Kalsel Ingin Adopsi Kawasan Kumuh jadi Wisata di Yogyakarta Waspada, Hujan Disertai Petir dan Angin Kencang Ancam 3 Kabupaten Kalsel Tok! KPU-Kemendagri Sepakat Jadwal Pemilu 14 Februari 2024 Cuaca Kalsel Hari Ini: Sebagian Wilayah Diprediksi Cerah Berawan Tuduhan Tak Terbukti, IRT Banjarmasin Bebas Usai 60 Hari Ditahan

Banjir Desa Halong-Nawin di Tabalong Meluas, Ratusan Rumah Terdampak

Banjir di Desa Halong dan Desa Nawin di Kecamatan Haruai, Kabupaten Tabalong meluas.Pagi tadi, rumah warga kebanjiran di Halong
- Apahabar.com     Senin, 29 November 2021 - 13:06 WITA

Banjir Desa Halong-Nawin di Tabalong Meluas, Ratusan Rumah Terdampak

Banjir di Desa Halong dan Desa Nawin Kecamatan Haruai, Tabalong meluas. Foto-Istimewa.

apahabar.com, TANJUNG – Banjir di Desa Halong dan Desa Nawin di Kecamatan Haruai, Kabupaten Tabalong meluas.

Pagi tadi, rumah warga kebanjiran di Halong hanya 7 buah dan di Nawin 4 buah. Menjelang siang ini banjir meluas hingga merendam 98 rumah di Desa Halong dan 46 rumah di Desa Nawin.

“Kedalaman air di Halong sekitar 40 sampai 140 centimeter. Di RT 01 sebanyak 20 KK dan di RT 02 ada 78 KK,” kata Ketua UPBS Haruai, Binjainuri, Senin (29/11) siang.

Sementara itu, untuk Desa Nawin kedalaman air sekitar 50 sampai 150 centimeter dan merendam 21 rumah di RT 04 serta 25 rumah di RT 05.

Banjir juga memutus jalur aktivitas warga dari Desa Halong sampai Desa Nawin.

“Jalur jalan tersebut sementara tidak bisa dilalui kendaran, karena kedalaman air sekitar 140 centimeter atau sepinggang orang dewasa,” pungkas Binjainuri.

Sebelum banjir di Nawin dan Halong, banjir telah terjadi di Desa Wirang, Bongkang dan Marindi juga di Kecamatan Haruai.

Banjir di tiga desa di Kecamatan Haruai itu saat ini sudah surut sepenuhnya.

Banjir sendiri terjadi sejak Minggu 28 November, akibat hujan deras yang mengguyur Tabalong sejak malam harinya.

Tercatat ratusan Kepala Keluarga (KK) di Desa Wirang, Desa Marindi dan Desa Bongkang terdampak banjir tersebut.

Di Desa Wirang ada 20 rumah yang terendam banjir di RT 04 dan 06. Di Desa Bongkang 4 buah rumah.

Sedangkan di Desa Marindi rumah yang terdampak banjir 146 KK, di RT 01 19 KK, RT 02 97 KK dan RT 07 30 KK.

“Selain itu sempat jalan penghubung Desa Wirang dengan Marindi juga tidak dapat dilalui kendaraan,” kata Camat Haruai, Handi Yanuardi, Senin siang.

Kata Handi banjir tersebut karena luapan air sungai Kinarum yang tak mampu menampung air hujan.

“Alhamdulillah banjir telah kering di tiga desa tersebut,” ucapnya.

Saat ini, debit air sungai Tabalong mengalami peningkatan dan menimbulkan kerawanan banjir di wilayah Selatan.

Luapan air sungai Tabalong mulai berdampak di Desa Bangkiling Raya Kecamatan Banua Lawas.

“Ada dua rumah yang telah terendam di Desa Bangkiling Raya, lokasinya berbatasan dengan Desa Hapalah,” kata Camat Banua Lawas, H Fariduddin.

Fariduddin mengimbau warganya yang rumahnya berada di bantaran sungai agar berhati-hati.

“Kepada warga supaya berhati-hati atas kenaikan debit air sungai Tabalong ini, amankan harta benda ke tempat yang tinggi, jaga anak-anak jangan bermain di bantaran sungai untuk menghindari hal yang tidak diinginkan,” pungkasnya.

Editor: Muhammad Bulkini - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Tabalong

Tindak Lanjuti Rapat Virtual Menko Maritim, Satgas Covid-19 Tabalong Gelar Rakoor
apahabar.com

Tabalong

Meski di Tengah Pandemi, PT PAMA Tingkatkan Jumlah Hewan Kurban
apahabar.com

Tabalong

8 Warga Terjaring Operasi Yustisi di Tabalong, 4 Orang Diperintah Beli Masker
Narkoba

Kalsel

Lima Bulan DPO Narkoba, Petani di Mangkupum Tabalong Diringkus Polisi

Kalsel

Puluhan Anak 6-11 Tahun di Tanta Tabalong Disuntik Vaksin Covid-19
BPPW Kalsel

Tabalong

BPPW Kalsel Serah Terima Aset IPA Muara Uya dan Pugaan ke Pemkab Tabalong
Pengamanan di Gereja

Tabalong

Lakukan Pengamanan di Gereja, Polsek Tanta Imbau Jemaat Patuhi Prokes Covid-19
Kodim 1008/Tanjung

Tabalong

Jajaran Kodim 1008/Tanjung Bacakan Surah Yasin untuk Pejuang
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com