Banjir Meluas ke Pusat Kota HST, Diprediksi Puncak Air Naik Tengah Malam Bangun Gedung Baru, Uniska MAB Juga Usul 6 Dosen Jadi Guru Besar Jelang Nataru di Tabalong, 4 Warga Beserta Ratusan Botol Miras Diamankan Siaga 1! 10 Desa di 3 Kecamatan HST Banjir, Tagana Kalsel Terjun ke Lokasi Resmi, Pengurus MUI Kotabaru Dikukuhkan

Banjir Rob Hantui Banjarmasin, Normalisasi Rupanya Bukan Jaminan

- Apahabar.com     Kamis, 11 November 2021 - 21:36 WITA

Banjir Rob Hantui Banjarmasin, Normalisasi Rupanya Bukan Jaminan

Warga Sungai Lulut mengandalkan perahu kecil sebagai alat transportasi alternatif saat banjir rob melanda Banjarmasin, Januari 2021 silam. Foto: Ist

apahabar.com, BANJARMASIN – Realisasi normalisasi sungai di Banjarmasin masih jauh dari kata maksimal.

Aksi bersih-bersih jembatan dan bangunan di atas sungai itu nyatanya hanya cukup  mengurangi volume air yang masuk ke ibu kota Kalsel.

“Paling tidak mengurangi durasi lamanya tergenang,” ujar Kepala Bidang Sungai Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Banjarmasin, Hizbul Wathoni kepada apahabar.com, Kamis (11/11).

15 Titik di Banjarmasin Terendam, Kinerja Ibnu-Ariffin Tuai Sorotan

Alhasil, ancaman air pasang atau banjir rob bakal terus menghantui masyarakat di Kota Seribu Sungai, seperti awal 2021 lalu.

Ia menuturkan bahwa skala air kiriman dari kawasan hulu dipastikan mengalir masuk ke ibu kota.

Pihaknya tahu dari durasi surutnya air pasang. Jika lambat bisa dipastikan air di hilir memiliki campuran volume dengan air kiriman hulu.

“Kalau tidak bercampur itu normatifnya 2-3 jam turun,” ucapnya.

Ia menduga kiriman air tersebut tidak hanya akibat banjir di hulu. Melainkan dampak dari pembukaan pintu air waduk Riam Kanan, Kabupaten Banjar.

“Karena kita kawasan paling hilir, ya pasti dampaknya ke kita semua,” katanya.

Puncak ketinggian air pasang diprediksi terjadi saat malam minggu. Ketinggian air diprediksi mencapai 2,5 meter atau di atas mata kaki orang dewasa.

Setelah itu, air pasang masih akan melanda. Maka, lanjut Thony bahwa banjir di kawasan hulu sekali lagi memengaruhi situasi luapan air di Banjarmasin.

“Permukiman berdekatan dengan sungai besar dulu yang terdampak,” pungkasnya.

Pintu Bendung Irigasi Riam Kanan Dibuka Nanti Malam, Warga Diminta Waspada

Lantas sudah sejauh mana progres normalisasi sungai?

Thony memaparkan bahwa program revitalisasi sungai di kawasan Ahmad Yani, Jafri Zam Zam dan Veteran telah rampung. “Sesuai target,” ujarnya.

Sedang yang masih berjalan, yakni Sungai Simpang Gusang, Banjarmasin Timur. Lokasi tersebut berbatasan langsung dengan Kabupaten Banjar.

Pengerukan dilakukan menggunakan alat berat sekitar 1,2 Kilometer (Km) dengan kedalaman rata rata 1,2 meter dan lebar 4-5 meter.

Biaya yang digunakan bersumber dari APBD perubahan 2021 sebesar Rp196 juta. Target selesai pada minggu kedua Desember 2021.

“Titik akhir dari pengerukan akan ketemu dengan Sungai Lulut,” katanya.

Bersih-Bersih Bangunan Atas Sungai, Warga Banjarmasin Dibebankan Biaya Pembongkaran

Editor: Fariz Fadhillah - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Banjarmasin

Kabar Terkini Truk Tercebur di Trisakti Banjarmasin: Pencarian Korban Dilanjutkan, 2 Tas Ditemukan
Banjarmasin

Banjarmasin

Penyesuaian PPKM Level IV Banjarmasin: THM Tutup, Mal Beroperasi dengan Makan 20 Menit
Denny Indrayana

Banjarmasin

Siapa Sosok Aman? Seteru Jurkani di Ricuh ‘Subuh Keliling’ Denny Indrayana

Banjarmasin

SMA Islam Sabilal Muhtadin Banjarmasin Pastikan Pelaksanaan ANBK dengan Prokes Ketat

Banjarmasin

Simpan Belasan Paket Sabu, Seorang Pria Diringkus Buser Polsek Banjarmasin Utara
HKN banjarmasin

Banjarmasin

Kisruh ‘Iuran Aneh’ HKN di Banjarmasin, Giliran Polisi Turun Tangan
Bandarmasih

Banjarmasin

Hilang Untung Miliaran, PDAM Bandarmasih Diminta Jangan Cuma Pikir Setoran
Banjarmasin

Banjarmasin

Mengintip Reka Ulang Tewasnya Polisi di Sungai Martapura, Faisal ‘Banyu’ Akui Semua Perbuatannya
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com