Demo Besar-besaran, Ribuan Buruh Tabalong Matangkan Persiapan RESMI! Sopir Truk Maut A Yani Banjarmasin Tersangka Tolerannya Muslim di Banjarmasin Bikin Pohon Natal Setinggi 8 Meter Sudah 2 Ibu di Tanah Bumbu Coba Akhiri Hidup, IPK Sentil Peran Pemerintah HKN Banjarmasin Dilidik Jaksa, Pencegahan Covid-19 Jangan Mengendur

9 Muda-Mudi yang Ngamar di Penginapan Mabuun Diciduk, Begini Penjelasan Kasatpol PP Tabalong

- Apahabar.com     Rabu, 24 November 2021 - 14:24 WITA

9 Muda-Mudi yang Ngamar di Penginapan Mabuun Diciduk, Begini Penjelasan Kasatpol PP Tabalong

Petugas Satpol PP memeriksa para remaja yang meresahkan di sebuah penginapan. Foto - Istimewa.

apahabar.com, TANJUNG – Kabar petugas Satpol PP mengamankan sejumlah remaja dalam sebuah kamar penginapan di Mabuun, Kecamatan Murung Pudak, beredar di media WhatsApp dan Facebook.

Kabar tersebut berupa sebuah laporan yang ditujukan kepada Kepala Satpol PP Tabalong bertanggal 11 November. Dilaporkan, ada 9 remaja yang diamankan, mereka diduga pelaku prostitusi online.

Sembilan remaja itu terdiri dari 2 laki-laki dan 7 perempuan. Masing-masing untuk perempuan berinisial DR (17) warga Amuntai, GN (19) warga Kandangan, SN (18) warga Tabalong, WN (15) warga Amuntai, UM (16) warga Kandangan, VM (17) warga Banjarmasin.

Sedangkan dua remaja putra masing-masing berinisial MM (18) warga Kandangan dan AAV (17) warga Banjarmasin.

Dalam laporan itu juga disebutkan anggota Satpol PP Kabupaten Tabalong mengamankan minuman keras dan lainnya.

Kepala Satpol PP Kabupaten Tabalong, Abdul Halim membenarkan laporan yang beredar itu ditujukan kepada dirinya.

“Itu laporan awal anggota kepada saya, tidak seluruhnya dalam laporan itu benar setelah kami lakukan pemeriksaan terhadap mereka,” jelasnya dihubungi apahabar.com, Rabu (24/11).

Halim bercerita, kejadiannya bermula dari laporan masyarakat tentang sejumlah remaja yang meresahkan. Mendapat laporan itu, pihaknya berkordinasi dengan Polres Tabalong untuk mendatangi lokasi itu.

“Di sana memang benar ditemukan sekelompok anak di bawah umur, laki-laki dan perempuan berada di satu tempat,” jelasnya.

Selanjutnya, para remaja itu dibawa ke kantor Satpol PP untuk dimintai keterangan.

“Walaupun tidak ditemukan bukti yang mengarah ke praktik prostitusi, mereka tetap kami bawa ke kantor karena telah meresahkan masyarakat,” ucap Halim.

Saat itu, Satpol PP berkoordinasi dengan dinas terkait melalui DP3AP2KB dan Dinas Sosial untuk dilakukan pembinaan.

“Setelah dilakukan pembinaan, mereka yang dari luar Tabalong dipulangkan ke daerah asalnya, berkoordinasi dengan instansi di daerah asalnya untuk dijemput,” beber Halim.

Sementara bagi remaja warga Tabalong dijemput orang tuanya masing-masing.

“Sebelumnya mereka juga membuat pernyataan tidak akan melakukan hal yang meresahkan lagi, seperti berkumpul sebagaimana yang kami dapati saat mengamankan mereka,” pungkas Kasat Pol PP Tabalong, Abdul Halim.

Editor: Muhammad Bulkini - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Tabalong

Puluhan IKM Tabalong Pasarkan Produknya di Mini Expo Plaza Barunak
apahabar.com

Tabalong

Tata Jaringan, PDAM Tabalong Perbaiki Jalur Warukin Tanta
Bupati Tabalong

Tabalong

64 Desa Gelar Pilkades, Bupati Tabalong Terbitkan Surat Edaran ke Perusahaan

Tabalong

Lagi, Puluhan Pasien Covid-19 di Tabalong Sembuh
SMPN 1 Tanjung

Tabalong

Tak Direstui Tatap Muka, 13 Siswa SMPN 1 Tanjung Tabalong Tetap Belajar Daring

Kalsel

Pegawainya Tersandung Sabu, Kalapas Tanjung: Lanjutkan Proses Hukumnya!

Kalsel

Harga Minyak Goreng Naik di Pasar Tanjung Tabalong, Daging Ayam Ras Turun

Tabalong

Rencana Unjuk Rasa Damai di Tabalong, Ribuan Karyawan Bikin 7 Tuntutan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com