Persiba Cuci Gudang, Coret Tujuh Pemain Jelang Delapan Besar Liga 2 Paman Birin Minta Wali Kota dan Bupati Maksimalkan Serapan Anggaran 2022 Kasus Covid-19 di 21 Daerah Naik, Pemerintah Meminta Masyarakat Tetap Waspada Cuaca Kalsel Hari Ini: Hujan Petir Berpotensi Melanda Hampir Seluruh Wilayah! Truk Terguling di A Yani Banjarmasin, Satu Orang Tewas

Bentrokan Antar Geng Narkoba di Penjara Ekuador Tewaskan 68 Orang

- Apahabar.com     Minggu, 14 November 2021 - 15:30 WITA

Bentrokan Antar Geng Narkoba di Penjara Ekuador Tewaskan 68 Orang

Puluhan orang berkumpul di luar gerbang penjara pada Sabtu (13/11) pagi untuk mengetahui nasib rekan dan kerabat mereka yang berada di dalam tahanan. Foto-Reuters

apahabar.com, JAKARTA – Bentrokan antar geng narkoba terjadi di penjara Guayaquil, Ekuador. Hingga saat ini, 68 narapidana dilaporkan tewas dalam perkelahian yang berlangsung dalam dua hari terakhir itu.

Dilansir CNN Indonesia yang mengutip AFP, juru bicara kepresidenan Ekuador, Carlos Jijon mengatakan kerusuhan dipicu oleh pertikaian antar geng narkoba.

Pejabat berwenang menyatakan bahwa pertikaian antar geng ini terjadi pada Jumat (12/11) malam waktu setempat. Kejadian berawal ketika sekelompok tahanan mendatangi lokasi geng Tiguerones yakni saingan mereka yang ditahan di Blok 2.

Kelompok tersebut lalu melepaskan tembakan, meledakkan bahan peledak, mengayunkan parang, dan mendorong polisi untuk masuk.

Tiguerones diserang karena pemimpin mereka dibebaskan setelah menjalani masa hukumannya karena mencuri suku cadang mobil. Hal itu dimanfaatkan oleh kelompok lawan untuk menyerang Tiguerones dengan melancarkan serangan untuk menghancurkan geng itu.

Sementara itu, menurut Pablo Arosemena, Gubernur Guayas tempat penjara itu berada mengatakan bahwa tujuan mereka adalah “masuk dan melakukan pembantaian total.”

Akibat kejadian tersebut 68 tahanan tewas dan 25 lainnya terluka, demikian pernyataan yang diunggah Kantor Kejaksaan Ekuador di laman Twitter resminya.

Video kerusuhan antar geng tersebut juga tersebar di media sosial. Video yang keasliannya belum dikonfirmasi oleh pihak berwenang itu menunjukkan setumpuk mayat yang dilalap api sementara narapidana yang berdiri di dekatnya memukuli mayat-mayat itu dengan tongkat.

Dalam video lain, seorang tahanan dari blok yang diserang berkata, “Kami terkunci di paviliun kami. Mereka ingin membunuh kami semua.”

“Tolong bagikan video ini. Tolong bantu kami!” teriak narapidana dalam video yang diiringi suara tembakan.

Setelah kabar tersebut viral di media sosial, puluhan orang berkumpul di luar gerbang penjara pada Sabtu (13/11) pagi untuk mengetahui nasib rekan dan kerabat mereka yang berada di dalam tahanan.

“Mereka adalah manusia, tolong mereka”, bunyi spanduk yang dipegang oleh salah satu keluarga tahanan. Banyak keluarga napi tidak diijinkan masuk karena area tersebut masih diamankan oleh petugas.

Kejadian tersebut menambah daftar panjang korban kerusuhan antar geng di penjara. Tahun ini lebih dari 300 tahanan kasus kriminal di penjara Ekuador tewas. Para narapidana ini tewas akibat bentrokan antar geng narkoba yang sering berubah menjadi kerusuhan.

Editor: Muhammad Bulkini - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Global

Surati Presiden Moon, Kim Jong-Un Dorong Denuklirisasi Semenanjung Korea
Kapal dari Indonesia

Global

Kepergok Tangkap Ikan Ilegal di Australia, 3 Kapal dari Indonesia Dibakar

Global

Cemas, Amerika Curigai Satelit yang Baru Diluncurkan China
Vaksin

Global

Vaksinasi Massal Dimulai, Ribuan Warga Dikarantina
Muammar Gaddafi

Global

Saif, Putra Muammar Gaddafi Maju Jadi Capres Libya

Global

Palestina Berduka, ‘Dokter Corona’ di Gaza Jadi Korban Serangan Israel
apahabar.com

Global

Mobil Tabrak Kerumunan Pesta Tahun Baru di Harajuku Jepang, 8 Orang Terluka
Militer Israel

Global

Cegah Ancaman, Militer Israel Buat Radar Anti-Drone Iran
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com