kalteng), hingga saat ini masih berada di PPKM level 3.

8 kabupaten tersebut, di antaranya Kapuas, Barito Selatan, Barito Utara, Katingan, Seruyan, Gunung Mas, Murung Raya dan Barito Timur.

Pemberlakuan PPKM level 3 ini berdasarkan instruksi Menteri dalam negeri nomor 54 tahun 2021 tanggal 18 Oktober 2021 waktu lalu. Sementara 5 kabupaten dan kota lainnya saat ini sudah berada di PPKM level 2.

Tim Satgas Covid-19 Kalteng, melalui Dinas Komunikasi Informatika Persandian dan Statistik merilis, 5 kabupaten yang kini berada di PPKM level 2, yaitu Kotawaringin Barat, Kotawaringin Timur, Pulang Pisau, Lamandau, dan Kota Palangka Raya.

Gubernur Kalteng, H Sugianto Sabran pada Rabu (3/11), meminta pengoptimalan posko pengendalian Covid-19 mulai tingkat desa dan kelurahan di semua wilayah terus ditingkatkan, khususnya di wilayah yang masih PPKM level 3 agar penyebaran kasus Covid-19 bisa dikendalikan.

Sementara itu, berdasarkan data yang rilis oleh Media Center Satuan Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kalteng, jumlah akumulasi sampai dengan saat ini, pasien konfirmasi positif Covid-19 bertambah sebanyak 3 orang dengan total kasus mencapai 46.599 orang.

Pasien dinyatakan sembuh sebanyak 8 orang dan pasien dinyatakan meninggal dunia sebanyak 0 orang atau dengan tingkat kematian Case Fatality Rate (CFR) 3,4 persen.

Kasus sembuh Covid-19 di Kalteng mengalami penambahan sebanyak 8 orang dalam 24 jam terakhir, dengan adanya penambahan tersebut, kasus sembuh mencapai 44,98 orang saat ini.

Sebanyak 8 orang yang baru dinyatakan sembuh di antaranya warga asal Palangkaraya 3 orang, Kotawaringin Barat 2 orang, Sukamara 1 orang, Gunung Mas 1 orang dan Barito Selatan 1 orang.

Dari 46.599 orang kasus konfirmasi yang dilaporkan yakni 44.980 orang sudah dinyatakan sembuh, 1,579 orang meninggal dunia dan sisanya sebanyak 40 pasien konfirmasi yang masih menjalani perawatan di sejumlah RS rujukan Covid-19 di Kalteng.

Pada kasus suspek atau yang sebelumnya dikenal ODP dan PDP, dilaporkan menjadi sebanyak 157 orang dalam 24 jam terakhir. Distribusi kasus suspek dari masing-masing daerah, antara lain Katingan 38 orang, Kotawaringin Timur 10 orang, Sukamara 12 orang, Pulang Pisau 1 orang, Kapuas 1 orang, Gunung Mas 3 orang, Barito Selatan 5 orang, Barito Timur 15 orang, Barito Utara 68 orang dan Murung Raya 4 orang,

Terakhir, untuk kasus probable berjumlah 116 orang, masing-masing merupakan warga asal Palangka Raya 12 orang, Katingan 23 orang, Kotawaringin Timur 1 orang, Kotawaringin Barat 25 orang, Lamandau 1 orang, Sukamara 1 orang, Seruyan 13 orang, Pulang Pisau 2 orang, Kapuas 12 orang, Barito Selatan 5 orang, Barito Timur 6 orang, Barito Utara 14 orang dan Murung Raya 1 orang.

Editor: Aprianoor - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalteng

Positif Covid-19 di Palangka Raya dan Kapuas Tembus 100
apahabar.com

Kalteng

Positif Covid, 139 Orang Isolasi Mandiri di Kapuas, Ketua Harian Satgas: Camat Pantau!

Kalteng

Update Covid-19 Kapuas: 2 Sembuh, Positif Nihil

Kalteng

Luas Permukiman Kumuh Tiga Kelurahan di Kapuas Disepakati

Kalteng

35 WBP Lapas Palangka Raya Terima Remisi Khusus Nyepi 2021
apahabar.com

Kalteng

Wanita Berbobot 350 Kg di Kalteng: Saya Suka Makan Gorengan
Bantuan Paket Sembako

Kalteng

Ratusan Warga Selat Utara Kapuas Terima Bantuan Paket Sembako
Ruseni

Kalteng

Ditinggal Ruseni, Ini Plt Kadis Dukcapil Kapuas
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com