Kaltim Raup Rp 19,8 M dari Pisang Kepok Gerecek di Expo Pangan Nusantara Respons Bupati Barito Timur Soal Warning Mensos Risma Terkait Banjir ‘Banyu’ Naik, Remaja Tewas Tersetrum di Siring Amuntai Kala Tapin Siap Jadi Lumbung Pangan IKN Baru di Kaltim Rangkaian Hari Menanam Indonesia, Wali Kota dan DLH Banjarbaru Tanam Ribuan Pohon

Belum Lama Terpasang, Median Jalan Portable Depan Balai Kota Banjarbaru Dirusak Pebalab Liar

- Apahabar.com     Senin, 22 November 2021 - 19:04 WITA

Belum Lama Terpasang, Median Jalan Portable Depan Balai Kota Banjarbaru Dirusak Pebalab Liar

Median Jalan Portable di depan Balai Kota Banjarbaru. Foto-apahabar.com/Nurul Mufidah

apahabar.com, BANJARBARU – Jalan Depan Balai Kota Banjarbaru tampak berbeda, pasalnya terpasang pembatas (median jalan) portable sepanjang kurang lebih 200 meter.

Median jalan portable itu, menggantikan Water Barrier yang sebelumnya digunakan dalam uji coba rekayasa jalan tersebut.

Karena dinilai efektif dan efisien, maka rekayasa jalan itu dilanjutkan dengan mengganti Water Barrier menjadi median jalan portable.

Tujuannya sendiri, kata Kepala Dinas Perhubungan Kota Banjarbaru, A Yani Makkie
untuk mempercantik, juga agar mudah dibongkar pasang apabila ada event.

“Ini peningkatan dari sebelumnya, juga untuk mengembalikan Water Barrier ke fungsinya yakni untuk hal – hal insidental tertentu,” ujar Yani kepada apahabar.com, Senin (22/11).

Dijelaskannya, keefektifan rekayasa jalan depan Balai Kota itu diterima masyarakat. Sebab, menurunkan hingga nol kejadian kecelakaan. Selama rekayasa jalan diberlakukan.

Sedang sebelumnya, banyak pengemudi baik motor maupun mobil yang memotong jalan sehingga rawan kejadian kecelakaan.

Namun tak sampai seminggu terpasang, ada saja masyarakat yang merusak median jalan yang terbuat dari baja ringan itu.

Menurut rekaman CCTV, ada pebalab liar yang menabrak median jalan portable hingga rangkaiannya terlepas.

Kejadian itu terekam pada Minggu sekira pukul 02.44 dini hari. Dan sudah dibetulkan kembali oleh petugas Dishub.

Atas kejadian itu, per hari ini. Pihaknya kata Yani menerapkan sistem jaga. Mulai pukul 16.00 hingga 23.00 malam, yang terbagi menjadi dua shift.

“Masing – masing shift ada 10 petugas yang jaga,” jelasnya.

Untuk waktu jaga sendiri katanya bisa saja berubah tergantung situasi dan kondisi

Apabila ditemukan pengerusakan kembali pada sarana prasarana lalu lintas, Yani menegaskan akan menyerahkannya ke pihak yang berwajib. Berbekal UU No. 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

Di mana, menurut UU tersebut, orang yang merusak prasarana jalan sehingga tidak berfungsi diancam pidana penjara pidana paling lama dua tahun atau denda paling banyak Rp 50 juta.

Terakhir, Yani berpesan kepada masyarakat untuk bersama – sama menjaga fasilitas negara dengan menanamkan rasa saling memiliki.

“Dengan begitu, masyarakat ikut menjaga keselamatan dan keamanan berlalu lintas,” tuntasnya.

Adanya median jalan portable itu pun disambut baik pedagang di sekitar Lapangan Murjani Banjarbaru.

“Ini baik dari pada sebelumnya, lebih tertata, dan ga rawan,” ujar Babul, salah seorang pedagang pentol, sekitar Lapangan Murjani.

Editor: M Syarif - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Banjarbaru

Coming Soon Tahap Dua! Ratusan Sekolah di Banjarbaru Diizinkan PTM
Banjir

Banjarbaru

Banjir di Banjarbaru, Beberapa Titik Mulai Surut

Banjarbaru

Akhirnya Banjarbaru Keluar dari PPKM Level IV

Banjarbaru

Pelayanan RSD Idaman Banjarbaru Dikeluhkan, Anggota Dewan: Seperti Rumah Sakit Hantu
Pajak

Banjarbaru

Penunggak Pajak di Banjarbaru Capai Miliaran, Terbesar dari PBB

Banjarbaru

Keburu Diamankan Polisi, Ratusan Botol Miras Tanpa Izin Gagal Edar di Banjarbaru
Banjarbaru

Banjarbaru

DIMULAI Sore Ini! Pos PPKM Level IV di Banjarbaru Dialihkan

Banjarbaru

Hanguskan 2,5 Hektare, Karhutla 2021 di Banjarbaru Masih Terbilang Aman
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com