Persiba Cuci Gudang, Coret Tujuh Pemain Jelang Delapan Besar Liga 2 Paman Birin Minta Wali Kota dan Bupati Maksimalkan Serapan Anggaran 2022 Kasus Covid-19 di 21 Daerah Naik, Pemerintah Meminta Masyarakat Tetap Waspada Cuaca Kalsel Hari Ini: Hujan Petir Berpotensi Melanda Hampir Seluruh Wilayah! Truk Terguling di A Yani Banjarmasin, Satu Orang Tewas

Akhir Tahun 2021, AS Berencana Tarik Seluruh Pasukan dari Irak

- Apahabar.com     Senin, 22 November 2021 - 00:39 WITA

Akhir Tahun 2021, AS Berencana Tarik Seluruh Pasukan dari Irak

Ilustrasi. Foto-Net

apahabar.com, MANAMA – Pada akhir tahun 2021, Amerika Serikat berencana menarik seluruh pasukannya dari Irak. Hal tersebut disampaikan Menteri Pertahanan Amerika Serikat (AS) Lloyd Austin.

Lloyd Austin menyebut, keterlibatan Washington nantinya hanya akan mencakup berbagi informasi intelijen, saran, dan bantuan dengan militer Irak.

Politik Imelda Wiguna Kenang Saat Nangis Bareng Verawaty di Bangkok
Saat bertemu dengan Menteri Pertahanan Irak Jumah al-Jaburi di sela-sela Manama Dialogue di Bahrain, dilansir Republika pada Minggu (21/11), Austin menekankan bahwa AS akan tetap berkomitmen di kawasan Timur Tengah, termasuk dalam memerangi ISIS.

“Mari kita perjelas; komitmen Amerika terhadap keamanan di Timur Tengah kuat dan pasti,” ujarnya.

Selain ISIS, AS juga berkomitmen menghadapi perilaku agresif Iran meski saat ini tengah terlibat dalam negosiasi pemulihan kesepakatan nuklir dengannya. “Kami tetap berkomitmen pada hasil diplomatik dari masalah nuklir. Namun, jika Iran tidak mau terlibat secara serius, kami akan melihat semua opsi yang diperlukan untuk menjaga keamanan Amerika Serikat,” kata Austin.

Negara-negara Teluk telah meminta AS membuat kesepakatan yang turut biasa mengatasi program rudal balistik Iran, termasuk perilaku destabilisasinya di kawasan tersebut. Negara Teluk Arab, yang sangat bergantung pada payung militer AS, telah mengutarakan ketidakpastian tentang fokus pemerintahan Presiden Joe Biden di kawasan tersebut. Hal itu terutama setelah AS menarik seluruh personel militernya dari Afghanistan.

Saat ini AS dinilai berupaya mengalihkan fokusnya ke kawasan Pasifik. Washington berupaya membendung dan melawan pengaruh Cina di kawasan tersebut. Pada September lalu, AS, Inggris, dan Australia telah membentuk aliansi bernama AUKUS. Aliansi itu dipandang sebagai upaya untuk menandingi Beijing di Pasifik.

Editor: Muhammad Bulkini - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Global

Nasa akan Siaran Langsung dari Mars 27 November Nanti  

Global

Hindari Ledakan Covid-19, Orang Kaya India Berebut Sewa Jet Pribadi
China-Taiwan

Global

Tegang, China-Taiwan Klaim Siap Perang
apahabar.com

Global

2 Orang ‘Pembantu’ Video Bugil di Puncak Piramida Tertangkap
apahabar.com

Global

Berhasil ke Antariksa, Miliarder Dunia Jeff Bezos Disebut Titisan Alien
Presiden Joe Biden. Foto-net

Global

Israel Beli Senjata Rp10,5 Triliun pada AS
Malaysia

Global

Usai Putuskan Hubungan Diplomatik, Diplomat Korut Diusir dari Malaysia
apahabar.com

Global

Misteri MH370 di Langit Banda Aceh dan Dugaan Pesawat Celaka di Pulau Christmas
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com