KPK Telisik Keperluan Pribadi Bupati HSU, Jamela Beri Klarifikasi Lantik Sekdakot Banjarmasin, Ibnu Sina Beri Ikhsan Budiman Sederet PR Bukan Pepesan Kosong, Kades Se-Amuntai Sweeping Truk Conch! Terkesan Plin-plan, PPKM Level 3 Nataru Batal, Kalsel Perlu Lakukan Ini Truk Conch Disweeping di Amuntai, Kapolres HSU Buka-bukaan

Belum Tetapkan UMP 2022, Gubernur Terancam Sanksi

Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mengingatkan seluruh pemerintah daerah (pemda) segera menetapkan upah minimal provinsi (UMP) 2022
- Apahabar.com     Rabu, 24 November 2021 - 22:01 WITA

Belum Tetapkan UMP 2022, Gubernur Terancam Sanksi

Ilustrasi. Foto-Istimewa

apahabar.com, JAKARTA – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mengingatkan seluruh pemerintah daerah (pemda) segera menetapkan upah minimal provinsi (UMP) 2022.

Kepala Biro Humas Kemnaker Chairul Fadly menilai daerah yang belum mengumumkan besaran upah minimum provinsi (UMP) 2022 memiliki alasan tertentu.

Mengingat ketentuan tentang upah telah diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 36 Tahun 2021 tentang Pengupahan, maka mandatorinya harus dilaksanakan.

Jika daerah tidak segera menetapkan UMP, maka akan ada sanksi tersendiri.

“Nanti ada konsekuensi-konsekuensi atau sanksi berupa teguran tertulis sampai hal-hal lain seperti teguran dari pimpinan tertinggi terkait pemberhentian sementara atau permanen,” kata Chairul dikutip dari CNNIndonesia.com, Rabu (24/11).

Oleh sebab itu, Chairul juga berharap agar provinsi yang belum mengumumkan besaran UMP 2022 akan segera mengumumkannya dalam waktu dekat.

Sebelumnya, Kemnaker menetapkan rata-rata kenaikan upah minimum provinsi (UMP) 2022 hanya 1,09 persen dibandingkan tahun ini.

“Rata-rata penyesuaian upah minimum adalah 1,09 persen,” imbuh Direktur Jenderal Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja Kemnaker Indah Anggoro Putri di Seminar Terbuka Kemnaker, Senin (15/11) lalu.

Kendati demikian, ia menegaskan penyesuaian tersebut tidak menjadi acuan upah minimum yang naik pada tahun depan. Penetapan kenaikan UMP ditetapkan oleh gubernur masing-masing daerah.

Hingga Rabu (24/11), hanya satu provinsi yang belum mengumumkan besaran UMP 2022 yaitu Provinsi Maluku. Daerah tersebut saat ini memiliki upah minimum Rp2.604.961 (UMP 2021).

Editor: Puja Mandela - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Buru Eks Prajurit Penembak Polisi, Polres Tala Kerahkan Kekuatan Penuh
apahabar.com

Nasional

Demo di Patung Kuda dan Kedubes Prancis, Polda Metro Jaya Lakukan Rekayasa Lalu Lintas
apahabar.com

Nasional

Minta Negara Sebut Dalang Kerusuhan Demo Omnibus Law, SBY : Saya Nggak Yakin BIN Anggap Saya Musuh Negara
Iduladha 1442 H

Nasional

Kemenag Ajak Umat Islam Rayakan Iduladha 1442 H dengan Prokes Ketat
Sesar Aktif Dasar Laut Picu Gempa di Seram Timur dan Fakfak

Nasional

Sesar Aktif Dasar Laut Picu Gempa di Seram Timur dan Fakfak  
Rawon

Nasional

Bikin Bangga, Rawon Juara Sup Terenak di Asia
WSBK

Nasional

Bulan Depan! Indonesia Helat Kejuaraan Balap WSBK di Sirkuit Mandalika
apahabar.com

Nasional

Minyak Turun di Asia, Ketegangan Perdangangan Picu Kecemasan Ekonomi
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com