Jelang Nataru di Tabalong, 4 Warga Beserta Ratusan Botol Miras Diamankan Siaga 1! 10 Desa di 3 Kecamatan HST Banjir, Tagana Kalsel Terjun ke Lokasi Resmi, Pengurus MUI Kotabaru Dikukuhkan Lagi! Pipa PDAM Bandarmasih Bocor, Off 6 Jam, Sejumlah Wilayah Terdampak Lagi! Rumah Ambruk di Banjarmasin, Simak Pengakuan Pemilik

Akhirnya! Kalsel Nihil Penderita Baru Covid-19 Hari Ini

- Apahabar.com     Kamis, 11 November 2021 - 19:06 WITA

Akhirnya! Kalsel Nihil Penderita Baru Covid-19 Hari Ini

Kalimantan Selatan akhirnya mencatatkan hari tanpa penderita baru Covid-19. Foto: Dok.apahabar.com

apahabar.com, BANJARMASIN – 11 November bisa menjadi hari bersejarah bagi warga Kalimantan Selatan.

Hampir dua tahun lamanya dirundung pandemi Covid-19, pada hari ini Kalsel mencatatkan nihil penderita baru.

“Tidak ada penambahan kasus konfirmasi positif Covid-19 pada hari ini,” demikian laporan Satgas Covid-19 Kalsel, Kamis (11/11) petang.

Tak cuma penderita baru, hari ini Kalsel juga tanpa pasien meninggal dunia akibat Covid-19.

Sedang, pasien sembuh sebanyak 7 orang. Mereka dari Karantina di Kabupaten Hulu Sungai Utara 4 orang, dan Karantina di Tabalong 3 orang.

Meski begitu, sampai hari ini masih ada 38 pasien yang dirawat akibat Covid-19 di penjuru rumah sakit di Kalsel.

Secara keseluruhan, sudah ada 69.867 warga di Kalsel terjangkit Covid-19, 67.440 sembuh, dan 2.389 meninggal akibat Covid-19.

Sebagai pengingat, kasus Covid-19 pertama terkonfirmasi pada 23 Maret 2020.

Kala itu, Gubernur Sahbirin Noor mengonfirmasi seorang pasien dalam pengawasan di RS Ulin positif Covid-19.

27 hari dirawat, pasien berkode Ulin-01 itu dinyatakan sembuh. Hasil laboratorium swab PCR-nya 2 kali menunjukkan negatif.

Capaian hari ini sebenarnya sudah terlihat sejak beberapa hari lalu. Per 8-9 November lalu, Kalsel hanya mencatatkan satu kasus penderita baru.

Kalsel, menurut Anggota Tim Pakar Covid-19, Universitas Lambung Mangkurat, Hidayatullah Muttaqin, bisa mencapai hari tanpa penderita baru lantaran tren penularan kasus yang terus menurun.

“Seperti hasil asesmen Kemenkes, tingkat positivitas Kalsel 0,2,” ujarnya dihubungi apahabar.com.

Sepekan terakhir, 4-10 November, misalnya, tercatat 30 kasus penderita baru dengan 1 kematian.

Jumlah tersebut lebih rendah dibanding sepekan sebelumnya (28 Oktober-3 November), yakni 39 kasus baru dengan 3 kematian.

Tren positif tersebut terus berlanjut hingga pada 8 dan 9 November kasus penderita baru hanya bertambah satu orang.

Waspada Gelombang Ketiga

Sayangnya, tren tersebut tidaklah bertahan lama. Pada 10 November kemarin, penderita baru Covid-19 kembali naik menjadi 6 kasus.

Karenanya, Taqin meminta pemerintah dan masyarakat tidak lengah.

Pasalnya, pada puncak kasus konfirmasi di Agustus yang lalu, tingkat positivitas Kalsel sempat menyentuh angka 47%.

“Kita jangan jemawa sehingga kewaspadaan berkurang dan protokol kesehatan mulai ditinggalkan,” ujarnya.

Pemerintah provinsi Kalsel, kata Taqin, perlu belajar dari pengalaman setelah gelombang kedua Covid-19 surut.

Setelah gelombang kedua, Kalsel dihantam gelombang ketiga yang jauh lebih besar akibat masuknya varian Delta, meningkatnya mobilitas penduduk dan turunnya penerapan prokes.

“Kita juga perlu belajar dari Vietnam yang sebelum dihantam varian Delta kasus hariannya sangat rendah dan acapkali tidak ada kasus baru yang dilaporkan,” ujar dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis ini.

Selama 8,5 bulan sejak awal September, Vietnam dilaporkan nihil kematian akibat Covid-19.

Tetapi, yang terjadi kemudian jumlah penduduk yang terinfeksi mulai meningkat pada April 2021.

Sementara kasus kematian pertama setelah terakhir kali terjadi pada 3 September muncul di pertengahan Mei.

“Kasus harian di Vietnam hingga saat ini masih tinggi. Baik kasus baru maupun kematian,” paparnya.

Dalam sepekan terakhir, rata-rata kasus konfirmasi baru Vietnam mencapai 7.136 kasus per hari.

Sedang kasus kematian sebanyak 67 orang per hari.

Selama periode gelombang pertama Vietnam dari Mei hingga awal November ini, Vietnam melaporkan lebih dari 981 ribu penduduk yang terinfeksi Covid-19 dan lebih dari 22 ribu kematian.

EKSKLUSIF: Perjuangan Pasien Ulin 01 Selama di Ruang Isolasi

Editor: Fariz Fadhillah - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Kota Banjarmasin

Banjarmasin

Hari Ini, Syarat Baru Masuk Banjarmasin Berlaku
Banjarmasin

Banjarmasin

RESMI! PPKM Level IV Banjarmasin Batal sampai 16 Agustus
SMAN 8 Banjarmasin

Banjarmasin

Vaksinasi di SMAN 8 Banjarmasin, Masyarakat Umum Turut Berpartisipasi
TNI Al-Lanal

Banjarmasin

TNI Al-Lanal Banjarmasin Tuntaskan Vaksinasi Masyarakat Maritim

Banjarmasin

DPRD Banjarmasin Inisiasi 3 Raperda, Salah Satunya Damkar
Banjarmasin

Banjarmasin

Air Pasang Belum Menerjang, Pedagang di Pasar Sudimampir Banjarmasin Tutup Lebih Awal

Banjarmasin

Pria Tewas Bersimbah Darah di Basirih Selatan Diduga Korban Pembunuhan
Ekowisata

Banjarmasin

Parkir di Ekowisata Jembatan Antasan Bromo Banjarmasin Belum Berizin
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com